Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bela Negara
Halaman 25. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 241
Link Soal
Menurut Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara, kelompok mana yang dikategorikan sebagai komponen cadangan dalam sistem pertahanan negara?
A
Pegawai Negeri Sipil (PNS).
B
Warga negara Indonesia yang telah menjalani pelatihan atau pendidikan dasar kemiliteran.
C
Kalangan pelajar dan mahasiswa.
D
Aparatur Sipil Negara (ASN) dan anggota kepolisian.
E
Mantan anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI).
NO. 242
Link Soal
Indonesia menganut konsep Sistem Pertahanan Rakyat Semesta (Sishankamrata). Makna inti dari sistem pertahanan tersebut adalah?
A
Sebuah sistem pertahanan yang sepenuhnya mengandalkan kekuatan Tentara Nasional Indonesia (TNI).
B
Sebuah sistem yang mengintegrasikan partisipasi seluruh elemen bangsa dalam upaya menjaga pertahanan negara.
C
Strategi pertahanan yang bertumpu pada kerjasama aliansi militer dengan negara-negara asing.
D
Sistem pertahanan yang pengelolaannya diserahkan kepada lembaga-lembaga internasional.
E
Sistem yang hanya melibatkan personel militer dan kalangan elit politik.
NO. 243
Link Soal
Dalam konteks ancaman kontemporer yang semakin kompleks, seperti perang siber, penyebaran disinformasi masif, dan upaya perpecahan bangsa melalui media sosial, konsep bela negara bagi setiap warga negara tidak lagi semata-mata diartikan sebagai angkat senjata. Manakah bentuk partisipasi bela negara yang paling krusial dan dapat diterapkan oleh setiap individu warga negara untuk menghadapi ancaman-ancaman tersebut?
A
Meningkatkan kemampuan fisik dan keterampilan militer melalui pelatihan rutin yang diselenggarakan pemerintah.
B
Aktif dalam gerakan sosial yang menuntut transparansi pemerintah dan akuntabilitas pejabat publik.
C
Membangun literasi digital yang kuat, kritis dalam menerima informasi, serta menyebarkan nilai-nilai persatuan dan kesatuan di segala platform.
D
Mendukung sepenuhnya setiap kebijakan luar negeri pemerintah untuk menunjukkan soliditas bangsa di mata internasional.
E
Berpartisipasi dalam program-program pembangunan ekonomi nasional untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.
NO. 244
Link Soal
Indonesia menghadapi ancaman multidimensional. Gelombang disinformasi masif dan narasi radikal berbasis suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) menyebar cepat di platform digital, memecah belah persatuan. Di sisi lain, serangan siber terencana menargetkan infrastruktur ekonomi vital, sementara penetrasi budaya asing yang masif melalui media populer global mulai mengikis nilai-nilai kearifan lokal. Dalam situasi ini, Bapak Haris, seorang guru SMA di daerah perbatasan; Ibu Siti, seorang dokter di sebuah rumah sakit daerah; dan Bapak Joko, seorang Analis Kebijakan di Kementerian Komunikasi dan Informatika, dihadapkan pada tantangan untuk mengimplementasikan nilai-nilai Bela Negara sesuai profesi masing-masing. Sebagai wujud Bela Negara yang komprehensif dan terkoordinasi dalam menghadapi ancaman di atas, tindakan kolektif paling efektif dan strategis yang dapat dilakukan oleh Bapak Haris, Ibu Siti, dan Bapak Joko adalah...
A
Bapak Haris mengorganisir kegiatan ekstrakurikuler literasi digital dan kebangsaan bagi siswa, Ibu Siti secara aktif mengedukasi masyarakat tentang pentingnya kesehatan dan persatuan di daerahnya, sementara Bapak Joko berkolaborasi dengan lembaga siber nasional untuk mengembangkan sistem deteksi dini ancaman siber dan memblokir konten radikal secara cepat.
B
Bapak Haris mengajar materi Bela Negara secara intensif dan melaporkan penyebar hoax yang ditemukannya, Ibu Siti menjadi relawan kesehatan di daerah konflik potensial, dan Bapak Joko mengawasi secara ketat peredaran informasi di internet serta menindak tegas akun-akun yang menyebarkan provokasi.
