PRIVAT ASN FAJAR

Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bela Negara

Halaman 9. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.

Di era digitalisasi dan ancaman non-militer yang semakin kompleks seperti serangan siber, penyebaran hoaks, dan pandemi, pemahaman dan implementasi Bela Negara bagi warga negara Indonesia harus mengalami reorientasi dari sekadar konsep pertahanan fisik menjadi upaya komprehensif. Manakah pernyataan berikut yang paling tepat merepresentasikan esensi Bela Negara yang adaptif dan partisipatif bagi warga negara dalam menghadapi tantangan kontemporer tersebut?
A
Mengutamakan peningkatan jumlah personel militer dan alokasi anggaran pertahanan sebagai respons utama terhadap semua bentuk ancaman.
B
Menyerahkan sepenuhnya tanggung jawab pertahanan negara kepada TNI dan Polri, sementara warga negara cukup mematuhi hukum dan membayar pajak.
C
Berperan aktif dalam menjaga ruang siber dari disinformasi, mengembangkan inovasi teknologi untuk kemandirian bangsa, serta berkontribusi pada penanganan krisis kesehatan dan lingkungan, sesuai dengan profesi dan kapasitas masing-masing.
D
Menggalakkan program wajib militer bagi seluruh warga negara tanpa kecuali untuk memastikan kesiapan fisik dan mental dalam menghadapi invasi.
E
Memprioritaskan kerja sama internasional dan aliansi militer dengan negara-negara maju untuk menjamin keamanan nasional dari ancaman eksternal.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Bagaimanakah kontribusi pendidikan Bela Negara yang diterapkan di lingkungan sekolah dalam membangun dan memperkuat ketahanan nasional di masa mendatang?
A
Menanamkan perasaan takut yang berlebihan terhadap potensi ancaman dari luar.
B
Menekankan pentingnya kepatuhan absolut tanpa pemikiran kritis kepada pemerintah.
C
Memupuk rasa cinta tanah air dan menumbuhkan kesadaran akan tanggung jawab sosial terhadap bangsa.
D
Meningkatkan kompetensi bersaing di kancah global tanpa mempertimbangkan nilai-nilai lokal.
E
Mengabaikan pengajaran ideologi dan hanya berfokus pada mata pelajaran akademik lainnya.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Dalam menghadapi krisis energi global, langkah strategis apa yang harus diambil untuk memperkuat ketahanan energi Indonesia sebagai bagian dari upaya Bela Negara?
A
Meningkatkan ketergantungan pada impor bahan bakar fosil.
B
Mengesampingkan sumber energi terbarukan karena pertimbangan biaya awal yang tinggi.
C
Mengembangkan sumber energi terbarukan dan meningkatkan kemandirian dalam produksi energi.
D
Mengurangi alokasi investasi di seluruh sektor energi.
E
Menyerahkan sepenuhnya pengelolaan sektor energi kepada negara lain.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Di lereng Gunung Merapi, terpencil Desa Makmur tengah menghadapi krisis pangan akibat gagal panen berkepanjangan dan ancaman separatisme budaya dari kelompok asing yang berusaha memecah belah persatuan. Bapak Rahman, seorang kepala desa yang dihormati, tidak tinggal diam. Dengan semangat membara, ia mengumpulkan seluruh warga, menyusun strategi swasembada pangan dengan memanfaatkan lahan kosong, dan menggalakkan kembali tradisi gotong royong serta kesenian daerah yang telah lama pudar. Ia mengingatkan warga akan pentingnya menjaga keutuhan wilayah dan kearifan lokal sebagai bagian tak terpisahkan dari identitas bangsa, bahkan di saat paling sulit sekalipun. Tindakannya berhasil menyatukan kembali masyarakat dan membangkitkan rasa cinta tanah air yang kokoh. Semangat dan tindakan Bapak Rahman ini paling tepat merefleksikan nilai-nilai bela negara yang pernah dicontohkan oleh tokoh nasional siapa?
A
Jenderal Sudirman
B
Ki Hajar Dewantara
C
R.A. Kartini
D
Sutan Syahrir
E
Mohammad Hatta

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Seorang warga negara Indonesia yang memiliki kesadaran tinggi akan pentingnya pertahanan negara, berkeinginan untuk berpartisipasi aktif dalam upaya bela negara. Namun, ia ingin memastikan bahwa partisipasinya tidak hanya bersifat formalitas, melainkan mencerminkan esensi sejati dari bela negara yang selaras dengan nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, khususnya dalam konteks non-militer. Manakah bentuk partisipasi bela negara yang paling fundamental dan komprehensif bagi warga negara dalam situasi damai, yang juga memperkuat ketahanan nasional secara holistik?
A
Aktif mengikuti pelatihan dasar kemiliteran yang diselenggarakan pemerintah bagi warga sipil guna mempersiapkan diri dalam kondisi darurat militer.
B
Mendukung penuh setiap kebijakan pemerintah terkait peningkatan anggaran militer dan pengadaan alat utama sistem persenjataan (alutsista) sebagai bentuk kepedulian.
C
Mengembangkan potensi diri secara optimal di bidang profesi masing-masing, berinovasi, dan berkontribusi pada pembangunan nasional untuk mewujudkan kemajuan bangsa serta kesejahteraan umum.
D
Mengorganisir demonstrasi damai untuk menuntut pemerintah lebih tegas dalam menjaga kedaulatan wilayah perbatasan dari ancaman luar.
E
Menyebarkan informasi positif tentang Indonesia di media sosial untuk melawan narasi negatif dari pihak asing dan menjaga citra baik negara.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Bagaimana masyarakat dapat berkontribusi dalam mengatasi ancaman radikalisme di dunia maya sebagai bagian dari upaya Bela Negara?
A
Menghindari penggunaan platform media sosial sepenuhnya.
B
Secara aktif melawan narasi radikal dengan menyebarkan pesan damai dan persatuan kebangsaan di media sosial.
C
Membatasi kebebasan berpendapat di platform media sosial.
D
Mendelegasikan seluruh pengawasan dunia maya kepada pemerintah.
E
Memblokir akses internet di beberapa wilayah tertentu.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Ancaman militer adalah ancaman yang menggunakan kekuatan bersenjata. Berikut ini yang BUKAN termasuk ancaman militer adalah...
A
Agresi militer asing
B
Spionase (Mata-mata)
C
Sabotase objek vital
D
Penyalahgunaan narkoba
E
Pelanggaran wilayah oleh kapal perang

