Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bela Negara
Halaman 6. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 51
Link Soal
Dengan semakin maraknya ancaman siber, pentingnya peran pemerintah dalam meningkatkan literasi digital masyarakat menjadi sangat krusial. Apa manfaat utama dari literasi digital yang kuat bagi Bela Negara?
A
Meningkatkan kompetensi masyarakat dalam pemanfaatan internet secara umum.
B
Secara langsung mengurangi ancaman militer yang berasal dari luar negeri.
C
Mencegah penyebaran informasi palsu (hoaks) dan konten provokatif yang berpotensi mengancam stabilitas nasional.
D
Mengalihkan seluruh tanggung jawab keamanan siber kepada individu warga negara.
E
Mengurangi secara signifikan penggunaan teknologi informasi di kalangan warga.
NO. 52
Link Soal
Indonesia, sebagai negara kepulauan dengan keberagaman sosial dan budaya yang tinggi, menghadapi tantangan Bela Negara yang semakin kompleks di era digital ini. Ancaman tidak lagi terbatas pada agresi militer konvensional, melainkan juga merambah ke ranah siber, disinformasi, polarisasi sosial, dan eksploitasi sumber daya alam secara ilegal. Dalam konteks ini, partisipasi aktif masyarakat sipil, termasuk aparatur sipil negara (ASN), menjadi krusial.
Manakah di antara pernyataan berikut yang paling tepat mencerminkan esensi kontribusi ASN dalam Bela Negara menghadapi spektrum ancaman non-militer kontemporer tersebut?
A
Memastikan keamanan data pribadi dan instansi dari serangan siber, serta melaporkan konten radikal atau hoaks yang ditemukan di media sosial.
B
Menginisiasi program-program sosial untuk memberdayakan masyarakat di wilayah perbatasan guna memperkuat kedaulatan negara dari ancaman luar.
C
Menyelaraskan setiap kebijakan dan tindakan dalam pelayanan publik dengan nilai-nilai Pancasila, menjaga integritas, profesionalisme, serta aktif dalam menyaring dan mengklarifikasi informasi yang berpotensi memecah belah bangsa.
D
Berpartisipasi aktif dalam kegiatan gotong royong dan menjaga kebersihan lingkungan sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap pembangunan nasional.
E
Menggalang dana untuk membantu korban bencana alam di seluruh pelosok negeri sebagai wujud kepedulian sosial.
NO. 53
Link Soal
Dalam Sishankamrata (Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta), rakyat berfungsi sebagai kekuatan pendukung. Contoh partisipasi warga negara dalam bela negara di lingkungan masyarakat yang paling tepat adalah...
A
Ikut serta dalam pelatihan militer wajib setiap akhir pekan
B
Mengaktifkan kegiatan Siskamling (Sistem Keamanan Lingkungan) secara bergilir
C
Menjadi anggota komponen cadangan tanpa seleksi
D
Melakukan main hakim sendiri terhadap pelaku kejahatan
E
Menolak segala bentuk budaya asing yang masuk ke lingkungan
NO. 54
Link Soal
Bagaimana generasi muda dapat secara efektif berkontribusi dalam memperkuat Bela Negara melalui inovasi di bidang teknologi?
A
Menghindari inovasi teknologi karena dianggap kurang relevan dengan isu pertahanan negara.
B
Menciptakan solusi teknologi yang mendukung pertahanan nasional dan memajukan kemandirian bangsa.
C
Sepenuhnya bergantung pada teknologi dari negara lain untuk kebutuhan pertahanan.
D
Membatasi diri dari perkembangan teknologi yang berasal dari luar negeri.
E
Mengurangi pemanfaatan teknologi dalam kehidupan sehari-hari secara umum.
