Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bela Negara
Halaman 5. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 41
Link Soal
Indonesia, sebagai negara kepulauan dengan keberagaman sosial dan budaya yang tinggi, menghadapi tantangan Bela Negara yang semakin kompleks di era digital ini. Ancaman tidak lagi terbatas pada agresi militer konvensional, melainkan juga merambah ke ranah siber, disinformasi, polarisasi sosial, dan eksploitasi sumber daya alam secara ilegal. Dalam konteks ini, partisipasi aktif masyarakat sipil, termasuk aparatur sipil negara (ASN), menjadi krusial.
Manakah di antara pernyataan berikut yang paling tepat mencerminkan esensi kontribusi ASN dalam Bela Negara menghadapi spektrum ancaman non-militer kontemporer tersebut?
A
Memastikan keamanan data pribadi dan instansi dari serangan siber, serta melaporkan konten radikal atau hoaks yang ditemukan di media sosial.
B
Menginisiasi program-program sosial untuk memberdayakan masyarakat di wilayah perbatasan guna memperkuat kedaulatan negara dari ancaman luar.
C
Menyelaraskan setiap kebijakan dan tindakan dalam pelayanan publik dengan nilai-nilai Pancasila, menjaga integritas, profesionalisme, serta aktif dalam menyaring dan mengklarifikasi informasi yang berpotensi memecah belah bangsa.
D
Berpartisipasi aktif dalam kegiatan gotong royong dan menjaga kebersihan lingkungan sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap pembangunan nasional.
E
Menggalang dana untuk membantu korban bencana alam di seluruh pelosok negeri sebagai wujud kepedulian sosial.
NO. 42
Link Soal
Dalam era globalisasi, isu-isu lingkungan hidup menjadi tantangan global yang memerlukan perhatian serius. Bagaimana seharusnya pemerintah Indonesia menanggapi seruan dan masukan terkait pengelolaan lingkungan dari negara-negara lain?
A
Mengelola lingkungan hidup berdasarkan prinsip dan kebutuhannya sendiri tanpa intervensi eksternal.
B
Menolak secara mutlak semua seruan pengelolaan lingkungan hidup yang datang dari negara lain.
C
Memanfaatkan seruan dan praktik lingkungan dari negara lain sebagai bahan referensi yang relevan.
D
Mengikuti sepenuhnya setiap tuntutan global terkait pengelolaan lingkungan hidup tanpa penyesuaian.
E
Mengabaikan segala bentuk kecaman atau kritik dari negara lain mengenai pengelolaan lingkungan.
NO. 43
Link Soal
Pada tahun 1965, Indonesia menghadapi upaya serius untuk mengganti ideologi Pancasila dengan komunisme. Bagaimana respons yang paling tepat untuk menghadapi tantangan internal ini?
A
Mengupayakan penyatuan antara kelompok agama dan ideologi komunisme.
B
Mencari keselarasan antara kelompok agama dan pandangan sekuler.
C
Memicu konflik antara kelompok beragama dan yang tidak beragama.
D
Memperkuat keselarasan nilai-nilai antara kelompok agama dan Pancasila.
E
Membangun kemitraan antara komunitas keagamaan dan pemerintah.
NO. 44
Link Soal
Dengan eskalasi ancaman terorisme global, bagaimana partisipasi aktif masyarakat berperan dalam upaya pencegahan radikalisasi sebagai manifestasi dari Bela Negara?
A
Bersikap acuh tak acuh terhadap paham radikal karena dianggap tidak berdampak pada kehidupan pribadi.
B
Secara proaktif melaporkan aktivitas atau individu yang mencurigakan, yang berpotensi mengarah pada radikalisme, kepada aparat berwenang.
C
Meningkatkan keterlibatan dalam kelompok radikal dengan tujuan untuk memahami perspektif mereka.
D
Sepenuhnya menyerahkan penanganan isu radikalisme kepada lembaga militer.
E
Menyebarluaskan doktrin radikal sebagai alat untuk menginisiasi perubahan.
NO. 45
Link Soal
Di tengah ancaman globalisasi yang berpotensi memengaruhi budaya bangsa, langkah apa yang paling tepat untuk melestarikan nilai-nilai kebangsaan?
A
Menutup diri dari semua bentuk pengaruh asing.
B
Mengadopsi budaya asing secara tidak selektif tanpa penyaringan.
C
Mendorong revitalisasi budaya lokal dan menginternalisasi nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.
D
Mengabaikan budaya lokal demi mengejar modernisasi.
E
Membiarkan generasi muda memilih budayanya sendiri tanpa arahan yang jelas.
