Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bela Negara
Halaman 23. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 221
Link Soal
Desa Makmur, sebuah wilayah perbatasan yang strategis, sedang dihadapkan pada ancaman multidimensional yang menguji ketahanan nasional. Kampanye disinformasi masif yang bersumber dari luar negeri, menyebarkan narasi provokatif dan hoaks melalui media sosial, bertujuan merongrong persatuan dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Bersamaan dengan itu, praktik ekonomi ilegal berupa penyelundupan barang dan dumping produk dari negara tetangga telah melemahkan sektor pertanian lokal, memicu kesulitan ekonomi dan keresahan sosial.
Di tengah situasi ini, Ibu Siti (guru), dr. Budi (kepala puskesmas), dan Pak Rahman (aparat sipil negara di kantor desa) berkoordinasi untuk mengimplementasikan Bela Negara sesuai peran profesionalnya.
Berdasarkan skenario tersebut, bentuk implementasi Bela Negara yang paling komprehensif, strategis, dan berkontribusi signifikan terhadap penguatan Ketahanan Nasional dalam menghadapi ancaman gabungan ini adalah...
A
Ibu Siti menginisiasi program pendidikan kewarganegaraan berbasis literasi digital untuk menangkal hoaks dan radikalisme, dr. Budi menggalakkan gerakan ketahanan pangan lokal serta edukasi gizi masyarakat, dan Pak Rahman mengkoordinasikan penguatan ekonomi kreatif desa dan pengawasan barang ilegal di perbatasan secara partisipatif.
B
Ibu Siti membentuk kelompok diskusi untuk mengkaji kembali nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945, dr. Budi memimpin upaya penanganan masalah kesehatan mental akibat tekanan ekonomi, dan Pak Rahman mengajukan permohonan bantuan dana darurat kepada pemerintah pusat untuk stimulus ekonomi.
C
Ibu Siti menyelenggarakan lomba cerdas cermat tentang sejarah perjuangan bangsa, dr. Budi memberikan penyuluhan tentang pentingnya vaksinasi dan kebersihan lingkungan, dan Pak Rahman fokus pada peningkatan kualitas pelayanan administrasi publik desa agar masyarakat merasa terlayani dengan baik.
D
Ibu Siti memimpin aksi damai penolakan terhadap narasi disinformasi dan produk asing di media sosial, dr. Budi mendirikan posko pengobatan gratis untuk warga terdampak, dan Pak Rahman bekerja sama dengan aparat keamanan untuk menindak penyebar hoaks dan penyelundup.
E
Ibu Siti mengembangkan kurikulum lokal yang menekankan identitas budaya dan kearifan lokal, dr. Budi melatih kader kesehatan desa untuk respons cepat bencana non-alam, dan Pak Rahman membangun sistem informasi desa untuk mempercepat penyebaran informasi positif dan akurat.
NO. 222
Link Soal
Indonesia menganut konsep Sistem Pertahanan Rakyat Semesta (Sishankamrata). Makna inti dari sistem pertahanan tersebut adalah?
A
Sebuah sistem pertahanan yang sepenuhnya mengandalkan kekuatan Tentara Nasional Indonesia (TNI).
B
Sebuah sistem yang mengintegrasikan partisipasi seluruh elemen bangsa dalam upaya menjaga pertahanan negara.
C
Strategi pertahanan yang bertumpu pada kerjasama aliansi militer dengan negara-negara asing.
D
Sistem pertahanan yang pengelolaannya diserahkan kepada lembaga-lembaga internasional.
E
Sistem yang hanya melibatkan personel militer dan kalangan elit politik.
NO. 223
Link Soal
Upaya bela negara, termasuk menanggulangi ancaman, hambatan, tantangan, dan gangguan (ATHG), bertujuan membentuk kekuatan nasional di sektor pertahanan dan keamanan. Esensinya, keamanan suatu negara berakar pada kepastian bahwa setiap warga negara memiliki hak untuk memperoleh ....
A
Kewenangan untuk mempertahankan negara
B
Kesempatan untuk bergabung dengan militer
C
Kepastian akan kebebasan individu
D
Garansi perlindungan keamanan
E
Kepastian taraf hidup yang baik
NO. 224
Link Soal
Di era 1940-an, Kakek Sudiro bersama pemuda-pemudi Desa Makmur, sebuah perkampungan terpencil di lereng Gunung Bintang, berjuang gigih melawan penjajah fisik. Bela negara bagi mereka berarti mengangkat senjata seadanya, bergerilya di hutan belantara, dan melindungi hasil bumi dari perampasan musuh, dengan risiko nyawa menjadi taruhan utama. Semangat kebersamaan dan pengorbanan fisik adalah inti perjuangan.
