Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bela Negara
Halaman 25. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 241
Link Soal
Mengingat ancaman siber kini menjadi perhatian serius bagi pertahanan negara, langkah strategis apa yang bisa diambil pemerintah untuk mengikutsertakan warga dalam upaya Bela Negara menghadapi ancaman ini?
A
Mengeluarkan regulasi yang melarang penggunaan internet secara umum.
B
Menyelenggarakan program pelatihan keamanan siber untuk seluruh lapisan masyarakat.
C
Menghentikan pemanfaatan semua jenis teknologi yang berasal dari luar negeri.
D
Menempatkan seluruh sistem informasi nasional di bawah kendali penuh militer.
E
Melakukan pengaturan dan pembatasan ketat terhadap penggunaan media sosial.
NO. 242
Link Soal
Di tengah pesatnya laju informasi di era digital, apa bentuk partisipasi masyarakat yang esensial dalam mempertahankan kedaulatan informasi sebagai bagian dari Bela Negara?
A
Membatasi akses internet bagi seluruh penduduk.
B
Melaporkan setiap kabar yang meresahkan kepada pihak berwenang.
C
Memastikan bahwa informasi yang disebarluaskan berlandaskan fakta dan bebas dari hoaks.
D
Sepenuhnya menyerahkan tugas penyaringan informasi kepada aparat keamanan.
E
Menghindari segala bentuk informasi yang berasal dari luar negeri.
NO. 243
Link Soal
Pada tahun 1965, Indonesia menghadapi upaya serius untuk mengganti ideologi Pancasila dengan komunisme. Bagaimana respons yang paling tepat untuk menghadapi tantangan internal ini?
A
Mengupayakan penyatuan antara kelompok agama dan ideologi komunisme.
B
Mencari keselarasan antara kelompok agama dan pandangan sekuler.
C
Memicu konflik antara kelompok beragama dan yang tidak beragama.
D
Memperkuat keselarasan nilai-nilai antara kelompok agama dan Pancasila.
E
Membangun kemitraan antara komunitas keagamaan dan pemerintah.
NO. 244
Link Soal
Tragedi nasional yang terjadi pada 30 September 1965 merupakan upaya paksa dari pihak tertentu untuk mengganti ideologi Pancasila dengan ideologi...
A
Liberalis
B
Sosialis
C
Komunis
D
Demokratis
E
Monarki
NO. 245
Link Soal
Ancaman nirmiliter di era globalisasi bisa lebih berbahaya daripada ancaman militer. Salah satu bentuk ancaman berdimensi ideologi yang memanfaatkan kebebasan informasi untuk memecah belah bangsa adalah...
A
Serangan siber terhadap data pusat perbankan nasional
B
Masuknya produk asing yang mematikan UMKM lokal
C
Penyebaran berita hoaks dan paham radikalisme melalui media sosial
D
Pelanggaran wilayah perbatasan oleh kapal nelayan asing
E
Penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda
NO. 246
Link Soal
Di era digital, ancaman terhadap negara tidak lagi hanya berupa serangan militer (non-konvensional). Berikut ini yang merupakan contoh implementasi Bela Negara bagi seorang ahli IT (Teknologi Informasi) dalam menghadapi ancaman nirmiliter adalah...
A
Mengikuti wajib militer dan latihan menembak.
B
Menciptakan sistem keamanan siber (cyber security) untuk melindungi data strategis negara dari peretas.
C
Menutup semua akses internet asing masuk ke Indonesia.
D
Menyebarkan propaganda pemerintah di media sosial.
E
Membatasi penggunaan teknologi asing di masyarakat.
NO. 247
Link Soal
Seorang aktivis muda secara konsisten mengkampanyekan pentingnya pelestarian hutan dan sumber daya air di wilayahnya. Ia tidak hanya menyuarakan penolakan terhadap praktik illegal logging dan pencemaran sungai, tetapi juga aktif mengedukasi masyarakat tentang mitigasi bencana alam dan pemanfaatan energi terbarukan. Dalam konteks hak dan kewajiban warga negara terhadap pembelaan negara, tindakan aktivis tersebut paling tepat dikategorikan sebagai...