C
Bapak Haris membentuk tim siswa untuk memantau media sosial, Ibu Siti menganalisis dampak psikologis dari hoax di masyarakat, dan Bapak Joko mengajukan proposal undang-undang baru tentang keamanan siber dan informasi.
D
Bapak Haris menggalang dana untuk korban serangan siber, Ibu Siti mengadakan seminar tentang bahaya radikalisme, dan Bapak Joko melakukan penelusuran identitas pelaku serangan siber untuk diserahkan ke penegak hukum.
E
Bapak Haris mengedukasi masyarakat tentang ancaman budaya asing, Ibu Siti memberikan pelayanan kesehatan dasar kepada seluruh warga tanpa memandang latar belakang, dan Bapak Joko membangun firewall nasional yang kuat untuk melindungi semua data pemerintah.
NO. 245
Link Soal
Konflik di area perbatasan dapat membahayakan keutuhan sebuah negara. Dalam konteks Bela Negara, tindakan pemerintah yang paling tepat untuk memperkuat pengamanan di wilayah perbatasan adalah...
A
Mengurangi jumlah personel militer yang ditempatkan di wilayah perbatasan.
B
Mengembangkan fasilitas infrastruktur dan meningkatkan patroli militer serta kepolisian di area perbatasan.
C
Sepenuhnya mempercayakan pengawasan perbatasan kepada negara-negara tetangga.
D
Melimpahkan tanggung jawab pengawasan perbatasan kepada entitas sektor swasta.
E
Menerapkan pembatasan akses bagi penduduk lokal ke wilayah perbatasan.
NO. 246
Link Soal
Pemerintah sedang merumuskan kebijakan terkait investasi asing di sektor pertambangan strategis. Beberapa pihak menyuarakan kekhawatiran bahwa investasi besar-besaran dapat mengancam kedaulatan ekonomi dan lingkungan, serta tidak memberikan manfaat maksimal bagi kesejahteraan rakyat Indonesia. Di sisi lain, ada argumen bahwa investasi tersebut vital untuk pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja. Debat publik berlangsung sengit, melibatkan berbagai pakar, politisi, dan masyarakat sipil.
Dalam konteks Bela Negara, bagaimana seharusnya pendekatan pemerintah dan ASN dalam menyeimbangkan kepentingan investasi asing dengan prinsip kedaulatan ekonomi dan kesejahteraan rakyat, dan apa esensi Bela Negara yang harus dipegang teguh dalam pengambilan keputusan krusial ini?
A
Memaksimalkan investasi asing untuk pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja, dengan asumsi bahwa pertumbuhan ekonomi adalah kunci utama ketahanan nasional, sambil mengabaikan kekhawatiran kecil tentang lingkungan.
B
Mengutamakan perlindungan sumber daya alam dan lingkungan, bahkan jika itu berarti menghambat investasi asing, karena menjaga keberlanjutan alam adalah bentuk Bela Negara yang fundamental bagi masa depan bangsa.
C
Mengkaji secara mendalam dampak positif dan negatif dari investasi tersebut, melibatkan partisipasi publik yang transparan, serta memastikan kerangka regulasi yang kuat untuk menjamin kedaulatan ekonomi dan pembagian manfaat yang adil bagi rakyat, sebagai manifestasi Bela Negara yang seutuhnya.
D
Menunda semua investasi asing hingga seluruh kekhawatiran publik teratasi sepenuhnya, agar tidak ada potensi konflik dan penolakan dari masyarakat, demi menjaga stabilitas sosial dan politik.
E
Membuat keputusan berdasarkan kajian teknokratis dan rekomendasi ahli ekonomi, tanpa terlalu terpengaruh oleh opini publik yang bias, demi efisiensi dan kecepatan pembangunan yang krusial bagi kemajuan bangsa.