NO. 55
Link Soal
Di tengah derasnya arus informasi dan kemajuan teknologi digital, ancaman terhadap ketahanan nasional tidak lagi hanya berupa agresi militer, tetapi juga meliputi perang informasi melalui penyebaran hoaks, propaganda disinformasi, dan upaya peretasan data yang berpotensi memecah belah bangsa. Berdasarkan nilai-nilai Bela Negara, kontribusi paling esensial dan strategis yang dapat dilakukan oleh seorang warga negara untuk menjaga kedaulatan informasi dan persatuan nasional dalam konteks ancaman non-konvensional ini adalah...
A
Secara aktif melaporkan setiap akun atau konten yang terindikasi menyebarkan hoaks atau ujaran kebencian kepada platform digital dan aparat penegak hukum.
B
Mengembangkan dan menerapkan sistem keamanan siber pribadi yang canggih untuk melindungi data pribadi dan keluarga dari potensi peretasan.
C
Meningkatkan literasi digital diri, melakukan verifikasi silang terhadap setiap informasi yang diterima, serta menahan diri untuk tidak menyebarkan berita yang belum terkonfirmasi kebenarannya.
D
Bergabung dengan komunitas atau organisasi yang fokus pada pendidikan literasi digital dan keamanan siber untuk masyarakat luas.
E
Mendesak pemerintah untuk segera membentuk badan khusus yang bertugas memblokir situs-situs penyebar hoaks dan disinformasi secara masif.
NO. 56
Link Soal
Sub-materi: Integritas Data Nasional dan Ancaman Siber dalam Konteks Bela Negara.
Anda adalah seorang analis data senior di Kementerian Komunikasi dan Informatika. Baru-baru ini, Anda menemukan adanya upaya sistematis dari sebuah entitas asing yang tidak teridentifikasi untuk menyusup ke sistem database kependudukan nasional melalui serangkaian serangan siber canggih. Data yang ditargetkan sangat sensitif dan berpotensi disalahgunakan untuk destabilisasi sosial-politik jika jatuh ke tangan yang salah. Bersamaan dengan itu, atasan Anda, yang dikenal memiliki hubungan kurang baik dengan departemen keamanan siber, menginstruksikan Anda untuk tidak melaporkan insiden ini ke tim keamanan siber nasional (Badan Siber dan Sandi Negara/BSSN) dan sebaliknya, mencoba menanganinya secara internal dengan alasan menjaga reputasi kementerian serta 'efisiensi' proses. Anda juga menduga atasan Anda mungkin memiliki motif tersembunyi yang bertentangan dengan kepentingan negara.
Dalam situasi dilematis ini, tindakan mana yang paling mencerminkan prinsip Bela Negara, khususnya dalam aspek kesetiaan kepada Pancasila dan UUD 1945, serta rela berkorban untuk bangsa dan negara?
A
Melaporkan insiden upaya penyusupan siber dan dugaan tindakan atasan kepada Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) atau lembaga keamanan nasional yang berwenang, meskipun berisiko menghadapi konsekuensi dari atasan atau internal kementerian.
B
Berdiskusi secara langsung dengan atasan mengenai risiko keamanan data nasional yang tinggi dan mendesak untuk melibatkan tim keamanan siber nasional, seraya mencari solusi internal yang cepat.
C
Melakukan upaya maksimal untuk menangkis serangan siber tersebut secara mandiri dengan kemampuan yang ada, serta melaporkan hasilnya setelah situasi terkendali kepada atasan.
D
Mengajukan pengunduran diri karena merasa tidak mampu menghadapi tekanan dan dilema etika yang terjadi, demi menghindari keterlibatan lebih jauh.
E
Mencari dukungan dari serikat pekerja ASN atau Ombudsman untuk memediasi konflik dengan atasan dan melindungi diri dari potensi sanksi personal.
