Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bela Negara
Halaman 2. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 11
Link Soal
Untuk menumpas pemberontakan DI/TII di Jawa Barat, pemerintah dan militer menerapkan strategi yang melibatkan partisipasi aktif rakyat untuk mengepung basis musuh. Operasi ini dikenal dengan nama...
A
Operasi Gerakan Banteng Nasional
B
Operasi 17 Agustus
C
Operasi Pagar Betis
D
Operasi Baratayudha
E
Operasi Saptamarga
NO. 12
Link Soal
Di pulau manakah letak aliran sungai yang memegang rekor sebagai sungai paling panjang di wilayah Indonesia?
A
Sumatera
B
Jawa
C
Sulawesi
D
Papua
E
Kalimantan
NO. 13
Link Soal
Di era digitalisasi dan globalisasi, ancaman terhadap kedaulatan negara tidak lagi terbatas pada agresi militer semata, namun juga mencakup serangan siber, disinformasi masif, hingga peretasan data pribadi warga negara. Jika seorang warga negara menemukan kelompok-kelompok siber terorganisir yang secara sistematis menyebarkan hoaks dan ujaran kebencian untuk memecah belah persatuan bangsa, apa bentuk kontribusi Bela Negara yang paling relevan dan efektif yang dapat ia lakukan sebagai individu?
A
Melakukan perlawanan siber mandiri dengan meretas balik kelompok tersebut untuk menghentikan aksinya.
B
Melaporkan temuan tersebut kepada aparat penegak hukum dan lembaga yang berwenang, serta aktif mengedukasi masyarakat tentang bahaya hoaks.
C
Menyebarkan informasi tandingan secara masif di media sosial untuk melawan narasi yang memecah belah.
D
Mengorganisir demonstrasi fisik menuntut pemerintah menindak tegas penyebar hoaks.
E
Cukup membatasi diri dari penyebaran hoaks dan tidak terlibat dalam diskusi daring yang berpotensi memecah belah.
NO. 14
Link Soal
Penyebaran hoaks dan ujaran kebencian melalui media sosial secara masif berpotensi mengancam kohesi sosial dan stabilitas nasional, yang merupakan bagian integral dari ketahanan negara. Dalam perspektif Bela Negara yang komprehensif, strategi paling holistik dan berkelanjutan untuk mengatasi ancaman non-militer ini adalah...
A
Memperkuat regulasi internet dan secara proaktif memblokir situs-situs atau akun yang terbukti menyebarkan konten provokatif tanpa verifikasi.
B
Mengintensifkan penegakan hukum dengan memberikan sanksi pidana yang berat kepada penyebar hoaks untuk menciptakan efek jera di masyarakat.
C
Menggalakkan literasi digital dan pendidikan Pancasila sejak dini, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam memverifikasi informasi dan melawan disinformasi.
D
Membentuk gugus tugas lintas sektoral yang melibatkan intelijen negara dan militer untuk mengidentifikasi dan menindak pelaku penyebaran hoaks.
E
Mengembangkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk secara otomatis mendeteksi dan menghapus konten hoaks dari platform media sosial.
NO. 15
Link Soal
Pada tahun 1965, Indonesia menghadapi upaya serius untuk mengganti ideologi Pancasila dengan komunisme. Bagaimana respons yang paling tepat untuk menghadapi tantangan internal ini?
A
Mengupayakan penyatuan antara kelompok agama dan ideologi komunisme.
B
Mencari keselarasan antara kelompok agama dan pandangan sekuler.
C
Memicu konflik antara kelompok beragama dan yang tidak beragama.
D
Memperkuat keselarasan nilai-nilai antara kelompok agama dan Pancasila.
E
Membangun kemitraan antara komunitas keagamaan dan pemerintah.
NO. 16
Link Soal
Di tengah derasnya arus informasi dan kemajuan teknologi digital, ancaman terhadap ketahanan nasional tidak lagi hanya berupa agresi militer, tetapi juga meliputi perang informasi melalui penyebaran hoaks, propaganda disinformasi, dan upaya peretasan data yang berpotensi memecah belah bangsa. Berdasarkan nilai-nilai Bela Negara, kontribusi paling esensial dan strategis yang dapat dilakukan oleh seorang warga negara untuk menjaga kedaulatan informasi dan persatuan nasional dalam konteks ancaman non-konvensional ini adalah...
A
Secara aktif melaporkan setiap akun atau konten yang terindikasi menyebarkan hoaks atau ujaran kebencian kepada platform digital dan aparat penegak hukum.
B
Mengembangkan dan menerapkan sistem keamanan siber pribadi yang canggih untuk melindungi data pribadi dan keluarga dari potensi peretasan.
C
Meningkatkan literasi digital diri, melakukan verifikasi silang terhadap setiap informasi yang diterima, serta menahan diri untuk tidak menyebarkan berita yang belum terkonfirmasi kebenarannya.
