Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bela Negara
Halaman 18. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 171
Link Soal
Pertempuran Ambarawa merupakan salah satu peristiwa heroik dalam upaya mempertahankan kemerdekaan. Dalam palagan ini, pasukan TKR dan rakyat berjuang mengusir pihak...
A
Tentara Sekutu (Inggris)
B
Tentara Kekaisaran Jepang
C
Pasukan NICA Belanda
D
Pasukan Gurkha bayaran
E
Tentara Amerika Serikat
NO. 172
Link Soal
Melalui kesepakatan ZOPFAN (Zone of Peace, Freedom, and Neutrality), apa harapan utama dari negara-negara di kawasan Asia Tenggara?
A
Agar negara maju bersedia memberikan bantuan teknologi nuklir
B
Agar negara adidaya tidak melakukan intervensi dalam konflik internal kawasan
C
Agar seluruh anggota ASEAN resmi bergabung menjadi anggota blok non-blok
D
Agar negara besar membatasi pengaruh militer dan politik mereka di Asia Tenggara
E
Agar terjalin pemutusan hubungan diplomatik dengan negara-negara adidaya
NO. 173
Link Soal
Seorang aktivis muda secara konsisten mengkampanyekan pentingnya pelestarian hutan dan sumber daya air di wilayahnya. Ia tidak hanya menyuarakan penolakan terhadap praktik illegal logging dan pencemaran sungai, tetapi juga aktif mengedukasi masyarakat tentang mitigasi bencana alam dan pemanfaatan energi terbarukan. Dalam konteks hak dan kewajiban warga negara terhadap pembelaan negara, tindakan aktivis tersebut paling tepat dikategorikan sebagai...
A
Implementasi hak konstitusional warga negara untuk berpartisipasi dalam pemerintahan.
B
Perwujudan bela negara non-fisik yang berkontribusi pada ketahanan nasional di bidang lingkungan dan sosial.
C
Bentuk kritik konstruktif terhadap kebijakan pemerintah yang berpotensi mengancam kedaulatan negara.
D
Upaya individu dalam menciptakan good governance dan bersih dari korupsi untuk stabilitas negara.
E
Kewajiban warga negara untuk menjaga kelestarian alam sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
NO. 174
Link Soal
Dengan meningkatnya ancaman penyebaran radikalisme melalui media sosial, bagaimana partisipasi terbaik yang bisa dilakukan oleh masyarakat dalam upaya pencegahan radikalisasi?
A
Mengabaikan konten-konten radikal yang muncul di platform media sosial.
B
Menyebarluaskan paham radikal dengan dalih kebebasan berekspresi.
C
Melaporkan materi radikal dan secara aktif menyebarkan nilai-nilai perdamaian serta nasionalisme.
D
Sepenuhnya menyerahkan penanganan isu radikalisme kepada otoritas pemerintah.
E
Menghindari penggunaan media sosial secara keseluruhan.
NO. 175
Link Soal
Dalam konteks globalisasi dan perkembangan teknologi informasi yang pesat, ancaman terhadap kedaulatan negara tidak lagi terbatas pada agresi militer, melainkan juga mencakup ancaman non-tradisional seperti perang siber, penyebaran hoaks, radikalisme transnasional, dan disinformasi. Berdasarkan amanat konstitusi dan semangat bela negara, manakah bentuk partisipasi warga negara yang paling strategis dan efektif untuk menghadapi ancaman non-tradisional tersebut di era digital?
A
Mengikuti program wajib militer secara sukarela dan siap sedia mengangkat senjata jika dibutuhkan negara.
B
Meningkatkan literasi digital, mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam interaksi daring, dan berperan aktif melawan disinformasi.
C
Mendorong pemerintah untuk meningkatkan alokasi anggaran pertahanan dan memperkuat kapasitas intelijen siber negara.
D
Membentuk komunitas siber untuk melakukan pemantauan dan melaporkan setiap aktivitas daring yang mencurigakan kepada aparat keamanan.
E
Menjaga solidaritas sosial melalui kegiatan-kegiatan kemanusiaan dan bakti sosial untuk memperkuat ketahanan nasional dari dalam.
NO. 176
Link Soal
Kabupaten Makmur sedang menghadapi serangkaian tantangan kompleks. Produksi pertanian lokal menurun drastis setelah beredarnya hoaks tentang kontaminasi produk melalui media sosial, mengakibatkan kerugian ekonomi yang signifikan bagi petani. Di sisi lain, kelompok-kelompok radikal aktif menyebarkan ideologi anti-Pancasila di kalangan remaja melalui platform daring, mengancam persatuan bangsa. Bersamaan dengan itu, tim keamanan siber nasional mendeteksi adanya upaya peretasan sistem informasi vital pemerintah daerah yang diduga berasal dari aktor non-negara.
