Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bela Negara
Halaman 2. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 11
Link Soal
Daerah yang sangat populer dengan tradisi upacara pemakaman adatnya di Kabupaten Tana Toraja berada dalam wilayah administratif provinsi...
A
Sulawesi Utara
B
Sulawesi Selatan
C
Sulawesi Barat
D
Sulawesi Tengah
E
Sulawesi Tenggara
NO. 12
Link Soal
Pada masa awal kemerdekaan, para pemimpin bangsa tidak langsung membentuk Tentara Nasional secara resmi, melainkan hanya Badan Keamanan Rakyat (BKR). Pertimbangan strategis di balik keputusan ini adalah...
A
Kas negara belum cukup untuk menggaji tentara profesional
B
Menghindari provokasi yang dapat memicu serangan dari tentara Sekutu dan Jepang
C
Belum adanya kesepakatan mengenai siapa panglima tertinggi
D
Senjata hasil rampasan perang belum memadai
E
Rakyat menolak adanya militerisasi
NO. 13
Link Soal
Pada tahun 1950-an, Desa Pancaran mengalami tekanan hebat dari kelompok-kelompok separatis yang ingin memisahkan diri dari negara kesatuan. Para penduduk, mulai dari petani hingga perangkat desa, bahu-membahu membentuk barisan pertahanan rakyat, menggunakan alat seadanya untuk menjaga keamanan desa, melindungi jalur logistik, dan menyebarkan semangat persatuan di tengah ancaman disintegrasi. Semangat bela negara saat itu terwujud dalam bentuk perlawanan fisik, pengorbanan langsung, dan gotong royong yang erat dalam mempertahankan wilayah.
Generasi penerus Desa Pancaran, kini di era 2020-an, tidak lagi dihadapkan pada ancaman separatis bersenjata secara langsung. Namun, mereka menghadapi tantangan yang tak kalah serius: penyebaran ideologi radikal melalui media sosial, eksploitasi sumber daya alam secara ilegal oleh pihak asing, serta masifnya informasi palsu yang berpotensi memecah belah bangsa. Komunitas di Desa Pancaran meresponsnya dengan aktif dalam literasi digital, mengorganisir patroli siber untuk melawan hoaks, mengkampanyekan pelestarian lingkungan, serta memperkuat ekonomi lokal melalui UMKM berbasis kearifan lokal. Bela negara di era ini terwujud dalam bentuk kesadaran digital, kepedulian lingkungan, serta penguatan identitas nasional melalui jalur non-militer.
Berdasarkan narasi di atas, perbandingan paling tepat mengenai pergeseran penerapan Bela Negara dari masa lalu ke masa kini di Desa Pancaran adalah...
A
Bela Negara bergeser dari penekanan pada pertahanan fisik dan teritorial menjadi fokus pada pertahanan non-fisik seperti ideologi, lingkungan, dan ekonomi, menuntut adaptasi strategi yang lebih kompleks.
B
Partisipasi masyarakat dalam Bela Negara di masa kini bersifat lebih individualistik dan kurang terorganisir, berbeda dengan semangat kolektif di masa lalu.
C
Ancaman terhadap Bela Negara di masa lalu lebih konkret dan mudah diidentifikasi, sedangkan di masa kini ancamannya bersifat abstrak dan tidak memerlukan partisipasi langsung.
D
Penerapan Bela Negara di masa lalu hanya melibatkan aparatur negara, sementara di masa kini telah meluas hingga ke seluruh lapisan masyarakat.
E
Relevansi Bela Negara di masa kini semakin menurun karena tantangan yang dihadapi tidak lagi terkait langsung dengan kedaulatan negara.
NO. 14
Link Soal
Desa Makmur, sebuah wilayah perbatasan yang strategis, sedang dihadapkan pada ancaman multidimensional yang menguji ketahanan nasional. Kampanye disinformasi masif yang bersumber dari luar negeri, menyebarkan narasi provokatif dan hoaks melalui media sosial, bertujuan merongrong persatuan dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Bersamaan dengan itu, praktik ekonomi ilegal berupa penyelundupan barang dan dumping produk dari negara tetangga telah melemahkan sektor pertanian lokal, memicu kesulitan ekonomi dan keresahan sosial.
