Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bela Negara
Halaman 20. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 191
Link Soal
Untuk menumpas pemberontakan DI/TII di Jawa Barat, pemerintah dan militer menerapkan strategi yang melibatkan partisipasi aktif rakyat untuk mengepung basis musuh. Operasi ini dikenal dengan nama...
A
Operasi Gerakan Banteng Nasional
B
Operasi 17 Agustus
C
Operasi Pagar Betis
D
Operasi Baratayudha
E
Operasi Saptamarga
NO. 192
Link Soal
Daerah yang sangat populer dengan tradisi upacara pemakaman adatnya di Kabupaten Tana Toraja berada dalam wilayah administratif provinsi...
A
Sulawesi Utara
B
Sulawesi Selatan
C
Sulawesi Barat
D
Sulawesi Tengah
E
Sulawesi Tenggara
NO. 193
Link Soal
Desa Makmur Jaya, sebuah desa yang terletak di perbatasan negara, menghadapi berbagai tantangan multidimensional. Beberapa waktu lalu, muncul isu ketegangan di perbatasan yang memicu kekhawatiran warga. Namun, ancaman yang lebih halus dan persisten belakangan ini mulai terasa: sistem informasi desa yang mengelola data kependudukan diretas, menyebabkan kekacauan administrasi; masifnya hoaks di media sosial mengenai krisis pangan dan kebijakan pemerintah memicu keresahan; serta upaya infiltrasi ideologi radikal yang menjanjikan solusi instan atas masalah sosial.
Di tengah situasi ini, Ibu Siti, seorang guru SD, secara aktif menggalakkan literasi digital dan nilai-nilai Pancasila di sekolah. Bapak Budi, Kepala Puskesmas, tidak hanya fokus pada kesehatan fisik, tetapi juga memberikan edukasi kesehatan mental dan membendung informasi kesehatan palsu. Sementara itu, Pak Arya, seorang ASN di kantor kecamatan, berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memulihkan sistem yang diretas dan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya verifikasi informasi.
Berdasarkan narasi di atas, tindakan yang paling tepat menggambarkan esensi Bela Negara kontemporer dan paling efektif dalam memperkuat Ketahanan Nasional Desa Makmur Jaya di tengah kompleksitas ancaman yang dihadapi adalah...
A
Mengaktifkan siskamling dan pelatihan milisi rakyat sebagai respons utama terhadap ancaman di perbatasan, sembari menunggu bantuan dari aparat keamanan pusat.
B
Kolaborasi sinergis antara Ibu Siti (guru), Bapak Budi (dokter), dan Pak Arya (ASN) dalam membangun ketahanan masyarakat melalui literasi digital, edukasi kesehatan mental, serta pemulihan dan edukasi sistem informasi, sebagai respons terhadap ancaman non-militer.
C
Memprioritaskan pembangunan firewall dan sistem keamanan siber yang canggih untuk melindungi data desa, serta mengadakan seminar anti-radikalisme yang melibatkan tokoh agama.
D
Pembentukan gugus tugas khusus penanggulangan hoaks dan radikalisme yang beranggotakan perwakilan tokoh masyarakat, pemuda, dan aparat desa untuk melakukan filter informasi dan penindakan.
E
Peningkatan alokasi anggaran desa untuk program pemberdayaan ekonomi masyarakat dan diversifikasi sumber penghasilan guna membentengi diri dari manipulasi isu ekonomi.
NO. 194
Link Soal
Di tengah pesatnya laju informasi di era digital, apa bentuk partisipasi masyarakat yang esensial dalam mempertahankan kedaulatan informasi sebagai bagian dari Bela Negara?
A
Membatasi akses internet bagi seluruh penduduk.
B
Melaporkan setiap kabar yang meresahkan kepada pihak berwenang.
C
Memastikan bahwa informasi yang disebarluaskan berlandaskan fakta dan bebas dari hoaks.
D
Sepenuhnya menyerahkan tugas penyaringan informasi kepada aparat keamanan.
E
Menghindari segala bentuk informasi yang berasal dari luar negeri.
NO. 195
Link Soal
Menjaga integritas wilayah adalah komponen esensial dari Bela Negara. Terutama di wilayah perbatasan, langkah strategis apa yang bisa diambil pemerintah untuk mencegah pelanggaran kedaulatan wilayah Indonesia?
A
Mengurangi kehadiran personel militer di area perbatasan.
B
Menyerahkan tanggung jawab pengawasan wilayah perbatasan kepada negara tetangga.
C
Meningkatkan pengawasan serta kehadiran aparat keamanan di sepanjang wilayah perbatasan.
D
Menyediakan lebih banyak peluang ekonomi bagi masyarakat yang tinggal di daerah perbatasan.
E
Mengandalkan sepenuhnya bantuan militer dari negara-negara sahabat.
NO. 196
Link Soal
Pemerintah sedang merumuskan kebijakan terkait investasi asing di sektor pertambangan strategis. Beberapa pihak menyuarakan kekhawatiran bahwa investasi besar-besaran dapat mengancam kedaulatan ekonomi dan lingkungan, serta tidak memberikan manfaat maksimal bagi kesejahteraan rakyat Indonesia. Di sisi lain, ada argumen bahwa investasi tersebut vital untuk pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja. Debat publik berlangsung sengit, melibatkan berbagai pakar, politisi, dan masyarakat sipil.
