Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bela Negara
Halaman 20. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 191
Link Soal
Pertempuran Ambarawa pada Desember 1945 menjadi bukti kehebatan taktik perang gerilya TNI. Strategi pengepungan rangkap yang diterapkan oleh Kolonel Soedirman dikenal dengan sebutan...
A
Supit Urang
B
Gerilya Semesta
C
Benteng Stelsel
D
Pagar Betis
E
Bumi Hangus
NO. 192
Link Soal
Di era digitalisasi dan ancaman non-militer yang semakin kompleks seperti serangan siber, penyebaran hoaks, dan pandemi, pemahaman dan implementasi Bela Negara bagi warga negara Indonesia harus mengalami reorientasi dari sekadar konsep pertahanan fisik menjadi upaya komprehensif. Manakah pernyataan berikut yang paling tepat merepresentasikan esensi Bela Negara yang adaptif dan partisipatif bagi warga negara dalam menghadapi tantangan kontemporer tersebut?
A
Mengutamakan peningkatan jumlah personel militer dan alokasi anggaran pertahanan sebagai respons utama terhadap semua bentuk ancaman.
B
Menyerahkan sepenuhnya tanggung jawab pertahanan negara kepada TNI dan Polri, sementara warga negara cukup mematuhi hukum dan membayar pajak.
C
Berperan aktif dalam menjaga ruang siber dari disinformasi, mengembangkan inovasi teknologi untuk kemandirian bangsa, serta berkontribusi pada penanganan krisis kesehatan dan lingkungan, sesuai dengan profesi dan kapasitas masing-masing.
D
Menggalakkan program wajib militer bagi seluruh warga negara tanpa kecuali untuk memastikan kesiapan fisik dan mental dalam menghadapi invasi.
E
Memprioritaskan kerja sama internasional dan aliansi militer dengan negara-negara maju untuk menjamin keamanan nasional dari ancaman eksternal.
NO. 193
Link Soal
Dalam kerangka sistem pertahanan negara, Tentara Nasional Indonesia (TNI) berperan sebagai komponen utama, sementara masyarakat berfungsi sebagai komponen pendukung. Jelaskan bagaimana peran masyarakat sebagai komponen pendukung tersebut diwujudkan dalam sistem pertahanan?
A
Secara aktif mengikuti program wajib militer.
B
Menjalankan rutinitas pekerjaan sehari-hari tanpa campur tangan.
C
Menyampaikan informasi krusial mengenai potensi ancaman keamanan kepada aparat terkait.
D
Bertanggung jawab dalam merumuskan strategi pertahanan nasional.
E
Melimpahkan seluruh kewajiban pertahanan kepada institusi militer.
NO. 194
Link Soal
Sistem pertahanan negara Indonesia melibatkan seluruh komponen bangsa. Menurut UUD 1945 Pasal 30, usaha pertahanan dan keamanan negara dilaksanakan melalui sistem...
A
Pertahanan Sipil Semesta
B
Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata)
C
Wajib Militer Terpadu
D
Komando Gabungan TNI dan Polri
E
Sentralisasi Militer
NO. 195
Link Soal
Serangan Umum 1 Maret 1949 yang dipimpin Letkol Soeharto hanya mampu menguasai Yogyakarta selama 6 jam. Namun, dampak politis dari peristiwa ini bagi kedaulatan Indonesia di mata dunia internasional sangat besar, yaitu...
A
Membuat Belanda langsung menyerah dan menarik seluruh pasukannya hari itu juga.
B
Membatah propaganda Belanda di PBB yang menyatakan bahwa TNI dan RI sudah tidak ada.
C
Menjadikan Yogyakarta sebagai daerah istimewa yang diakui PBB.
D
Memicu bantuan militer langsung dari Amerika Serikat untuk Indonesia.
E
Menggulingkan pemerintahan sipil Belanda di Jakarta.
NO. 196
Link Soal
Di tengah pesatnya laju informasi di era digital, apa bentuk partisipasi masyarakat yang esensial dalam mempertahankan kedaulatan informasi sebagai bagian dari Bela Negara?
A
Membatasi akses internet bagi seluruh penduduk.
B
Melaporkan setiap kabar yang meresahkan kepada pihak berwenang.
