Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bela Negara
Halaman 5. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 41
Link Soal
Sub-materi: Integritas Data Nasional dan Ancaman Siber dalam Konteks Bela Negara.
Anda adalah seorang analis data senior di Kementerian Komunikasi dan Informatika. Baru-baru ini, Anda menemukan adanya upaya sistematis dari sebuah entitas asing yang tidak teridentifikasi untuk menyusup ke sistem database kependudukan nasional melalui serangkaian serangan siber canggih. Data yang ditargetkan sangat sensitif dan berpotensi disalahgunakan untuk destabilisasi sosial-politik jika jatuh ke tangan yang salah. Bersamaan dengan itu, atasan Anda, yang dikenal memiliki hubungan kurang baik dengan departemen keamanan siber, menginstruksikan Anda untuk tidak melaporkan insiden ini ke tim keamanan siber nasional (Badan Siber dan Sandi Negara/BSSN) dan sebaliknya, mencoba menanganinya secara internal dengan alasan menjaga reputasi kementerian serta 'efisiensi' proses. Anda juga menduga atasan Anda mungkin memiliki motif tersembunyi yang bertentangan dengan kepentingan negara.
Dalam situasi dilematis ini, tindakan mana yang paling mencerminkan prinsip Bela Negara, khususnya dalam aspek kesetiaan kepada Pancasila dan UUD 1945, serta rela berkorban untuk bangsa dan negara?
A
Melaporkan insiden upaya penyusupan siber dan dugaan tindakan atasan kepada Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) atau lembaga keamanan nasional yang berwenang, meskipun berisiko menghadapi konsekuensi dari atasan atau internal kementerian.
B
Berdiskusi secara langsung dengan atasan mengenai risiko keamanan data nasional yang tinggi dan mendesak untuk melibatkan tim keamanan siber nasional, seraya mencari solusi internal yang cepat.
C
Melakukan upaya maksimal untuk menangkis serangan siber tersebut secara mandiri dengan kemampuan yang ada, serta melaporkan hasilnya setelah situasi terkendali kepada atasan.
D
Mengajukan pengunduran diri karena merasa tidak mampu menghadapi tekanan dan dilema etika yang terjadi, demi menghindari keterlibatan lebih jauh.
E
Mencari dukungan dari serikat pekerja ASN atau Ombudsman untuk memediasi konflik dengan atasan dan melindungi diri dari potensi sanksi personal.
NO. 42
Link Soal
Seorang aktivis muda secara konsisten mengkampanyekan pentingnya pelestarian hutan dan sumber daya air di wilayahnya. Ia tidak hanya menyuarakan penolakan terhadap praktik illegal logging dan pencemaran sungai, tetapi juga aktif mengedukasi masyarakat tentang mitigasi bencana alam dan pemanfaatan energi terbarukan. Dalam konteks hak dan kewajiban warga negara terhadap pembelaan negara, tindakan aktivis tersebut paling tepat dikategorikan sebagai...
A
Implementasi hak konstitusional warga negara untuk berpartisipasi dalam pemerintahan.
B
Perwujudan bela negara non-fisik yang berkontribusi pada ketahanan nasional di bidang lingkungan dan sosial.
C
Bentuk kritik konstruktif terhadap kebijakan pemerintah yang berpotensi mengancam kedaulatan negara.
D
Upaya individu dalam menciptakan good governance dan bersih dari korupsi untuk stabilitas negara.
E
Kewajiban warga negara untuk menjaga kelestarian alam sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
NO. 43
Link Soal
Ancaman terhadap negara tidak hanya berupa serangan militer, tetapi juga non-militer. Berikut ini yang merupakan contoh ancaman non-militer di bidang ekonomi adalah...
A
Pelanggaran wilayah perbatasan oleh kapal asing
B
Penyebaran ideologi radikal melalui media sosial
C
Membanjirnya produk impor yang mematikan UMKM lokal
D
Pemberontakan bersenjata di daerah konflik
E
Wabah penyakit menular yang meluas
NO. 44
Link Soal
Dengan eskalasi ancaman terorisme global, bagaimana partisipasi aktif masyarakat berperan dalam upaya pencegahan radikalisasi sebagai manifestasi dari Bela Negara?
A
Bersikap acuh tak acuh terhadap paham radikal karena dianggap tidak berdampak pada kehidupan pribadi.
B
Secara proaktif melaporkan aktivitas atau individu yang mencurigakan, yang berpotensi mengarah pada radikalisme, kepada aparat berwenang.
C
Meningkatkan keterlibatan dalam kelompok radikal dengan tujuan untuk memahami perspektif mereka.
D
Sepenuhnya menyerahkan penanganan isu radikalisme kepada lembaga militer.
E
Menyebarluaskan doktrin radikal sebagai alat untuk menginisiasi perubahan.
NO. 45
Link Soal
Sistem pertahanan yang melibatkan seluruh warga negara, wilayah, dan sumber daya nasional lainnya, serta dipersiapkan secara dini oleh pemerintah dan diselenggarakan secara total dikenal dengan istilah...
A
Wajib Militer
B
Sishankamrata
C
Pertahanan Sipil
D
Keamanan Terpadu
E
Milisi Rakyat
NO. 46
Link Soal
Kemiskinan merupakan salah satu faktor pemicu konflik sosial yang dapat mengancam persatuan bangsa. Untuk membangun kekuatan sosial dan mencegah konflik tersebut, tindakan yang paling efektif adalah ...