Di tengah situasi ini, Ibu Siti (guru), dr. Budi (kepala puskesmas), dan Pak Rahman (aparat sipil negara di kantor desa) berkoordinasi untuk mengimplementasikan Bela Negara sesuai peran profesionalnya.
Berdasarkan skenario tersebut, bentuk implementasi Bela Negara yang paling komprehensif, strategis, dan berkontribusi signifikan terhadap penguatan Ketahanan Nasional dalam menghadapi ancaman gabungan ini adalah...
A
Ibu Siti menginisiasi program pendidikan kewarganegaraan berbasis literasi digital untuk menangkal hoaks dan radikalisme, dr. Budi menggalakkan gerakan ketahanan pangan lokal serta edukasi gizi masyarakat, dan Pak Rahman mengkoordinasikan penguatan ekonomi kreatif desa dan pengawasan barang ilegal di perbatasan secara partisipatif.
B
Ibu Siti membentuk kelompok diskusi untuk mengkaji kembali nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945, dr. Budi memimpin upaya penanganan masalah kesehatan mental akibat tekanan ekonomi, dan Pak Rahman mengajukan permohonan bantuan dana darurat kepada pemerintah pusat untuk stimulus ekonomi.
C
Ibu Siti menyelenggarakan lomba cerdas cermat tentang sejarah perjuangan bangsa, dr. Budi memberikan penyuluhan tentang pentingnya vaksinasi dan kebersihan lingkungan, dan Pak Rahman fokus pada peningkatan kualitas pelayanan administrasi publik desa agar masyarakat merasa terlayani dengan baik.
D
Ibu Siti memimpin aksi damai penolakan terhadap narasi disinformasi dan produk asing di media sosial, dr. Budi mendirikan posko pengobatan gratis untuk warga terdampak, dan Pak Rahman bekerja sama dengan aparat keamanan untuk menindak penyebar hoaks dan penyelundup.
E
Ibu Siti mengembangkan kurikulum lokal yang menekankan identitas budaya dan kearifan lokal, dr. Budi melatih kader kesehatan desa untuk respons cepat bencana non-alam, dan Pak Rahman membangun sistem informasi desa untuk mempercepat penyebaran informasi positif dan akurat.
NO. 15
Link Soal
Di era digitalisasi yang semakin pesat, ancaman terhadap kedaulatan negara tidak hanya datang dalam bentuk agresi militer konvensional, tetapi juga melalui serangan siber, penyebaran hoaks masif, dan upaya disinformasi yang merusak persatuan bangsa. Sebagai seorang warga negara yang sadar akan pentingnya bela negara, tindakan konkret apakah yang paling strategis dan relevan untuk Anda lakukan dalam menghadapi ancaman non-militer tersebut?
A
Melaporkan setiap konten negatif di media sosial kepada pihak berwenang dan mendesak pemerintah untuk memperketat sensor.
B
Meningkatkan kemampuan fisik dan mengikuti pelatihan dasar kemiliteran sebagai persiapan untuk wajib militer jika negara memanggil.
C
Mengembangkan literasi digital pribadi yang tinggi, aktif menyaring informasi sebelum menyebarkannya, serta proaktif mengedukasi lingkungan sekitar tentang bahaya disinformasi.
D
Berpartisipasi aktif dalam demonstrasi menentang penyebaran berita bohong dan menuntut keadilan bagi penyebar hoaks.
E
Hanya mempercayai informasi yang disebarkan oleh sumber berita resmi pemerintah dan menghindari media sosial.
NO. 16
Link Soal
Perubahan iklim adalah salah satu ancaman non-tradisional yang sedang dihadapi oleh Indonesia. Mengapa isu ini dianggap sebagai ancaman serius terhadap kedaulatan negara?
A
Potensial memengaruhi relasi diplomatik dengan negara-negara lain.
B
Menyebabkan disrupsi pada perekonomian global.
C
Berpotensi merusak sumber daya alam yang merupakan basis ekonomi negara.
D
Memicu perselisihan politik di dalam negeri.
E
Mendorong intervensi negara asing dalam urusan domestik.
