Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bela Negara
Halaman 26. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 251
Link Soal
Indonesia sedang menghadapi gelombang ancaman non-militer yang kompleks dan simultan. Sebuah serangan siber skala besar telah melumpuhkan beberapa sistem perbankan vital, menyebabkan kekacauan ekonomi dan kepanikan di masyarakat. Di saat yang sama, penetrasi budaya asing yang masif melalui platform digital mulai mengikis identitas lokal di kalangan generasi muda, ditambah lagi dengan masifnya penyebaran hoaks dan narasi radikal yang bertujuan memecah belah bangsa serta meruntuhkan kepercayaan publik terhadap institusi negara. Dalam konteks ini, beragam elemen masyarakat berupaya menunjukkan aksi bela negara mereka.
Melihat kompleksitas ancaman tersebut, tindakan bela negara yang paling strategis dan komprehensif untuk membangun ketahanan nasional dalam jangka panjang adalah...
A
Mendorong kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, pakar siber, pendidik, dan tokoh masyarakat untuk merancang dan mengimplementasikan program literasi digital nasional, penguatan infrastruktur siber proaktif, serta pengarusutamaan narasi kebangsaan di semua lini kehidupan.
B
Pemerintah segera membentuk tim khusus penanggulangan siber nasional dengan anggaran besar, sekaligus mengaktifkan kembali badan sensor untuk memblokir konten-konten negatif dan provokatif di media sosial.
C
Para guru dan dosen secara masif mengadakan seminar dan lokakarya tentang bahaya hoaks, radikalisme, serta pentingnya menjaga identitas budaya bangsa, yang didukung oleh kampanye publik melalui media massa.
D
Setiap profesi, mulai dari dokter yang memastikan layanan kesehatan, ASN yang menjaga stabilitas birokrasi, hingga jurnalis yang menyajikan informasi akurat, menjalankan perannya secara optimal sebagai garda terdepan bela negara.
E
Mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (Siskamling) berbasis komunitas untuk deteksi dini ancaman radikalisme, serta menggalakkan program UMKM berbasis digital untuk memperkuat ekonomi kerakyatan secara mandiri.
NO. 252
Link Soal
Bapak Budi adalah seorang Kepala Bidang di Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPTSP) Kabupaten Harmoni. Suatu hari, ia menerima permohonan izin usaha dari PT Aneka Raya, sebuah perusahaan besar. Selama proses verifikasi, Bapak Budi menemukan adanya celah dalam dokumen perizinan yang berpotensi merugikan lingkungan dan masyarakat sekitar jika tidak ditangani dengan benar. Beberapa kolega menyarankan untuk mempercepat proses karena 'pentingnya investasi', dan bahkan ada tawaran 'bantuan' tidak resmi agar proses diperlancar. Bapak Budi juga mendengar bisikan bahwa perusahaan tersebut memiliki koneksi kuat. Namun, ia teringat sumpah jabatannya sebagai ASN dan nilai-nilai bela negara untuk menjaga integritas bangsa. Tindakan yang paling tepat yang menunjukkan implementasi nilai bela negara Bapak Budi sebagai seorang ASN dalam situasi tersebut adalah...
A
Tetap pada prosedur, menunda penerbitan izin hingga semua persyaratan terpenuhi dan dampak lingkungan teratasi, meskipun mendapat tekanan dari berbagai pihak.
B
Melakukan koordinasi intensif dengan pihak perusahaan dan kolega untuk mencari 'jalan tengah' agar izin dapat segera diterbitkan tanpa menimbulkan konflik yang berarti.
C
Menerima tawaran 'bantuan' tidak resmi dengan syarat memastikan semua prosedur tetap dijalankan secara formal untuk menghindari masalah di kemudian hari.
D
Melaporkan tekanan yang diterima kepada atasan dan menunggu arahan lebih lanjut tanpa mengambil keputusan sendiri, agar tidak salah langkah dan berisiko.
E
Mengabaikan celah tersebut demi percepatan investasi dan menghindari konflik dengan pihak perusahaan, mengingat pentingnya investasi bagi daerah dan citra pemerintah.
NO. 253
Link Soal
Sistem pertahanan negara Indonesia melibatkan seluruh komponen bangsa. Menurut UUD 1945 Pasal 30, usaha pertahanan dan keamanan negara dilaksanakan melalui sistem...
A
Pertahanan Sipil Semesta
B
Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata)
C
Wajib Militer Terpadu
D
Komando Gabungan TNI dan Polri
E
Sentralisasi Militer
NO. 254
Link Soal
Dalam menghadapi tantangan globalisasi dan kemajuan teknologi informasi, konsep Bela Negara tidak lagi hanya terbatas pada aspek pertahanan militer konvensional. Transformasi digital yang membawa ancaman hibrida seperti serangan siber, penyebaran disinformasi, dan erosi nilai-nilai Pancasila menuntut adaptasi pemahaman dan implementasi Bela Negara. Mengingat kompleksitas ancaman tersebut, pernyataan yang paling tepat menggambarkan esensi dan prioritas Bela Negara di era kontemporer adalah:
A
Fokus utama adalah modernisasi alutsista dan peningkatan kapabilitas siber militer untuk menghadapi perang siber.
B
Mendorong partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kedaulatan informasi dan memperkuat ideologi Pancasila melalui literasi digital dan pengembangan karakter.
C
Mewajibkan setiap warga negara mengikuti pelatihan militer dasar sebagai bentuk kesiapsiagaan fisik menghadapi ancaman dari luar.
D
Pemerintah harus sepenuhnya mengendalikan arus informasi di media sosial untuk mencegah penyebaran hoaks dan konten radikal.
E
Prioritas utama adalah penguatan sektor ekonomi nasional secara mandiri agar tidak bergantung pada investasi asing dan meminimalisir intervensi.
NO. 255
Link Soal
Sebuah organisasi non-pemerintah internasional menyebarkan narasi yang secara sistematis merendahkan Pancasila sebagai ideologi negara dan meragukan relevansi Bhinneka Tunggal Ika dalam konteks kebhinekaan Indonesia. Mereka menggunakan data-data yang parsial dan interpretasi yang bias, serta bekerja sama dengan beberapa kelompok radikal di dalam negeri yang ingin mengganti ideologi negara. Kampanye ini berhasil menciptakan keraguan di sebagian kecil masyarakat, terutama kaum muda, tentang fondasi negara.
Dalam konteks Bela Negara, apa implikasi paling berbahaya dari kampanye semacam ini terhadap ketahanan ideologi Pancasila, dan bagaimana peran ASN dalam menghadapi ancaman non-militer tersebut yang paling strategis?
A
Memicu konflik sosial berbasis ideologi, sehingga ASN harus bersikap tegas dalam menindak setiap penyebaran ideologi lain yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945.
B
Melemahnya keyakinan masyarakat terhadap Pancasila sebagai dasar negara, yang berpotensi pada fragmentasi sosial dan politis, sehingga ASN harus menjadi agen penguatan ideologi Pancasila dan nilai-nilai kebangsaan melalui keteladanan dan edukasi.
C
Menciptakan kekacauan dalam sistem pemerintahan dan hukum, sehingga ASN harus fokus pada penegakan hukum dan menjaga stabilitas politik demi tegaknya NKRI.
D
Memperkuat gerakan separatisme dan radikalisme, yang mengharuskan ASN untuk meningkatkan kewaspadaan dan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada aparat keamanan.
E
Menurunnya kepercayaan internasional terhadap stabilitas politik dan ideologi Indonesia, sehingga ASN harus gencar melakukan diplomasi dan klarifikasi di forum-forum global.