NO. 247
Link Soal
Di era digital saat ini, ancaman terhadap kedaulatan dan keutuhan negara tidak hanya berbentuk agresi militer, tetapi juga berupa penyebaran disinformasi dan hoaks yang masif, yang berpotensi memecah belah bangsa dan melemahkan ketahanan nasional. Sebagai seorang warga negara yang sadar akan pentingnya Bela Negara, tindakan yang paling relevan dan efektif dalam konteks ancaman non-militer tersebut adalah...
A
Melaporkan setiap akun atau konten penyebar hoaks kepada platform media sosial dan aparat penegak hukum secara aktif.
B
Bersikap netral dan menunggu arahan dari pemerintah, karena penanganan hoaks adalah domain aparat keamanan siber.
C
Aktif melakukan literasi digital pribadi, mengedukasi lingkungan terdekat tentang verifikasi informasi, serta turut menyebarkan narasi kebangsaan dan nilai-nilai Pancasila yang konstruktif.
D
Mengorganisir kelompok untuk menyerang balik penyebar hoaks dengan argumen yang kuat dan bahkan melakukan peretasan akun mereka.
E
Membatasi penggunaan media sosial dan fokus pada aktivitas luring untuk menghindari paparan informasi negatif.
NO. 248
Link Soal
Dengan meningkatnya ancaman penyebaran radikalisme melalui media sosial, bagaimana partisipasi terbaik yang bisa dilakukan oleh masyarakat dalam upaya pencegahan radikalisasi?
A
Mengabaikan konten-konten radikal yang muncul di platform media sosial.
B
Menyebarluaskan paham radikal dengan dalih kebebasan berekspresi.
C
Melaporkan materi radikal dan secara aktif menyebarkan nilai-nilai perdamaian serta nasionalisme.
D
Sepenuhnya menyerahkan penanganan isu radikalisme kepada otoritas pemerintah.
E
Menghindari penggunaan media sosial secara keseluruhan.
NO. 249
Link Soal
Di tengah masuknya berbagai ideologi asing yang bertentangan dengan nilai-nilai luhur bangsa, bagaimana implementasi Pancasila dalam sistem pendidikan dapat berfungsi sebagai wujud Bela Negara?
A
Menghilangkan materi pengajaran Pancasila dari seluruh jenjang kurikulum pendidikan.
B
Hanya meningkatkan intensitas pengajaran Pancasila di institusi pendidikan militer.
C
Mengintegrasikan dan menanamkan nilai-nilai Pancasila pada setiap tingkatan pendidikan guna memperkuat jati diri bangsa.
D
Mengganti dasar negara Pancasila dengan ideologi global yang dianggap lebih sesuai dengan zaman.
E
Mendorong adanya persaingan ideologi di lingkungan sekolah.
NO. 250
Link Soal
Ancaman terhadap kedaulatan negara di era digital semakin kompleks, tidak hanya berbentuk agresi militer, tetapi juga meliputi penyebaran ideologi radikal melalui media sosial, manipulasi informasi (hoaks), dan upaya delegitimasi pemerintah. Dalam konteks ini, partisipasi bela negara bagi seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) dituntut untuk adaptif dan komprehensif, tidak hanya pada tataran individu tetapi juga institusional.
Manakah di antara tindakan berikut yang paling merefleksikan implementasi bela negara yang efektif dan relevan bagi seorang ASN dalam menghadapi ancaman non-militer di era digital?
A
Secara personal aktif melakukan penyaringan informasi dan mengkampanyekan nilai-nilai kebangsaan di media sosialnya.
B
Mengikuti program pelatihan kesiapsiagaan sipil dalam menghadapi ancaman siber yang diselenggarakan oleh lembaga pertahanan negara.
C
Mengembangkan dan menerapkan kebijakan atau program di unit kerjanya yang bertujuan meningkatkan literasi digital publik serta membangun narasi kebangsaan yang positif dan kontra-radikal secara terstruktur.
D
Rutin melaporkan akun-akun media sosial yang terindikasi menyebarkan hoaks dan radikalisme kepada lembaga penegak hukum yang berwenang.
E
Berpartisipasi aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan yang bertujuan memperkuat kohesi sosial dan kerukunan antarwarga di lingkungan tempat tinggal.