Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bela Negara
Halaman 26. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 251
Link Soal
Mengapa ancaman terhadap ideologi negara, seperti radikalisme dan terorisme, menjadi persoalan fundamental dalam konteks Bela Negara di Indonesia?
A
Karena ancaman tersebut berpotensi mengubah arah kebijakan ekonomi nasional.
B
Karena radikalisme dan terorisme dapat mengganggu tatanan sosial serta merusak sendi-sendi Pancasila sebagai ideologi negara.
C
Karena ideologi negara dianggap tidak memiliki peran signifikan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
D
Karena ancaman semacam ini lebih dominan mempengaruhi ranah politik luar negeri.
E
Karena tindakan terorisme secara eksklusif selalu dilakukan oleh pihak atau aktor dari luar negeri.
NO. 252
Link Soal
Desa Makmur, sebuah desa terpencil yang kaya akan sumber daya alam, tiba-tiba dihadapkan pada serangkaian tantangan kompleks. Kelompok-kelompok tak bertanggung jawab mulai menyebarkan informasi palsu (hoaks) melalui media sosial tentang hasil tambang ilegal yang konon dilakukan oleh pejabat desa, memicu kemarahan warga dan konflik horizontal. Di sisi lain, muncul pula ajaran radikal yang mengatasnamakan agama, memecah belah kerukunan antarwarga dan menggerus nilai-nilai kearifan lokal. Bersamaan dengan itu, beberapa kasus penyakit menular muncul yang disebabkan oleh pencemaran lingkungan akibat aktivitas penambangan liar di dekat sungai, namun informasi mengenai penyebab dan penanganannya juga simpang siur karena hoaks yang beredar. Dalam situasi ini, Pak Budi (seorang Guru), Ibu Sita (seorang Dokter Puskesmas), dan Pak Amir (Kepala Desa sekaligus ASN) berdiskusi mengenai langkah terbaik untuk menjaga keutuhan dan keberlangsungan Desa Makmur.
Berdasarkan narasi di atas, manakah pernyataan yang paling tepat menggambarkan bentuk Bela Negara esensial yang harus diprioritaskan oleh ketiga profesi tersebut dalam menghadapi ancaman multidimensional di Desa Makmur?
A
Pak Budi aktif mengedukasi siswa dan orang tua tentang literasi digital dan bahaya radikalisme; Ibu Sita proaktif memberikan edukasi kesehatan dan menangani dampak lingkungan sambil meluruskan hoaks medis; Pak Amir memimpin koordinasi lintas sektor, memastikan penegakan hukum terhadap penambangan ilegal, dan menggalakkan dialog kerukunan antarwarga.
B
Pak Budi fokus mengajar mata pelajaran Pancasila dan Kewarganegaraan secara intensif; Ibu Sita menggalang dana untuk pengobatan massal bagi warga terdampak; Pak Amir melaporkan seluruh insiden kepada aparat keamanan pusat untuk penanganan militer dan non-militer.
C
Pak Budi mengadakan kegiatan bakti sosial untuk meningkatkan kebersamaan; Ibu Sita mendirikan posko kesehatan darurat di area penambangan; Pak Amir membentuk satgas khusus untuk memburu penyebar hoaks di media sosial.
D
Ketiganya membentuk unit pertahanan sipil swakarsa untuk menjaga keamanan desa dari ancaman pihak luar; seraya menunggu bantuan militer datang untuk menumpas kelompok radikal dan penambang ilegal.
E
Pak Budi menyelenggarakan seminar tentang sejarah perjuangan bangsa; Ibu Sita menyosialisasikan pentingnya pola hidup bersih dan sehat; Pak Amir meminta masyarakat untuk tidak mudah percaya pada isu yang beredar tanpa melakukan klarifikasi ke kantor desa.
NO. 253
Link Soal
Mengingat perubahan iklim dapat berdampak pada stabilitas nasional, bagaimana integrasi kebijakan lingkungan yang efektif dalam kerangka Bela Negara?
A
Mengesampingkan persoalan perubahan iklim karena ancaman militer dianggap lebih mendesak.
B
Mendorong peningkatan kesadaran akan isu lingkungan hanya di lingkungan angkatan bersenjata.
C
Merancang dan mengimplementasikan kebijakan yang mendukung adaptasi dan mitigasi perubahan iklim dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat.
D
Sepenuhnya menggantungkan diri pada bantuan negara-negara maju untuk mengatasi dampak perubahan iklim.
E
Hanya berfokus pada pertahanan fisik tanpa mempertimbangkan aspek kelestarian lingkungan.
NO. 254
Link Soal
Dengan masuknya banyak tenaga kerja asing akibat globalisasi, strategi pemerintah apa yang paling tepat untuk melindungi tenaga kerja domestik dalam bingkai Bela Negara?
A
Melakukan deportasi terhadap semua pekerja asing dari wilayah Indonesia.
B
Melonggarkan peraturan untuk menarik lebih banyak investasi asing.
C
Mengembangkan mutu dan kemampuan sumber daya manusia Indonesia agar lebih mampu bersaing.
D
Menyerahkan seluruh lapangan pekerjaan kepada pekerja asing.
E
Membatasi akses pendidikan bagi tenaga kerja asing.
NO. 255
Link Soal
Sub-materi: Integritas Data Nasional dan Ancaman Siber dalam Konteks Bela Negara.
Anda adalah seorang analis data senior di Kementerian Komunikasi dan Informatika. Baru-baru ini, Anda menemukan adanya upaya sistematis dari sebuah entitas asing yang tidak teridentifikasi untuk menyusup ke sistem database kependudukan nasional melalui serangkaian serangan siber canggih. Data yang ditargetkan sangat sensitif dan berpotensi disalahgunakan untuk destabilisasi sosial-politik jika jatuh ke tangan yang salah. Bersamaan dengan itu, atasan Anda, yang dikenal memiliki hubungan kurang baik dengan departemen keamanan siber, menginstruksikan Anda untuk tidak melaporkan insiden ini ke tim keamanan siber nasional (Badan Siber dan Sandi Negara/BSSN) dan sebaliknya, mencoba menanganinya secara internal dengan alasan menjaga reputasi kementerian serta 'efisiensi' proses. Anda juga menduga atasan Anda mungkin memiliki motif tersembunyi yang bertentangan dengan kepentingan negara.
Dalam situasi dilematis ini, tindakan mana yang paling mencerminkan prinsip Bela Negara, khususnya dalam aspek kesetiaan kepada Pancasila dan UUD 1945, serta rela berkorban untuk bangsa dan negara?
A
Melaporkan insiden upaya penyusupan siber dan dugaan tindakan atasan kepada Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) atau lembaga keamanan nasional yang berwenang, meskipun berisiko menghadapi konsekuensi dari atasan atau internal kementerian.
B
Berdiskusi secara langsung dengan atasan mengenai risiko keamanan data nasional yang tinggi dan mendesak untuk melibatkan tim keamanan siber nasional, seraya mencari solusi internal yang cepat.
C
Melakukan upaya maksimal untuk menangkis serangan siber tersebut secara mandiri dengan kemampuan yang ada, serta melaporkan hasilnya setelah situasi terkendali kepada atasan.
D
Mengajukan pengunduran diri karena merasa tidak mampu menghadapi tekanan dan dilema etika yang terjadi, demi menghindari keterlibatan lebih jauh.
E
Mencari dukungan dari serikat pekerja ASN atau Ombudsman untuk memediasi konflik dengan atasan dan melindungi diri dari potensi sanksi personal.