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Mengingat ketahanan pangan adalah bagian integral dari Bela Negara, apa strategi utama pemerintah untuk mencapai kedaulatan pangan nasional?
A
Mengurangi volume produksi pertanian di dalam negeri.
B
Meningkatkan tingkat ketergantungan pada impor bahan pangan.
C
Mendorong inovasi di sektor pertanian dan memperkuat produksi pangan lokal.
D
Menyerahkan pengelolaan sektor pangan sepenuhnya kepada pihak asing.
E
Memfokuskan investasi hanya pada produk pangan yang diekspor.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Dalam era informasi yang serbacepat, Indonesia menghadapi ancaman siber berupa kampanye disinformasi dan propaganda sistematis dari aktor asing yang bertujuan memecah belah persatuan bangsa, merusak kepercayaan publik terhadap institusi negara, dan melemahkan ideologi Pancasila. Ancaman ini tidak melibatkan kekuatan militer fisik, melainkan manipulasi opini publik secara masif melalui berbagai platform digital. Sebagai seorang warga negara Indonesia yang memahami nilai-nilai Bela Negara, respons paling tepat dan strategis yang harus Anda tunjukkan dalam menghadapi ancaman non-militer tersebut adalah...
A
Melaporkan setiap akun atau konten mencurigakan yang terindikasi menyebarkan disinformasi kepada aparat penegak hukum dan Kominfo untuk ditindaklanjuti secara hukum.
B
Secara aktif menyebarkan narasi tandingan yang positif dan informasi valid tentang keberhasilan pemerintah serta nilai-nilai kebangsaan melalui platform media sosial pribadi untuk membendung propaganda.
C
Mengembangkan dan mengaplikasikan literasi digital serta kemampuan berpikir kritis secara mandiri untuk membedakan informasi yang benar dari yang palsu, sekaligus berperan aktif menyosialisasikan pentingnya verifikasi informasi kepada lingkungan terdekat.
D
Mengabaikan sepenuhnya konten-konten provokatif tersebut dan fokus pada aktivitas nyata di lingkungan fisik karena ancaman siber dianggap tidak relevan dengan kehidupan sehari-hari.
E
Mengusulkan kepada pemerintah untuk memberlakukan sensor internet yang ketat dan memblokir total semua platform media sosial yang terbukti menjadi sarang disinformasi demi menjaga stabilitas nasional.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Beberapa tahun terakhir, Indonesia menghadapi gelombang masif disinformasi dan hoaks yang disebarkan melalui platform digital, seringkali berasal dari aktor non-negara, baik dari dalam maupun luar negeri. Konten-konten ini bertujuan merusak persatuan, memecah belah bangsa, dan menciptakan ketidakpercayaan publik terhadap pemerintah serta institusi negara. Fenomena ini, jika tidak diatasi secara serius, dapat menggerus pilar-pilar kebangsaan. Dalam perspektif Bela Negara di era digital, apa implikasi terpenting dari ancaman ini terhadap ketahanan nasional, dan bagaimana peran ASN dalam penanggulangannya yang paling efektif sesuai dengan prinsip kesadaran berbangsa dan bernegara?
A
Ancaman ini mengikis rasa kebersamaan, sehingga ASN harus fokus pada pemblokiran akun dan situs penyebar hoaks secara masif untuk menjaga stabilitas informasi.
B
Disinformasi melemahkan kohesi sosial, menuntut ASN untuk menjadi agen literasi digital yang proaktif, mendidik masyarakat tentang pentingnya verifikasi informasi dan berpikir kritis, sekaligus menjadi teladan dalam penggunaan media sosial yang bijak.
C
Penyebaran hoaks merusak reputasi bangsa, sehingga ASN perlu mengembangkan sistem peringatan dini dan respons cepat untuk melawan narasi negatif dengan propaganda tandingan yang kuat dan terstruktur.
D
Ancaman ini menciptakan polarisasi politik, yang mengharuskan ASN untuk secara tegas menindak setiap ujaran kebencian dan konten provokatif melalui penegakan hukum tanpa kompromi untuk melindungi Pancasila.
E
Ketidakpercayaan publik terhadap pemerintah akan meningkat, oleh karena itu ASN wajib melaporkan setiap konten yang berpotensi merusak nama baik instansi atau pejabat negara kepada pihak berwenang sebagai bentuk pembelaan.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.