PRIVAT ASN FAJAR

Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bela Negara

Halaman 5. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.

Pada tahun 1950-an, Desa Pancaran mengalami tekanan hebat dari kelompok-kelompok separatis yang ingin memisahkan diri dari negara kesatuan. Para penduduk, mulai dari petani hingga perangkat desa, bahu-membahu membentuk barisan pertahanan rakyat, menggunakan alat seadanya untuk menjaga keamanan desa, melindungi jalur logistik, dan menyebarkan semangat persatuan di tengah ancaman disintegrasi. Semangat bela negara saat itu terwujud dalam bentuk perlawanan fisik, pengorbanan langsung, dan gotong royong yang erat dalam mempertahankan wilayah. Generasi penerus Desa Pancaran, kini di era 2020-an, tidak lagi dihadapkan pada ancaman separatis bersenjata secara langsung. Namun, mereka menghadapi tantangan yang tak kalah serius: penyebaran ideologi radikal melalui media sosial, eksploitasi sumber daya alam secara ilegal oleh pihak asing, serta masifnya informasi palsu yang berpotensi memecah belah bangsa. Komunitas di Desa Pancaran meresponsnya dengan aktif dalam literasi digital, mengorganisir patroli siber untuk melawan hoaks, mengkampanyekan pelestarian lingkungan, serta memperkuat ekonomi lokal melalui UMKM berbasis kearifan lokal. Bela negara di era ini terwujud dalam bentuk kesadaran digital, kepedulian lingkungan, serta penguatan identitas nasional melalui jalur non-militer. Berdasarkan narasi di atas, perbandingan paling tepat mengenai pergeseran penerapan Bela Negara dari masa lalu ke masa kini di Desa Pancaran adalah...
A
Bela Negara bergeser dari penekanan pada pertahanan fisik dan teritorial menjadi fokus pada pertahanan non-fisik seperti ideologi, lingkungan, dan ekonomi, menuntut adaptasi strategi yang lebih kompleks.
B
Partisipasi masyarakat dalam Bela Negara di masa kini bersifat lebih individualistik dan kurang terorganisir, berbeda dengan semangat kolektif di masa lalu.
C
Ancaman terhadap Bela Negara di masa lalu lebih konkret dan mudah diidentifikasi, sedangkan di masa kini ancamannya bersifat abstrak dan tidak memerlukan partisipasi langsung.
D
Penerapan Bela Negara di masa lalu hanya melibatkan aparatur negara, sementara di masa kini telah meluas hingga ke seluruh lapisan masyarakat.
E
Relevansi Bela Negara di masa kini semakin menurun karena tantangan yang dihadapi tidak lagi terkait langsung dengan kedaulatan negara.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Menurut konsep pertahanan rakyat semesta (Sishankamrata), setiap individu warga negara memiliki peran dalam menjaga keamanan negara. Di era modern ini, bentuk peran seperti apa yang paling relevan untuk diwujudkan oleh warga negara?
A
Mengikuti pelatihan militer secara penuh waktu dan profesional.
B
Menyebarluaskan nilai-nilai kebangsaan melalui platform media sosial.
C
Menghindari segala bentuk interaksi dengan individu atau kelompok dari negara asing.
D
Secara sukarela mendaftarkan diri sebagai relawan militer di negara lain.
E
Mendelegasikan sepenuhnya tanggung jawab keamanan negara kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Produk-produk UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) dalam negeri seringkali diremehkan dibandingkan produk asing, padahal kualitasnya tidak kalah. Pembelian produk UMKM domestik dianggap sebagai bentuk kontribusi dalam mempertahankan keutuhan NKRI. Mengapa demikian?
A
Karena mendukung UMKM secara langsung memperkuat ideologi bangsa.
B
Karena pembelian produk UMKM mengukuhkan komitmen politik para pemimpin bangsa.
C
Karena hal tersebut berkontribusi besar pada penguatan perekonomian masyarakat kecil.
D
Karena tindakan ini membantu dalam menjalin kekuatan kehidupan sosial masyarakat.
E
Karena itu adalah bentuk penghargaan terhadap kreativitas dan karya masyarakat lokal.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Dalam konteks ancaman kontemporer yang semakin kompleks, seperti perang siber, penyebaran disinformasi masif, dan upaya perpecahan bangsa melalui media sosial, konsep bela negara bagi setiap warga negara tidak lagi semata-mata diartikan sebagai angkat senjata. Manakah bentuk partisipasi bela negara yang paling krusial dan dapat diterapkan oleh setiap individu warga negara untuk menghadapi ancaman-ancaman tersebut?
A
Meningkatkan kemampuan fisik dan keterampilan militer melalui pelatihan rutin yang diselenggarakan pemerintah.
B
Aktif dalam gerakan sosial yang menuntut transparansi pemerintah dan akuntabilitas pejabat publik.
C
Membangun literasi digital yang kuat, kritis dalam menerima informasi, serta menyebarkan nilai-nilai persatuan dan kesatuan di segala platform.
D
Mendukung sepenuhnya setiap kebijakan luar negeri pemerintah untuk menunjukkan soliditas bangsa di mata internasional.
E
Berpartisipasi dalam program-program pembangunan ekonomi nasional untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Ancaman non-tradisional atau nirmiliter menjadi tantangan serius bagi pertahanan negara saat ini. Manakah di antara berikut ini yang TIDAK termasuk dalam upaya bela negara menghadapi ancaman nirmiliter?
A
Penguatan ideologi Pancasila di kalangan mahasiswa
B
Operasi militer perang untuk menjaga perbatasan
C
Pemberantasan peredaran narkoba oleh aparat kepolisian
D
Penggunaan produk dalam negeri untuk menjaga stabilitas ekonomi
E
Diplomasi budaya untuk meredam klaim budaya asing