NO. 46
Link Soal
Di Kota Swadaya, menjelang perhelatan akbar pemilihan kepala daerah, muncul sebuah entitas digital bernama 'Komunitas Pembela Kebenaran Sejati' di berbagai platform media sosial. Komunitas ini secara sistematis menyebarkan disinformasi dan narasi provokatif yang menuding bahwa salah satu kandidat memiliki agenda tersembunyi untuk mengubah dasar negara dan bahwa kebijakan pemerintah pusat saat ini sarat akan kepentingan asing yang merugikan rakyat. Meskipun informasi tersebut telah diverifikasi sebagai hoaks oleh lembaga berwenang, narasi ini berhasil memicu keresahan, kecurigaan, dan polarisasi tajam di tengah masyarakat. Beberapa diskusi daring bahkan berujung pada pertikaian verbal yang mengarah pada ancaman nyata terhadap kerukunan antarwarga. Kasus ini menunjukkan betapa rentannya persatuan bangsa terhadap ancaman non-militer di era digital.
Berdasarkan narasi tersebut, ancaman yang dihadapi bangsa ini secara fundamental bertentangan dengan esensi bela negara, terutama dalam konteks...
A
Pengamalan nilai-nilai Pancasila dan menjaga keutuhan ideologi negara.
B
Partisipasi aktif dalam sistem pertahanan keamanan rakyat semesta.
C
Pembangunan ekonomi nasional yang berdaya saing global.
D
Penegakan supremasi hukum dan keadilan tanpa pandang bulu.
E
Menjaga kedaulatan wilayah perbatasan negara dari infiltrasi asing.
NO. 47
Link Soal
Presiden Franklin D. Roosevelt mencetuskan 'The Four Freedoms' (Empat Kebebasan) yang menjadi landasan universal perlindungan HAM. Manakah di bawah ini yang termasuk dalam empat kebebasan tersebut?
A
Freedom of Speech, Freedom of Worship, Freedom from Want, Freedom from Fear
B
Freedom of Speech, Freedom of Worship, Freedom of Owning, Freedom from Poor
C
Freedom of Speech, Freedom of Worship, Freedom of Owning, Freedom from Fear
D
Freedom of Speech, Freedom of Worship, Freedom from Want, Freedom from Poor
E
Freedom of Speech, Freedom of Worship, Freedom from Knowing, Freedom from Fear
NO. 48
Link Soal
Di era digital dengan maraknya penyebaran informasi palsu (hoaks) dan upaya delegitimasi negara dari pihak eksternal maupun internal, bentuk bela negara yang paling efektif dan relevan bagi seorang warga negara yang tidak memiliki latar belakang militer adalah...
A
Aktif mengikuti pelatihan militer dasar yang diselenggarakan pemerintah secara berkala.
B
Meningkatkan literasi digital, menyaring informasi secara kritis, serta melaporkan konten hoaks atau provokatif kepada pihak berwenang.
C
Bergabung dengan organisasi kemasyarakatan yang fokus pada pelestarian budaya dan tradisi lokal.
D
Berpartisipasi aktif dalam kegiatan sosial kemanusiaan untuk memperkuat solidaritas antarwarga negara.
E
Menjadi agen penyebar berita positif tentang pencapaian pemerintah di berbagai platform media sosial tanpa verifikasi ulang.
NO. 49
Link Soal
Di era digitalisasi dan globalisasi, ancaman terhadap kedaulatan negara tidak lagi terbatas pada agresi militer semata, namun juga mencakup serangan siber, disinformasi masif, hingga peretasan data pribadi warga negara. Jika seorang warga negara menemukan kelompok-kelompok siber terorganisir yang secara sistematis menyebarkan hoaks dan ujaran kebencian untuk memecah belah persatuan bangsa, apa bentuk kontribusi Bela Negara yang paling relevan dan efektif yang dapat ia lakukan sebagai individu?
A
Melakukan perlawanan siber mandiri dengan meretas balik kelompok tersebut untuk menghentikan aksinya.
B
Melaporkan temuan tersebut kepada aparat penegak hukum dan lembaga yang berwenang, serta aktif mengedukasi masyarakat tentang bahaya hoaks.
C
Menyebarkan informasi tandingan secara masif di media sosial untuk melawan narasi yang memecah belah.
D
Mengorganisir demonstrasi fisik menuntut pemerintah menindak tegas penyebar hoaks.
E
Cukup membatasi diri dari penyebaran hoaks dan tidak terlibat dalam diskusi daring yang berpotensi memecah belah.
NO. 50
Link Soal
Politik luar negeri Indonesia adalah 'Bebas Aktif'. Manakah tindakan berikut yang bertentangan dengan prinsip tersebut karena dianggap tidak mendukung semangat perdamaian?
A
Mengirim pasukan Garuda untuk misi perdamaian PBB
B
Menjadi mediator konflik antar negara tetangga
C
Memutus hubungan diplomatik secara sepihak tanpa alasan mendesak
D
Melakukan perdagangan alutsista dengan negara lain
E
Bekerja sama dengan negara adidaya dalam bidang ekonomi