C
Memastikan bahwa informasi yang disebarluaskan berlandaskan fakta dan bebas dari hoaks.
D
Sepenuhnya menyerahkan tugas penyaringan informasi kepada aparat keamanan.
E
Menghindari segala bentuk informasi yang berasal dari luar negeri.
NO. 197
Link Soal
Dalam menjalin hubungan internasional, sebuah negara menggunakan berbagai instrumen untuk mencapai kepentingan nasionalnya. Di bawah ini adalah sarana-sarana yang lazim digunakan dalam hubungan internasional, KECUALI...
A
Diplomasi
B
Propaganda
C
Kekuatan Ekonomi
D
Kekuatan Militer (Show of force)
E
Peperangan terbuka
NO. 198
Link Soal
Pada Agresi Militer Belanda II tahun 1948, meskipun para pemimpin negara ditangkap dan ibu kota Yogyakarta diduduki, rakyat Indonesia tidak menyerah. Perlawanan bersenjata terus berkobar di berbagai daerah dengan semangat persatuan yang kuat antara laskar rakyat, Tentara Nasional Indonesia, dan berbagai elemen masyarakat. Semangat ini didasari oleh kecintaan terhadap kemerdekaan dan kedaulatan bangsa.
Jika semangat bela negara dari peristiwa tersebut direfleksikan dalam konteks tantangan bangsa Indonesia saat ini, seperti masifnya penyebaran disinformasi, polarisasi politik, dan ancaman intoleransi yang berpotensi memecah belah bangsa, pelajaran utama yang paling relevan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah...
A
Meningkatkan kemampuan literasi digital dan kritis dalam menyaring informasi untuk menjaga persatuan bangsa.
B
Mengorganisir gerakan perlawanan fisik terhadap pihak-pihak penyebar hoaks secara langsung di masyarakat.
C
Mendukung setiap kebijakan pemerintah tanpa kritik demi menjaga stabilitas nasional dari ancaman polarisasi.
D
Fokus pada peningkatan kapabilitas militer dan intelijen untuk menghadapi ancaman siber yang mengganggu kedaulatan.
E
Membentuk kembali laskar-laskar rakyat untuk membantu penegak hukum dalam mengatasi ujaran kebencian di masyarakat.
NO. 199
Link Soal
Globalisasi saat ini menghadirkan tantangan bagi Indonesia, terutama terkait intervensi investasi asing. Untuk menjaga Bhinneka Tunggal Ika dari pengaruh eksternal tersebut, tindakan paling tepat yang dapat dilakukan adalah...
A
Menyalurkan dukungan finansial kepada wirausaha domestik.
B
Menyelenggarakan kegiatan promosi produk impor dari berbagai negara.
C
Meningkatkan tarif bea masuk untuk produk-produk asing.
D
Menerapkan larangan total terhadap penanaman modal dari pihak asing.
E
Membuka peluang seluas-luasnya bagi investasi asing tanpa batasan.
NO. 200
Link Soal
Indonesia, sebagai negara kepulauan yang kaya akan sumber daya alam dan budaya, menghadapi tantangan Bela Negara yang semakin kompleks. Selain ancaman militer tradisional, muncul ancaman non-militer seperti perang siber, penyebaran hoaks yang masif, krisis lingkungan, hingga intervensi ekonomi asing. Dalam konteks tantangan Bela Negara yang multidimensional ini, wujud pengabdian yang paling relevan dan strategis bagi seorang warga negara profesional muda yang bergelut di bidang teknologi informasi adalah...
A
Mendaftar sebagai anggota aktif Komponen Cadangan untuk siap diterjunkan dalam operasi pertahanan siber.
B
Menginisiasi dan terlibat dalam kampanye edukasi literasi digital secara masif untuk memerangi hoaks dan radikalisme di dunia maya.
C
Mengembangkan dan menerapkan solusi teknologi mutakhir untuk memperkuat infrastruktur keamanan siber nasional serta sistem deteksi dini ancaman digital.
D
Melaporkan setiap konten negatif dan akun penyebar hoaks kepada pihak berwenang melalui kanal resmi yang tersedia.
E
Berpartisipasi aktif dalam forum diskusi publik untuk menyuarakan pentingnya kesadaran Bela Negara di era digital.