PRIVAT ASN FAJAR

Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bela Negara

Halaman 8. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.

Tentara PETA (Pembela Tanah Air) dibentuk pada masa pendudukan Jepang. Tujuan awal Jepang membentuk kesatuan militer ini adalah...
A
Mempersiapkan angkatan perang untuk Indonesia merdeka
B
Melatih pemuda Indonesia agar siap melawan Belanda
C
Mendapatkan bantuan pasukan dalam menghadapi Perang Pasifik
D
Menjaga keamanan internal wilayah jajahan
E
Membentuk kader pemimpin masa depan

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Di tengah kompleksitas ancaman non-militer global seperti disinformasi masif, perang siber, dan infiltrasi ideologi asing, konsep Bela Negara menuntut pemahaman yang lebih holistik dari warga negara. Mengacu pada landasan konstitusional dan ideologi bangsa, bentuk implementasi Bela Negara yang paling mendasar dan berkelanjutan bagi setiap warga negara Indonesia dalam menghadapi tantangan kontemporer adalah...
A
Aktif mengikuti program pelatihan kemiliteran atau komponen cadangan untuk memperkuat pertahanan fisik negara.
B
Meningkatkan kemampuan literasi digital dan kritis dalam menyaring informasi guna melawan hoaks dan propaganda yang merusak persatuan.
C
Mengembangkan inovasi dan kreativitas di berbagai sektor guna memperkuat kemandirian ekonomi serta daya saing bangsa.
D
Menginternalisasi dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar moral dan etika dalam setiap aspek kehidupan serta menyebarkan semangat kebangsaan.
E
Berperan aktif dalam pengawasan dan pelaporan potensi ancaman keamanan lingkungan kepada pihak berwajib.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Konflik di area perbatasan dapat membahayakan keutuhan sebuah negara. Dalam konteks Bela Negara, tindakan pemerintah yang paling tepat untuk memperkuat pengamanan di wilayah perbatasan adalah...
A
Mengurangi jumlah personel militer yang ditempatkan di wilayah perbatasan.
B
Mengembangkan fasilitas infrastruktur dan meningkatkan patroli militer serta kepolisian di area perbatasan.
C
Sepenuhnya mempercayakan pengawasan perbatasan kepada negara-negara tetangga.
D
Melimpahkan tanggung jawab pengawasan perbatasan kepada entitas sektor swasta.
E
Menerapkan pembatasan akses bagi penduduk lokal ke wilayah perbatasan.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Di tengah masifnya serangan siber global dan kebutuhan mendesak akan keamanan data negara, seorang ahli keamanan siber warga negara Indonesia menemukan kerentanan kritis pada infrastruktur digital vital milik pemerintah. Daripada segera melaporkan temuan tersebut kepada Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) atau instansi berwenang lainnya, ia memilih untuk mendokumentasikannya dan mempublikasikannya dalam sebuah blog pribadi yang dapat diakses secara luas, dengan alasan ingin meningkatkan kesadaran publik tentang bahaya siber. Bagaimana tindakan ahli siber tersebut dapat dievaluasi berdasarkan nilai-nilai dasar Bela Negara?
A
Tindakannya adalah wujud dari keterbukaan informasi dan hak kebebasan berekspresi, yang juga merupakan bagian dari hak asasi warga negara.
B
Tindakannya mencerminkan kontribusi positif dalam edukasi publik, namun keliru dalam metode pelaporan yang seharusnya mengutamakan keamanan nasional.
C
Tindakannya menunjukkan ketidakpahaman terhadap esensi Bela Negara yang menuntut partisipasi aktif dalam pertahanan negara, termasuk di ranah siber.
D
Tindakannya secara tidak langsung membahayakan keamanan nasional karena mengekspos kerentanan tanpa mitigasi, melanggar prinsip kesadaran berbangsa dan bernegara.
E
Tindakannya merupakan bentuk modern dari Bela Negara, di mana transparansi dan partisipasi individu menjadi kunci pertahanan di era digital.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Dalam konteks Bela Negara, upaya apa yang dapat dilakukan untuk mempertahankan kedaulatan bangsa di tengah ancaman perubahan iklim?
A
Mengabaikan isu perubahan iklim dan hanya memfokuskan pada ancaman militer tradisional.
B
Mengembangkan inovasi teknologi ramah lingkungan serta menjaga kelestarian sumber daya alam.
C
Mengandalkan negara lain sepenuhnya untuk penanggulangan dampak perubahan iklim.
D
Mengurangi perhatian terhadap masalah lingkungan hidup di tingkat nasional.
E
Menyerahkan penanganan isu lingkungan kepada organisasi internasional.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Ancaman nirmiliter di era globalisasi bisa merusak kedaulatan negara melalui bidang ekonomi. Serbuan produk asing yang mematikan UMKM lokal adalah contoh nyata. Sikap bela negara yang paling tepat bagi seorang warga negara dalam menghadapi ancaman ini adalah...
A
Melarang masuknya seluruh turis asing ke Indonesia
B
Melakukan aksi boikot terhadap semua produk impor tanpa terkecuali
C
Mencintai dan memprioritaskan penggunaan produk dalam negeri
D
Meminta pemerintah menutup seluruh akses perdagangan bebas
E
Bergantung sepenuhnya pada subsidi pemerintah