Dalam situasi ini, Ibu Siti, seorang guru sejarah, aktif menginisiasi diskusi kritis di sekolahnya tentang nilai-nilai Pancasila dan bahaya radikalisme. Bapak Budi, seorang ASN di Dinas Kominfo, bekerja keras mengedukasi masyarakat tentang literasi digital dan mengidentifikasi penyebar hoaks. Sementara itu, Dokter Lia dari Puskesmas setempat, menggerakkan kader kesehatan untuk meningkatkan imunisasi dan edukasi gaya hidup sehat, menjaga kesehatan publik di tengah ketidakpastian.
Dari narasi di atas, tindakan kolektif para profesional tersebut paling tepat merefleksikan esensi Bela Negara dalam konteks ancaman kontemporer, yaitu:
A
Penguatan Ketahanan Nasional melalui partisipasi aktif masyarakat sipil dalam menghadapi ancaman non-militer yang multidimensional.
B
Kesiapsiagaan menghadapi agresi militer tersembunyi dengan mengedepankan peran pertahanan sipil dan keamanan siber.
C
Upaya mitigasi dampak perang informasi dan budaya dengan fokus pada pendidikan karakter dan kesehatan publik.
D
Peran strategis aparatur negara dan guru dalam menjaga stabilitas keamanan internal dari ancaman disintegrasi bangsa.
E
Transformasi konsep Bela Negara dari pertahanan fisik ke pertahanan berbasis ekonomi digital dan kebudayaan.
NO. 177
Link Soal
Dalam menghadapi ancaman non-militer, seperti serangan siber, bagaimana Indonesia dapat mempersiapkan generasi mudanya agar lebih tangguh dalam konteks Bela Negara?
A
Meningkatkan pengajaran tentang keamanan siber di sekolah dan universitas.
B
Membatasi akses internet bagi generasi muda.
C
Menyerahkan urusan siber kepada pihak asing.
D
Mengurangi investasi di sektor pendidikan teknologi.
E
Mengandalkan tenaga ahli asing untuk menjaga keamanan siber.
NO. 178
Link Soal
Dalam konteks Bela Negara, upaya apa yang dapat dilakukan untuk mempertahankan kedaulatan bangsa di tengah ancaman perubahan iklim?
A
Mengabaikan isu perubahan iklim dan hanya memfokuskan pada ancaman militer tradisional.
B
Mengembangkan inovasi teknologi ramah lingkungan serta menjaga kelestarian sumber daya alam.
C
Mengandalkan negara lain sepenuhnya untuk penanggulangan dampak perubahan iklim.
D
Mengurangi perhatian terhadap masalah lingkungan hidup di tingkat nasional.
E
Menyerahkan penanganan isu lingkungan kepada organisasi internasional.
NO. 179
Link Soal
Globalisasi dan perkembangan teknologi informasi telah mengubah lanskap ancaman terhadap kedaulatan dan keutuhan NKRI. Dalam konteks ini, partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat menjadi krusial dalam mewujudkan Bela Negara. Dari pernyataan berikut, manakah yang paling akurat menggambarkan implementasi Bela Negara yang komprehensif di era kontemporer?
A
Mendorong peningkatan anggaran pertahanan negara secara masif dan wajib militer bagi seluruh pemuda untuk menghadapi ancaman militer tradisional dan modern.
B
Melibatkan setiap warga negara dalam upaya kolektif menjaga ketahanan nasional di berbagai sektor, termasuk ekonomi digital, kebudayaan, lingkungan hidup, serta melawan hoaks dan radikalisme.
C
Mengedepankan kebijakan isolasionisme untuk meminimalisir pengaruh budaya asing dan ideologi transnasional yang berpotensi merusak nilai-nilai luhur bangsa.
D
Fokus pada pengembangan teknologi persenjataan canggih dan intelijen siber untuk mendeteksi dan menanggulangi serangan siber dari pihak eksternal.
E
Menyerahkan sepenuhnya tanggung jawab pertahanan negara kepada institusi TNI dan Polri, sementara masyarakat cukup berpartisipasi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
NO. 180
Link Soal
Radikalisme menjadi salah satu ancaman signifikan terhadap kedaulatan ideologi negara. Strategi apa yang dapat diimplementasikan pemerintah untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana melawan radikalisme?
A
Menutup secara total semua platform media sosial yang tersedia.
B
Memaksimalkan penggunaan media sosial untuk melancarkan kampanye anti-radikalisme dan menyebarkan nilai-nilai kebangsaan.
C
Menerapkan pembatasan ketat terhadap akses dan penggunaan media sosial oleh masyarakat.
D
Melarang sepenuhnya warga negara untuk mengakses informasi yang berasal dari luar negeri.
E
Menghindari segala bentuk pembahasan atau diskusi mengenai ideologi negara di media sosial.