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Dalam menghadapi tantangan globalisasi dan kemajuan teknologi informasi, konsep Bela Negara tidak lagi hanya terbatas pada aspek pertahanan militer konvensional. Transformasi digital yang membawa ancaman hibrida seperti serangan siber, penyebaran disinformasi, dan erosi nilai-nilai Pancasila menuntut adaptasi pemahaman dan implementasi Bela Negara. Mengingat kompleksitas ancaman tersebut, pernyataan yang paling tepat menggambarkan esensi dan prioritas Bela Negara di era kontemporer adalah:
A
Fokus utama adalah modernisasi alutsista dan peningkatan kapabilitas siber militer untuk menghadapi perang siber.
B
Mendorong partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kedaulatan informasi dan memperkuat ideologi Pancasila melalui literasi digital dan pengembangan karakter.
C
Mewajibkan setiap warga negara mengikuti pelatihan militer dasar sebagai bentuk kesiapsiagaan fisik menghadapi ancaman dari luar.
D
Pemerintah harus sepenuhnya mengendalikan arus informasi di media sosial untuk mencegah penyebaran hoaks dan konten radikal.
E
Prioritas utama adalah penguatan sektor ekonomi nasional secara mandiri agar tidak bergantung pada investasi asing dan meminimalisir intervensi.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Krisis energi global berpotensi menjadi ancaman serius bagi keamanan suatu negara. Dalam konteks Bela Negara, bagaimana kebijakan pemerintah yang berorientasi pada menjaga kedaulatan energi dapat berkontribusi pada ketahanan nasional?
A
Mengurangi investasi dalam pengembangan energi terbarukan.
B
Memprioritaskan penggunaan bahan bakar fosil yang diimpor dari luar negeri.
C
Mengembangkan sumber energi terbarukan dan meningkatkan produksi energi dari dalam negeri.
D
Menerapkan pembatasan ketat terhadap penggunaan energi di sektor-sektor industri.
E
Mengutamakan impor energi dari negara-negara tetangga sebagai solusi utama.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Pertempuran Ambarawa merupakan salah satu peristiwa heroik dalam upaya mempertahankan kemerdekaan. Dalam palagan ini, pasukan TKR dan rakyat berjuang mengusir pihak...
A
Tentara Sekutu (Inggris)
B
Tentara Kekaisaran Jepang
C
Pasukan NICA Belanda
D
Pasukan Gurkha bayaran
E
Tentara Amerika Serikat

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Di era digitalisasi yang semakin pesat, ancaman terhadap kedaulatan negara tidak hanya datang dalam bentuk agresi militer konvensional, tetapi juga melalui serangan siber, penyebaran hoaks masif, dan upaya disinformasi yang merusak persatuan bangsa. Sebagai seorang warga negara yang sadar akan pentingnya bela negara, tindakan konkret apakah yang paling strategis dan relevan untuk Anda lakukan dalam menghadapi ancaman non-militer tersebut?
A
Melaporkan setiap konten negatif di media sosial kepada pihak berwenang dan mendesak pemerintah untuk memperketat sensor.
B
Meningkatkan kemampuan fisik dan mengikuti pelatihan dasar kemiliteran sebagai persiapan untuk wajib militer jika negara memanggil.
C
Mengembangkan literasi digital pribadi yang tinggi, aktif menyaring informasi sebelum menyebarkannya, serta proaktif mengedukasi lingkungan sekitar tentang bahaya disinformasi.
D
Berpartisipasi aktif dalam demonstrasi menentang penyebaran berita bohong dan menuntut keadilan bagi penyebar hoaks.
E
Hanya mempercayai informasi yang disebarkan oleh sumber berita resmi pemerintah dan menghindari media sosial.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Di era digitalisasi dan ancaman non-militer yang semakin kompleks seperti serangan siber, penyebaran hoaks, dan pandemi, pemahaman dan implementasi Bela Negara bagi warga negara Indonesia harus mengalami reorientasi dari sekadar konsep pertahanan fisik menjadi upaya komprehensif. Manakah pernyataan berikut yang paling tepat merepresentasikan esensi Bela Negara yang adaptif dan partisipatif bagi warga negara dalam menghadapi tantangan kontemporer tersebut?
A
Mengutamakan peningkatan jumlah personel militer dan alokasi anggaran pertahanan sebagai respons utama terhadap semua bentuk ancaman.
B
Menyerahkan sepenuhnya tanggung jawab pertahanan negara kepada TNI dan Polri, sementara warga negara cukup mematuhi hukum dan membayar pajak.
C
Berperan aktif dalam menjaga ruang siber dari disinformasi, mengembangkan inovasi teknologi untuk kemandirian bangsa, serta berkontribusi pada penanganan krisis kesehatan dan lingkungan, sesuai dengan profesi dan kapasitas masing-masing.
D
Menggalakkan program wajib militer bagi seluruh warga negara tanpa kecuali untuk memastikan kesiapan fisik dan mental dalam menghadapi invasi.
E
Memprioritaskan kerja sama internasional dan aliansi militer dengan negara-negara maju untuk menjamin keamanan nasional dari ancaman eksternal.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.