D
Bergabung dengan komunitas atau organisasi yang fokus pada pendidikan literasi digital dan keamanan siber untuk masyarakat luas.
E
Mendesak pemerintah untuk segera membentuk badan khusus yang bertugas memblokir situs-situs penyebar hoaks dan disinformasi secara masif.
NO. 17
Link Soal
Indonesia, sebagai negara kepulauan dengan keberagaman sosial dan budaya yang tinggi, menghadapi tantangan Bela Negara yang semakin kompleks di era digital ini. Ancaman tidak lagi terbatas pada agresi militer konvensional, melainkan juga merambah ke ranah siber, disinformasi, polarisasi sosial, dan eksploitasi sumber daya alam secara ilegal. Dalam konteks ini, partisipasi aktif masyarakat sipil, termasuk aparatur sipil negara (ASN), menjadi krusial.
Manakah di antara pernyataan berikut yang paling tepat mencerminkan esensi kontribusi ASN dalam Bela Negara menghadapi spektrum ancaman non-militer kontemporer tersebut?
A
Memastikan keamanan data pribadi dan instansi dari serangan siber, serta melaporkan konten radikal atau hoaks yang ditemukan di media sosial.
B
Menginisiasi program-program sosial untuk memberdayakan masyarakat di wilayah perbatasan guna memperkuat kedaulatan negara dari ancaman luar.
C
Menyelaraskan setiap kebijakan dan tindakan dalam pelayanan publik dengan nilai-nilai Pancasila, menjaga integritas, profesionalisme, serta aktif dalam menyaring dan mengklarifikasi informasi yang berpotensi memecah belah bangsa.
D
Berpartisipasi aktif dalam kegiatan gotong royong dan menjaga kebersihan lingkungan sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap pembangunan nasional.
E
Menggalang dana untuk membantu korban bencana alam di seluruh pelosok negeri sebagai wujud kepedulian sosial.
NO. 18
Link Soal
Di sebuah wilayah perbatasan Indonesia yang kaya sumber daya alam, muncul gerakan separatis yang memperoleh dukungan dari kelompok-kelompok transnasional dengan agenda kepentingan ekonomi dan geopolitik. Gerakan ini memanfaatkan kesenjangan ekonomi dan ketidakpuasan lokal terhadap pemerintah pusat sebagai basis rekrutmen. Pada saat yang sama, wilayah ini juga menghadapi ancaman eksploitasi sumber daya secara ilegal oleh pihak asing, yang memperparah kerusakan lingkungan dan merugikan negara.
Dalam perspektif Bela Negara dan upaya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), tantangan paling mendasar yang dihadapi pemerintah pusat dalam situasi kompleks ini adalah...
A
Menjaga kedaulatan wilayah dari intervensi asing yang mendukung separatisme, dengan pengerahan kekuatan militer secara terukur untuk menumpas gerakan tersebut.
B
Membangun kepercayaan masyarakat lokal melalui pemerataan pembangunan ekonomi dan keadilan sosial, agar potensi disintegrasi bangsa akibat kesenjangan dapat diminimalisir.
C
Meningkatkan pengawasan dan penegakan hukum terhadap aktivitas eksploitasi sumber daya alam ilegal, untuk mengamankan aset negara dan mencegah kerugian finansial yang berkelanjutan.
D
Meredakan ketegangan sosial dan politik dengan mengedepankan dialog inklusif antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan tokoh masyarakat adat, guna mencari solusi damai yang berkelanjutan.
E
Memperkuat integrasi wilayah perbatasan ke dalam sistem nasional melalui program-program transmigrasi dan pertukaran budaya, sehingga mengurangi pengaruh asing dan mempererat rasa kebangsaan.
NO. 19
Link Soal
Mengingat ketahanan pangan adalah bagian integral dari Bela Negara, apa strategi utama pemerintah untuk mencapai kedaulatan pangan nasional?
A
Mengurangi volume produksi pertanian di dalam negeri.
B
Meningkatkan tingkat ketergantungan pada impor bahan pangan.
C
Mendorong inovasi di sektor pertanian dan memperkuat produksi pangan lokal.
D
Menyerahkan pengelolaan sektor pangan sepenuhnya kepada pihak asing.
E
Memfokuskan investasi hanya pada produk pangan yang diekspor.
NO. 20
Link Soal
Menghadapi arus globalisasi dan keterbukaan informasi, sikap yang paling tepat bagi bangsa Indonesia terhadap masuknya budaya dari negara maju adalah...
A
Menerima tanpa syarat demi kemajuan zaman
B
Menolak secara total untuk menjaga kemurnian budaya
C
Melakukan filterisasi dan penyesuaian dengan jati diri bangsa
D
Menganggap semua budaya asing berdampak negatif
E
Mengutamakan budaya asing karena lebih modern