NO. 57
Link Soal
Bapak Budi adalah seorang Kepala Bidang di Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPTSP) Kabupaten Harmoni. Suatu hari, ia menerima permohonan izin usaha dari PT Aneka Raya, sebuah perusahaan besar. Selama proses verifikasi, Bapak Budi menemukan adanya celah dalam dokumen perizinan yang berpotensi merugikan lingkungan dan masyarakat sekitar jika tidak ditangani dengan benar. Beberapa kolega menyarankan untuk mempercepat proses karena 'pentingnya investasi', dan bahkan ada tawaran 'bantuan' tidak resmi agar proses diperlancar. Bapak Budi juga mendengar bisikan bahwa perusahaan tersebut memiliki koneksi kuat. Namun, ia teringat sumpah jabatannya sebagai ASN dan nilai-nilai bela negara untuk menjaga integritas bangsa. Tindakan yang paling tepat yang menunjukkan implementasi nilai bela negara Bapak Budi sebagai seorang ASN dalam situasi tersebut adalah...
A
Tetap pada prosedur, menunda penerbitan izin hingga semua persyaratan terpenuhi dan dampak lingkungan teratasi, meskipun mendapat tekanan dari berbagai pihak.
B
Melakukan koordinasi intensif dengan pihak perusahaan dan kolega untuk mencari 'jalan tengah' agar izin dapat segera diterbitkan tanpa menimbulkan konflik yang berarti.
C
Menerima tawaran 'bantuan' tidak resmi dengan syarat memastikan semua prosedur tetap dijalankan secara formal untuk menghindari masalah di kemudian hari.
D
Melaporkan tekanan yang diterima kepada atasan dan menunggu arahan lebih lanjut tanpa mengambil keputusan sendiri, agar tidak salah langkah dan berisiko.
E
Mengabaikan celah tersebut demi percepatan investasi dan menghindari konflik dengan pihak perusahaan, mengingat pentingnya investasi bagi daerah dan citra pemerintah.
NO. 58
Link Soal
Dalam menghadapi dinamika ancaman kontemporer yang mencakup bukan hanya agresi militer, tetapi juga perang informasi, ideologi transnasional, dan disinformasi di era digital, konsep Bela Negara bagi warga negara Indonesia harus diaktualisasikan secara komprehensif. Manakah pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan esensi aktualisasi Bela Negara yang paling mendasar dan menyeluruh dalam konteks tersebut?
A
Meningkatkan kapabilitas pertahanan siber individu dan kolektif untuk menangkal serangan digital dan propaganda asing.
B
Aktif dalam setiap kegiatan kemasyarakatan yang mendukung pembangunan infrastruktur fisik dan ekonomi nasional.
C
Memperkuat pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam setiap aspek kehidupan sebagai landasan ideologi dan karakter bangsa.
D
Berpartisipasi aktif dalam kegiatan patroli keamanan lingkungan atau kelompok relawan sosial untuk menjaga ketertiban umum.
E
Menguasai teknologi informasi dan komunikasi terkini untuk bersaing di pasar global dan meningkatkan daya saing bangsa.
NO. 59
Link Soal
Peristiwa Bandung Lautan Api merupakan bentuk strategi pertahanan yang unik. Alasan utama para pejuang membumihanguskan kota Bandung bagian selatan adalah...
A
Untuk menjebak pasukan Sekutu dalam kobaran api
B
Mencegah tentara Sekutu dan NICA menggunakan kota Bandung sebagai markas militer strategis
C
Bentuk protes terhadap pemerintah pusat yang memerintahkan pengosongan kota
D
Kalah dalam persenjataan sehingga memilih mundur total
E
Instruksi langsung dari Jenderal Soedirman untuk melakukan sabotase
NO. 60
Link Soal
Menurut Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara, kelompok mana yang dikategorikan sebagai komponen cadangan dalam sistem pertahanan negara?
A
Pegawai Negeri Sipil (PNS).
B
Warga negara Indonesia yang telah menjalani pelatihan atau pendidikan dasar kemiliteran.
C
Kalangan pelajar dan mahasiswa.
D
Aparatur Sipil Negara (ASN) dan anggota kepolisian.
E
Mantan anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI).