Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bela Negara
Halaman 25. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 241
Link Soal
Di Kabupaten Jaya Bhakti, Negara Persatuan, sebuah entitas daring bernama 'Kelompok Pecah Belah' secara aktif menyebarkan narasi-narasi provokatif dan informasi palsu melalui berbagai platform media sosial. Konten yang mereka unggah sering kali mengeksploitasi perbedaan suku, agama, ras, dan antar golongan (SARA), serta menyudutkan kebijakan pemerintah yang sah. Tujuan utama mereka adalah menciptakan polarisasi yang tajam di masyarakat, memicu kebencian, dan meruntuhkan kepercayaan publik terhadap institusi negara. Akibatnya, ketegangan sosial meningkat, dialog antarwarga menjadi sulit, dan potensi konflik horizontal semakin mengkhawatirkan.
Tindakan 'Kelompok Pecah Belah' ini, jika dibiarkan terus-menerus, paling utama merupakan bentuk pelanggaran terhadap esensi Bela Negara dalam aspek apa?
A
Mengancam keutuhan wilayah dan kedaulatan negara dari ancaman eksternal.
B
Melemahkan pengamalan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara.
C
Mengikis kesadaran untuk rela berkorban demi kepentingan bangsa dan negara.
D
Menghambat partisipasi masyarakat dalam pembangunan nasional secara kolektif.
E
Melanggar hukum positif terkait ujaran kebencian dan penipuan daring.
NO. 242
Link Soal
Sistem pertahanan negara Indonesia bersifat semesta (Sishankamrata). Dalam sistem ini, Tentara Nasional Indonesia (TNI) berperan sebagai...
A
Komponen Cadangan
B
Komponen Pendukung
C
Komponen Utama
D
Komponen Khusus
E
Basis kekuatan rakyat terlatih
NO. 243
Link Soal
Ancaman non-militer seperti pandemi dapat berpotensi membahayakan keamanan nasional. Dalam konteks Bela Negara, tindakan konkret apa yang dapat dilakukan oleh pemerintah dan seluruh elemen masyarakat untuk menghadapi ancaman tersebut?
A
Meningkatkan ketergantungan terhadap dukungan dan bantuan dari pihak internasional.
B
Menghentikan seluruh kegiatan ekonomi hingga kondisi pandemi benar-benar berakhir.
C
Mengembangkan kapabilitas nasional dalam penelitian serta produksi alat-alat kesehatan dan vaksin.
D
Melimpahkan seluruh tanggung jawab penanganan pandemi kepada negara-negara maju.
E
Mengabaikan ancaman ini karena dianggap kurang prioritas dibandingkan ancaman militer.
NO. 244
Link Soal
Ketahanan pangan merupakan elemen penting dari konsep Bela Negara dalam menghadapi berbagai tantangan global. Tindakan konkret apa yang dapat diimplementasikan oleh pemerintah untuk memastikan terjaganya ketahanan pangan nasional?
A
Meminimalkan volume impor bahan pangan dari luar negeri.
B
Meningkatkan pemberian subsidi untuk produk-produk pangan impor.
C
Mendorong pengembangan inovasi teknologi di bidang pertanian serta memberikan dukungan penuh kepada para petani lokal.
D
Menghentikan kegiatan ekspor bahan pangan demi meningkatkan cadangan pangan domestik.
E
Mengalihkan seluruh alokasi anggaran yang semula untuk pangan menjadi untuk kebutuhan pertahanan militer.
NO. 245
Link Soal
Dalam menjalin hubungan internasional, sebuah negara menggunakan berbagai instrumen untuk mencapai kepentingan nasionalnya. Di bawah ini adalah sarana-sarana yang lazim digunakan dalam hubungan internasional, KECUALI...
A
Diplomasi
B
Propaganda
C
Kekuatan Ekonomi
D
Kekuatan Militer (Show of force)
E
Peperangan terbuka
NO. 246
Link Soal
Ancaman siber merupakan tantangan signifikan bagi pertahanan negara modern. Langkah-langkah apa yang harus diambil pemerintah untuk mempersiapkan diri menghadapinya?
A
Mengurangi investasi pada bidang teknologi informasi, menganggapnya tidak prioritas.
B
Meningkatkan kemampuan pertahanan siber dan memanfaatkan keahlian tenaga lokal.
C
Sepenuhnya mengandalkan teknologi siber dari negara lain tanpa upaya pengembangan internal.
D
Menerapkan pembatasan akses internet secara nasional demi alasan keamanan.
E
Menyerahkan tanggung jawab keamanan siber kepada lembaga atau organisasi internasional.
NO. 247
Link Soal
Perubahan iklim adalah salah satu ancaman non-tradisional yang sedang dihadapi oleh Indonesia. Mengapa isu ini dianggap sebagai ancaman serius terhadap kedaulatan negara?
A
Potensial memengaruhi relasi diplomatik dengan negara-negara lain.
B
Menyebabkan disrupsi pada perekonomian global.
C
Berpotensi merusak sumber daya alam yang merupakan basis ekonomi negara.
D
Memicu perselisihan politik di dalam negeri.
E
Mendorong intervensi negara asing dalam urusan domestik.
NO. 248
Link Soal
Dalam menghadapi tantangan pasar bebas Asia Pasifik, Indonesia memprioritaskan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) daripada sekadar mengeksploitasi Sumber Daya Alam. Apa alasan paling mendasar dari strategi ketahanan nasional ini?
A
Sumber daya alam Indonesia sudah habis dikeruk oleh penjajah.
B
SDM yang unggul adalah kunci daya saing, inovasi, dan produktivitas ekonomi jangka panjang.
C
Negara tetangga tidak memiliki sumber daya alam sebanyak Indonesia.
D
Agar Indonesia bisa mengirim lebih banyak tenaga kerja kasar ke luar negeri.
E
Untuk memenuhi syarat administrasi keanggotaan APEC.
NO. 249
Link Soal
Dalam konteks globalisasi dan perkembangan teknologi informasi yang pesat, ancaman terhadap kedaulatan negara tidak lagi terbatas pada agresi militer, melainkan juga mencakup ancaman non-tradisional seperti perang siber, penyebaran hoaks, radikalisme transnasional, dan disinformasi. Berdasarkan amanat konstitusi dan semangat bela negara, manakah bentuk partisipasi warga negara yang paling strategis dan efektif untuk menghadapi ancaman non-tradisional tersebut di era digital?
A
Mengikuti program wajib militer secara sukarela dan siap sedia mengangkat senjata jika dibutuhkan negara.
B
Meningkatkan literasi digital, mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam interaksi daring, dan berperan aktif melawan disinformasi.
C
Mendorong pemerintah untuk meningkatkan alokasi anggaran pertahanan dan memperkuat kapasitas intelijen siber negara.
D
Membentuk komunitas siber untuk melakukan pemantauan dan melaporkan setiap aktivitas daring yang mencurigakan kepada aparat keamanan.
E
Menjaga solidaritas sosial melalui kegiatan-kegiatan kemanusiaan dan bakti sosial untuk memperkuat ketahanan nasional dari dalam.
NO. 250
Link Soal
Desa Makmur Jaya, sebuah desa yang terletak di perbatasan negara, menghadapi berbagai tantangan multidimensional. Beberapa waktu lalu, muncul isu ketegangan di perbatasan yang memicu kekhawatiran warga. Namun, ancaman yang lebih halus dan persisten belakangan ini mulai terasa: sistem informasi desa yang mengelola data kependudukan diretas, menyebabkan kekacauan administrasi; masifnya hoaks di media sosial mengenai krisis pangan dan kebijakan pemerintah memicu keresahan; serta upaya infiltrasi ideologi radikal yang menjanjikan solusi instan atas masalah sosial.
Di tengah situasi ini, Ibu Siti, seorang guru SD, secara aktif menggalakkan literasi digital dan nilai-nilai Pancasila di sekolah. Bapak Budi, Kepala Puskesmas, tidak hanya fokus pada kesehatan fisik, tetapi juga memberikan edukasi kesehatan mental dan membendung informasi kesehatan palsu. Sementara itu, Pak Arya, seorang ASN di kantor kecamatan, berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memulihkan sistem yang diretas dan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya verifikasi informasi.
Berdasarkan narasi di atas, tindakan yang paling tepat menggambarkan esensi Bela Negara kontemporer dan paling efektif dalam memperkuat Ketahanan Nasional Desa Makmur Jaya di tengah kompleksitas ancaman yang dihadapi adalah...
A
Mengaktifkan siskamling dan pelatihan milisi rakyat sebagai respons utama terhadap ancaman di perbatasan, sembari menunggu bantuan dari aparat keamanan pusat.
B
Kolaborasi sinergis antara Ibu Siti (guru), Bapak Budi (dokter), dan Pak Arya (ASN) dalam membangun ketahanan masyarakat melalui literasi digital, edukasi kesehatan mental, serta pemulihan dan edukasi sistem informasi, sebagai respons terhadap ancaman non-militer.
C
Memprioritaskan pembangunan firewall dan sistem keamanan siber yang canggih untuk melindungi data desa, serta mengadakan seminar anti-radikalisme yang melibatkan tokoh agama.
D
Pembentukan gugus tugas khusus penanggulangan hoaks dan radikalisme yang beranggotakan perwakilan tokoh masyarakat, pemuda, dan aparat desa untuk melakukan filter informasi dan penindakan.
E
Peningkatan alokasi anggaran desa untuk program pemberdayaan ekonomi masyarakat dan diversifikasi sumber penghasilan guna membentengi diri dari manipulasi isu ekonomi.