A
Menjadi wirausahawan agar bisa memperoleh dukungan modal dari pemerintah.
B
Menyalurkan bantuan hanya kepada anggota partai politik yang setia.
C
Mengadakan acara hiburan musik untuk masyarakat umum.
D
Memberikan beasiswa pendidikan kepada seluruh anak tanpa memandang status ekonomi.
E
Mendukung pengembangan produk lokal agar mampu bersaing di pasar internasional.
NO. 47
Link Soal
Dalam konteks Bela Negara, upaya apa yang dapat dilakukan untuk mempertahankan kedaulatan bangsa di tengah ancaman perubahan iklim?
A
Mengabaikan isu perubahan iklim dan hanya memfokuskan pada ancaman militer tradisional.
B
Mengembangkan inovasi teknologi ramah lingkungan serta menjaga kelestarian sumber daya alam.
C
Mengandalkan negara lain sepenuhnya untuk penanggulangan dampak perubahan iklim.
D
Mengurangi perhatian terhadap masalah lingkungan hidup di tingkat nasional.
E
Menyerahkan penanganan isu lingkungan kepada organisasi internasional.
NO. 48
Link Soal
Desa Makmur Jaya, sebuah desa yang terletak di perbatasan negara, menghadapi berbagai tantangan multidimensional. Beberapa waktu lalu, muncul isu ketegangan di perbatasan yang memicu kekhawatiran warga. Namun, ancaman yang lebih halus dan persisten belakangan ini mulai terasa: sistem informasi desa yang mengelola data kependudukan diretas, menyebabkan kekacauan administrasi; masifnya hoaks di media sosial mengenai krisis pangan dan kebijakan pemerintah memicu keresahan; serta upaya infiltrasi ideologi radikal yang menjanjikan solusi instan atas masalah sosial.
Di tengah situasi ini, Ibu Siti, seorang guru SD, secara aktif menggalakkan literasi digital dan nilai-nilai Pancasila di sekolah. Bapak Budi, Kepala Puskesmas, tidak hanya fokus pada kesehatan fisik, tetapi juga memberikan edukasi kesehatan mental dan membendung informasi kesehatan palsu. Sementara itu, Pak Arya, seorang ASN di kantor kecamatan, berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memulihkan sistem yang diretas dan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya verifikasi informasi.
Berdasarkan narasi di atas, tindakan yang paling tepat menggambarkan esensi Bela Negara kontemporer dan paling efektif dalam memperkuat Ketahanan Nasional Desa Makmur Jaya di tengah kompleksitas ancaman yang dihadapi adalah...
A
Mengaktifkan siskamling dan pelatihan milisi rakyat sebagai respons utama terhadap ancaman di perbatasan, sembari menunggu bantuan dari aparat keamanan pusat.
B
Kolaborasi sinergis antara Ibu Siti (guru), Bapak Budi (dokter), dan Pak Arya (ASN) dalam membangun ketahanan masyarakat melalui literasi digital, edukasi kesehatan mental, serta pemulihan dan edukasi sistem informasi, sebagai respons terhadap ancaman non-militer.
C
Memprioritaskan pembangunan firewall dan sistem keamanan siber yang canggih untuk melindungi data desa, serta mengadakan seminar anti-radikalisme yang melibatkan tokoh agama.
D
Pembentukan gugus tugas khusus penanggulangan hoaks dan radikalisme yang beranggotakan perwakilan tokoh masyarakat, pemuda, dan aparat desa untuk melakukan filter informasi dan penindakan.
E
Peningkatan alokasi anggaran desa untuk program pemberdayaan ekonomi masyarakat dan diversifikasi sumber penghasilan guna membentengi diri dari manipulasi isu ekonomi.
NO. 49
Link Soal
Dalam sejarah diplomasi Asia Tenggara, Deklarasi ZOPFAN merupakan produk hukum yang disepakati pada momentum...
A
KTT ASEAN I
B
KTT ASEAN III
C
KTT ASEAN V
D
KTT ASEAN II
E
KTT ASEAN IV
NO. 50
Link Soal
Indonesia, sebagai negara kepulauan yang kaya akan sumber daya alam dan budaya, menghadapi tantangan Bela Negara yang semakin kompleks. Selain ancaman militer tradisional, muncul ancaman non-militer seperti perang siber, penyebaran hoaks yang masif, krisis lingkungan, hingga intervensi ekonomi asing. Dalam konteks tantangan Bela Negara yang multidimensional ini, wujud pengabdian yang paling relevan dan strategis bagi seorang warga negara profesional muda yang bergelut di bidang teknologi informasi adalah...
A
Mendaftar sebagai anggota aktif Komponen Cadangan untuk siap diterjunkan dalam operasi pertahanan siber.
B
Menginisiasi dan terlibat dalam kampanye edukasi literasi digital secara masif untuk memerangi hoaks dan radikalisme di dunia maya.
C
Mengembangkan dan menerapkan solusi teknologi mutakhir untuk memperkuat infrastruktur keamanan siber nasional serta sistem deteksi dini ancaman digital.
D
Melaporkan setiap konten negatif dan akun penyebar hoaks kepada pihak berwenang melalui kanal resmi yang tersedia.
E
Berpartisipasi aktif dalam forum diskusi publik untuk menyuarakan pentingnya kesadaran Bela Negara di era digital.