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Ancaman militer adalah ancaman yang menggunakan kekuatan bersenjata. Berikut ini yang BUKAN termasuk ancaman militer adalah...
A
Agresi militer asing
B
Spionase (Mata-mata)
C
Sabotase objek vital
D
Penyalahgunaan narkoba
E
Pelanggaran wilayah oleh kapal perang

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Dalam konteks globalisasi dan revolusi industri 4.0, ancaman terhadap kedaulatan negara tidak lagi hanya bersifat fisik, melainkan juga merambah ruang siber. Fenomena penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan campur tangan asing melalui media sosial telah menjadi tantangan serius yang dapat mengikis persatuan bangsa dan mengancam keamanan nasional. Sebagai seorang warga negara yang memahami esensi Bela Negara, tindakan konkret paling efektif yang harus diutamakan dalam menghadapi ancaman siber tersebut adalah...
A
Melaporkan setiap konten negatif kepada pihak berwajib dan menghindari penyebaran informasi yang belum terverifikasi.
B
Mengabaikan informasi yang mencurigakan dan hanya membagikan konten positif untuk menjaga suasana kondusif.
C
Berpartisipasi aktif dalam diskusi daring untuk mengklarifikasi hoaks dan menyebarkan narasi kebangsaan yang positif.
D
Mengembangkan kemampuan literasi digital diri sendiri dan mendorong komunitas untuk memverifikasi informasi secara kritis.
E
Menuntut pemerintah untuk memperketat regulasi siber dan melakukan pemblokiran massal terhadap situs atau akun penyebar hoaks.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Desa Makmur, sebuah wilayah perbatasan yang strategis, sedang dihadapkan pada ancaman multidimensional yang menguji ketahanan nasional. Kampanye disinformasi masif yang bersumber dari luar negeri, menyebarkan narasi provokatif dan hoaks melalui media sosial, bertujuan merongrong persatuan dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Bersamaan dengan itu, praktik ekonomi ilegal berupa penyelundupan barang dan dumping produk dari negara tetangga telah melemahkan sektor pertanian lokal, memicu kesulitan ekonomi dan keresahan sosial. Di tengah situasi ini, Ibu Siti (guru), dr. Budi (kepala puskesmas), dan Pak Rahman (aparat sipil negara di kantor desa) berkoordinasi untuk mengimplementasikan Bela Negara sesuai peran profesionalnya. Berdasarkan skenario tersebut, bentuk implementasi Bela Negara yang paling komprehensif, strategis, dan berkontribusi signifikan terhadap penguatan Ketahanan Nasional dalam menghadapi ancaman gabungan ini adalah...
A
Ibu Siti menginisiasi program pendidikan kewarganegaraan berbasis literasi digital untuk menangkal hoaks dan radikalisme, dr. Budi menggalakkan gerakan ketahanan pangan lokal serta edukasi gizi masyarakat, dan Pak Rahman mengkoordinasikan penguatan ekonomi kreatif desa dan pengawasan barang ilegal di perbatasan secara partisipatif.
B
Ibu Siti membentuk kelompok diskusi untuk mengkaji kembali nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945, dr. Budi memimpin upaya penanganan masalah kesehatan mental akibat tekanan ekonomi, dan Pak Rahman mengajukan permohonan bantuan dana darurat kepada pemerintah pusat untuk stimulus ekonomi.
C
Ibu Siti menyelenggarakan lomba cerdas cermat tentang sejarah perjuangan bangsa, dr. Budi memberikan penyuluhan tentang pentingnya vaksinasi dan kebersihan lingkungan, dan Pak Rahman fokus pada peningkatan kualitas pelayanan administrasi publik desa agar masyarakat merasa terlayani dengan baik.
D
Ibu Siti memimpin aksi damai penolakan terhadap narasi disinformasi dan produk asing di media sosial, dr. Budi mendirikan posko pengobatan gratis untuk warga terdampak, dan Pak Rahman bekerja sama dengan aparat keamanan untuk menindak penyebar hoaks dan penyelundup.
E
Ibu Siti mengembangkan kurikulum lokal yang menekankan identitas budaya dan kearifan lokal, dr. Budi melatih kader kesehatan desa untuk respons cepat bencana non-alam, dan Pak Rahman membangun sistem informasi desa untuk mempercepat penyebaran informasi positif dan akurat.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Di era digital, ancaman terhadap negara tidak lagi hanya berupa serangan militer (non-konvensional). Berikut ini yang merupakan contoh implementasi Bela Negara bagi seorang ahli IT (Teknologi Informasi) dalam menghadapi ancaman nirmiliter adalah...
A
Mengikuti wajib militer dan latihan menembak.
B
Menciptakan sistem keamanan siber (cyber security) untuk melindungi data strategis negara dari peretas.
C
Menutup semua akses internet asing masuk ke Indonesia.
D
Menyebarkan propaganda pemerintah di media sosial.
E
Membatasi penggunaan teknologi asing di masyarakat.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.