Kini, di tahun 2020-an, cucu Kakek Sudiro, bernama Dita, tumbuh besar di Kota Digital Nusantara. Ia menghadapi tantangan yang jauh berbeda. Ancaman datang bukan lagi dalam bentuk serdadu bersenjata, melainkan berupa serangan siber terhadap infrastruktur vital, hoaks yang memecah belah bangsa, serta persaingan ekonomi global yang menuntut inovasi dan integritas. Dita, sebagai seorang pegiat literasi digital dan pengembang aplikasi lokal, memahami bahwa bela negara di eranya berarti menjaga kedaulatan data, menyebarkan informasi yang benar, serta menciptakan produk-produk unggulan yang mampu bersaing di pasar internasional.
Berdasarkan narasi di atas, pergeseran esensi pelaksanaan bela negara dari masa Kakek Sudiro ke masa Dita paling tepat digambarkan sebagai...
A
Dari pertahanan berbasis kekuatan militer dan pengorbanan fisik langsung menuju penguatan integritas bangsa melalui literasi digital, inovasi ekonomi, dan penangkalan ancaman non-militer.
B
Dari pertahanan wilayah terbatas menjadi pengamanan seluruh ranah siber dan informasi.
C
Dari keterlibatan kolektif masyarakat menjadi aksi individual yang terisolasi dalam menjaga negara.
D
Dari pertahanan negara yang bersifat reaktif terhadap agresi menjadi preventif terhadap potensi ancaman.
E
Dari pengorbanan nyawa yang langsung di medan perang menjadi pengorbanan waktu dan pikiran untuk kemajuan teknologi.
NO. 225
Link Soal
Dalam sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta (Sishankamrata), Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) berperan sebagai...
A
Kekuatan pendukung
B
Kekuatan utama
C
Kekuatan cadangan
D
Kekuatan rakyat
E
Kekuatan sipil
NO. 226
Link Soal
Wilayah laut Indonesia memiliki beberapa pembagian batas berdasarkan hukum internasional. Wilayah yang ditarik sejauh 12 mil laut dari garis dasar disebut dengan...
A
Laut Teritorial
B
Landas Kontinen
C
Zona Ekonomi Eksklusif
D
Daerah Pabean
E
Zona Tambahan
NO. 227
Link Soal
Berdasarkan Pasal 30 ayat (1) Undang-Undang Dasar 1945 yang menyatakan setiap warga negara memiliki hak sekaligus kewajiban untuk berpartisipasi dalam upaya pertahanan dan keamanan negara, apa sebenarnya esensi atau tujuan pokok dari ketentuan tersebut?
A
Mendorong seluruh elemen masyarakat untuk berkontribusi dalam pengamanan nasional.
B
Mengukuhkan dominasi kekuatan militer.
C
Memastikan kestabilan kondisi politik di dalam negeri.
D
Meningkatkan kompetitivitas ekonomi negara.
E
Menciptakan lapangan kerja bagi penduduk.
NO. 228
Link Soal
Perlindungan lingkungan hidup merupakan salah satu elemen krusial dalam konsep Bela Negara. Dalam konteks pertahanan nasional, bagaimana upaya melestarikan lingkungan memberikan kontribusi signifikan?
A
Membatasi jumlah populasi guna mengatasi krisis ekologi yang mungkin timbul.
B
Meningkatkan eksploitasi sumber daya alam secara maksimal untuk kepentingan militer.
C
Memelihara kelestarian sumber daya alam sebagai fondasi kekuatan ekonomi dan keamanan negara.
D
Mengabaikan isu-isu lingkungan demi mencapai pertumbuhan ekonomi yang pesat.
E
Mendelegasikan tanggung jawab pengelolaan lingkungan kepada entitas asing.
NO. 229
Link Soal
Bela negara tidak selalu identik dengan angkat senjata. Bagi seorang guru di daerah terpencil (3T), wujud konkret bela negara yang paling relevan dengan profesinya adalah...
A
Melatih siswa baris-berbaris setiap pagi agar disiplin militer.
B
Mengajar dengan penuh dedikasi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan menanamkan cinta tanah air.
C
Mengumpulkan donasi untuk membeli senjata bagi tentara.
D
Mewajibkan siswa menghafal nama-nama pahlawan saja.
E
Ikut serta dalam patroli keamanan desa setiap malam.
NO. 230
Link Soal
Ancaman terhadap kedaulatan negara tidak hanya bersifat militer tetapi juga non-militer. Berikut ini yang termasuk contoh ancaman non-militer berdimensi ekonomi adalah...
A
Agresi dan invasi militer asing
B
Penyelundupan senjata api ilegal
C
Masuknya barang-barang impor yang mematikan UMKM lokal
D
Penyebaran ideologi radikal
E
Pelanggaran wilayah perbatasan laut