NO. 17
Link Soal
Ancaman yang menggunakan kekuatan bersenjata dan terorganisir yang dinilai membahayakan kedaulatan negara disebut...
A
Ancaman militer
B
Ancaman non-militer
C
Ancaman hibrida
D
Sabotase
E
Spionase
NO. 18
Link Soal
Pemerintah sering kali berkolaborasi dengan negara-negara lain dalam upaya menghadapi ancaman terorisme. Bagaimana bentuk kerja sama internasional ini dapat memberikan kontribusi signifikan dalam memperkuat konsep Bela Negara?
A
Menggantungkan sepenuhnya pertahanan keamanan dalam negeri pada kehadiran pasukan dari negara asing.
B
Melakukan pertukaran informasi intelijen secara aktif dengan negara-negara sahabat mengenai potensi ancaman terorisme.
C
Melimpahkan seluruh penanganan kasus terorisme dan pemberantasannya kepada pihak negara asing.
D
Mengundang negara lain untuk mengambil alih pengelolaan seluruh sistem keamanan yang ada di Indonesia.
E
Mengurangi segala bentuk kerja sama internasional guna menghindari adanya intervensi dari pihak luar.
NO. 19
Link Soal
Sub-materi: Integritas Data Nasional dan Ancaman Siber dalam Konteks Bela Negara.
Anda adalah seorang analis data senior di Kementerian Komunikasi dan Informatika. Baru-baru ini, Anda menemukan adanya upaya sistematis dari sebuah entitas asing yang tidak teridentifikasi untuk menyusup ke sistem database kependudukan nasional melalui serangkaian serangan siber canggih. Data yang ditargetkan sangat sensitif dan berpotensi disalahgunakan untuk destabilisasi sosial-politik jika jatuh ke tangan yang salah. Bersamaan dengan itu, atasan Anda, yang dikenal memiliki hubungan kurang baik dengan departemen keamanan siber, menginstruksikan Anda untuk tidak melaporkan insiden ini ke tim keamanan siber nasional (Badan Siber dan Sandi Negara/BSSN) dan sebaliknya, mencoba menanganinya secara internal dengan alasan menjaga reputasi kementerian serta 'efisiensi' proses. Anda juga menduga atasan Anda mungkin memiliki motif tersembunyi yang bertentangan dengan kepentingan negara.
Dalam situasi dilematis ini, tindakan mana yang paling mencerminkan prinsip Bela Negara, khususnya dalam aspek kesetiaan kepada Pancasila dan UUD 1945, serta rela berkorban untuk bangsa dan negara?
A
Melaporkan insiden upaya penyusupan siber dan dugaan tindakan atasan kepada Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) atau lembaga keamanan nasional yang berwenang, meskipun berisiko menghadapi konsekuensi dari atasan atau internal kementerian.
B
Berdiskusi secara langsung dengan atasan mengenai risiko keamanan data nasional yang tinggi dan mendesak untuk melibatkan tim keamanan siber nasional, seraya mencari solusi internal yang cepat.
C
Melakukan upaya maksimal untuk menangkis serangan siber tersebut secara mandiri dengan kemampuan yang ada, serta melaporkan hasilnya setelah situasi terkendali kepada atasan.
D
Mengajukan pengunduran diri karena merasa tidak mampu menghadapi tekanan dan dilema etika yang terjadi, demi menghindari keterlibatan lebih jauh.
E
Mencari dukungan dari serikat pekerja ASN atau Ombudsman untuk memediasi konflik dengan atasan dan melindungi diri dari potensi sanksi personal.
NO. 20
Link Soal
Guna membendung infiltrasi ideologi radikal di tengah ancaman global seperti terorisme internasional, pendekatan paling efektif apa yang dapat diterapkan untuk melindungi Indonesia?
A
Membatasi akses informasi bagi seluruh lapisan masyarakat.
B
Mengandalkan sepenuhnya kekuatan militer internasional untuk memerangi radikalisme.
C
Meningkatkan pengawasan dan kolaborasi intelijen internasional, serta menguatkan edukasi ideologi Pancasila.
D
Mengabaikan ancaman radikalisme dengan alasan prioritas pada ancaman militer konvensional.
E
Membatasi hubungan diplomatik dan kerja sama dengan negara-negara tetangga.