A
Implementasi hak konstitusional warga negara untuk berpartisipasi dalam pemerintahan.
B
Perwujudan bela negara non-fisik yang berkontribusi pada ketahanan nasional di bidang lingkungan dan sosial.
C
Bentuk kritik konstruktif terhadap kebijakan pemerintah yang berpotensi mengancam kedaulatan negara.
D
Upaya individu dalam menciptakan good governance dan bersih dari korupsi untuk stabilitas negara.
E
Kewajiban warga negara untuk menjaga kelestarian alam sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
NO. 248
Link Soal
Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata) melibatkan seluruh potensi negara. Dalam sistem ini, Tentara Nasional Indonesia (TNI) berperan sebagai...
A
Komponen Pendukung
B
Komponen Cadangan
C
Komponen Utama
D
Komponen Dasar
E
Kekuatan Sipil
NO. 249
Link Soal
Sistem pertahanan yang melibatkan seluruh warga negara, wilayah, dan sumber daya nasional lainnya, serta dipersiapkan secara dini oleh pemerintah dan diselenggarakan secara total dikenal dengan istilah...
A
Wajib Militer
B
Sishankamrata
C
Pertahanan Sipil
D
Keamanan Terpadu
E
Milisi Rakyat
NO. 250
Link Soal
Desa Makmur Jaya, sebuah desa yang terletak di perbatasan negara, menghadapi berbagai tantangan multidimensional. Beberapa waktu lalu, muncul isu ketegangan di perbatasan yang memicu kekhawatiran warga. Namun, ancaman yang lebih halus dan persisten belakangan ini mulai terasa: sistem informasi desa yang mengelola data kependudukan diretas, menyebabkan kekacauan administrasi; masifnya hoaks di media sosial mengenai krisis pangan dan kebijakan pemerintah memicu keresahan; serta upaya infiltrasi ideologi radikal yang menjanjikan solusi instan atas masalah sosial.
Di tengah situasi ini, Ibu Siti, seorang guru SD, secara aktif menggalakkan literasi digital dan nilai-nilai Pancasila di sekolah. Bapak Budi, Kepala Puskesmas, tidak hanya fokus pada kesehatan fisik, tetapi juga memberikan edukasi kesehatan mental dan membendung informasi kesehatan palsu. Sementara itu, Pak Arya, seorang ASN di kantor kecamatan, berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memulihkan sistem yang diretas dan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya verifikasi informasi.
Berdasarkan narasi di atas, tindakan yang paling tepat menggambarkan esensi Bela Negara kontemporer dan paling efektif dalam memperkuat Ketahanan Nasional Desa Makmur Jaya di tengah kompleksitas ancaman yang dihadapi adalah...
A
Mengaktifkan siskamling dan pelatihan milisi rakyat sebagai respons utama terhadap ancaman di perbatasan, sembari menunggu bantuan dari aparat keamanan pusat.
B
Kolaborasi sinergis antara Ibu Siti (guru), Bapak Budi (dokter), dan Pak Arya (ASN) dalam membangun ketahanan masyarakat melalui literasi digital, edukasi kesehatan mental, serta pemulihan dan edukasi sistem informasi, sebagai respons terhadap ancaman non-militer.
C
Memprioritaskan pembangunan firewall dan sistem keamanan siber yang canggih untuk melindungi data desa, serta mengadakan seminar anti-radikalisme yang melibatkan tokoh agama.
D
Pembentukan gugus tugas khusus penanggulangan hoaks dan radikalisme yang beranggotakan perwakilan tokoh masyarakat, pemuda, dan aparat desa untuk melakukan filter informasi dan penindakan.
E
Peningkatan alokasi anggaran desa untuk program pemberdayaan ekonomi masyarakat dan diversifikasi sumber penghasilan guna membentengi diri dari manipulasi isu ekonomi.