Dalam konteks Bela Negara, bagaimana seharusnya pendekatan pemerintah dan ASN dalam menyeimbangkan kepentingan investasi asing dengan prinsip kedaulatan ekonomi dan kesejahteraan rakyat, dan apa esensi Bela Negara yang harus dipegang teguh dalam pengambilan keputusan krusial ini?
A
Memaksimalkan investasi asing untuk pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja, dengan asumsi bahwa pertumbuhan ekonomi adalah kunci utama ketahanan nasional, sambil mengabaikan kekhawatiran kecil tentang lingkungan.
B
Mengutamakan perlindungan sumber daya alam dan lingkungan, bahkan jika itu berarti menghambat investasi asing, karena menjaga keberlanjutan alam adalah bentuk Bela Negara yang fundamental bagi masa depan bangsa.
C
Mengkaji secara mendalam dampak positif dan negatif dari investasi tersebut, melibatkan partisipasi publik yang transparan, serta memastikan kerangka regulasi yang kuat untuk menjamin kedaulatan ekonomi dan pembagian manfaat yang adil bagi rakyat, sebagai manifestasi Bela Negara yang seutuhnya.
D
Menunda semua investasi asing hingga seluruh kekhawatiran publik teratasi sepenuhnya, agar tidak ada potensi konflik dan penolakan dari masyarakat, demi menjaga stabilitas sosial dan politik.
E
Membuat keputusan berdasarkan kajian teknokratis dan rekomendasi ahli ekonomi, tanpa terlalu terpengaruh oleh opini publik yang bias, demi efisiensi dan kecepatan pembangunan yang krusial bagi kemajuan bangsa.
NO. 197
Link Soal
Ancaman terhadap kedaulatan negara tidak hanya bersifat militer tetapi juga non-militer. Berikut ini yang termasuk contoh ancaman non-militer berdimensi ekonomi adalah...
A
Agresi dan invasi militer asing
B
Penyelundupan senjata api ilegal
C
Masuknya barang-barang impor yang mematikan UMKM lokal
D
Penyebaran ideologi radikal
E
Pelanggaran wilayah perbatasan laut
NO. 198
Link Soal
Menghadapi tantangan globalisasi, metode apa yang efektif bagi pemerintah untuk melindungi kedaulatan ekonomi nasional?
A
Membatasi perdagangan internasional secara total untuk menghindari persaingan.
B
Meningkatkan daya saing produk dalam negeri dan menjaga sektor-sektor ekonomi strategis.
C
Mengurangi volume produksi domestik dan lebih mengutamakan produk impor.
D
Mengabaikan perkembangan ekonomi global dan berfokus pada isolasi ekonomi.
E
Bergantung pada negara lain untuk mendapatkan dukungan dalam menjaga perekonomian nasional.
NO. 199
Link Soal
Melalui kesepakatan ZOPFAN (Zone of Peace, Freedom, and Neutrality), apa harapan utama dari negara-negara di kawasan Asia Tenggara?
A
Agar negara maju bersedia memberikan bantuan teknologi nuklir
B
Agar negara adidaya tidak melakukan intervensi dalam konflik internal kawasan
C
Agar seluruh anggota ASEAN resmi bergabung menjadi anggota blok non-blok
D
Agar negara besar membatasi pengaruh militer dan politik mereka di Asia Tenggara
E
Agar terjalin pemutusan hubungan diplomatik dengan negara-negara adidaya
NO. 200
Link Soal
Indonesia, sebagai negara kepulauan dengan keberagaman sosial dan budaya yang tinggi, menghadapi tantangan Bela Negara yang semakin kompleks di era digital ini. Ancaman tidak lagi terbatas pada agresi militer konvensional, melainkan juga merambah ke ranah siber, disinformasi, polarisasi sosial, dan eksploitasi sumber daya alam secara ilegal. Dalam konteks ini, partisipasi aktif masyarakat sipil, termasuk aparatur sipil negara (ASN), menjadi krusial.
Manakah di antara pernyataan berikut yang paling tepat mencerminkan esensi kontribusi ASN dalam Bela Negara menghadapi spektrum ancaman non-militer kontemporer tersebut?
A
Memastikan keamanan data pribadi dan instansi dari serangan siber, serta melaporkan konten radikal atau hoaks yang ditemukan di media sosial.
B
Menginisiasi program-program sosial untuk memberdayakan masyarakat di wilayah perbatasan guna memperkuat kedaulatan negara dari ancaman luar.
C
Menyelaraskan setiap kebijakan dan tindakan dalam pelayanan publik dengan nilai-nilai Pancasila, menjaga integritas, profesionalisme, serta aktif dalam menyaring dan mengklarifikasi informasi yang berpotensi memecah belah bangsa.
D
Berpartisipasi aktif dalam kegiatan gotong royong dan menjaga kebersihan lingkungan sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap pembangunan nasional.
E
Menggalang dana untuk membantu korban bencana alam di seluruh pelosok negeri sebagai wujud kepedulian sosial.