Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bela Negara
Halaman 9. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 81
Link Soal
Sebuah kota besar di Indonesia menghadapi masalah serius terkait maraknya praktik pungutan liar (pungli) di berbagai layanan publik, mulai dari pengurusan KTP, perizinan usaha kecil, hingga penanganan aduan masyarakat. Fenomena ini, meskipun tampak kecil secara individual, telah menjadi sistemik dan sangat meresahkan masyarakat. Akibatnya, kepercayaan publik terhadap birokrasi menurun drastis, menghambat investasi, dan menciptakan iklim ketidakpastian hukum.
Dalam perspektif Bela Negara, apa implikasi paling mendalam dari praktik pungli sistemik ini terhadap ketahanan nasional dan integritas ASN, serta bagaimana konteks Bela Negara memberikan urgensi untuk mengatasi masalah ini?
A
Pungli mengikis integritas ASN, yang berdampak pada kualitas pelayanan publik dan efisiensi birokrasi, sehingga memperlambat pembangunan nasional secara keseluruhan.
B
Fenomena ini melemahkan sendi-sendi keadilan sosial dan penegakan hukum, merusak moralitas bangsa dan kepercayaan masyarakat kepada negara, yang merupakan bagian fundamental dari upaya mempertahankan NKRI.
C
Pungli merugikan keuangan negara dan menghambat pertumbuhan ekonomi, sehingga secara tidak langsung mengurangi kapasitas negara untuk membiayai program pertahanan dan keamanan nasional.
D
Meningkatnya ketidakpuasan masyarakat akibat pungli dapat memicu protes sosial dan instabilitas, yang mengancam ketertiban umum dan keamanan dalam negeri.
E
Menciptakan citra negatif bagi Indonesia di mata internasional, yang dapat mempengaruhi investasi asing dan hubungan diplomatik, melemahkan posisi tawar negara di kancah global.
NO. 82
Link Soal
Pemerintah sering kali berkolaborasi dengan negara-negara lain dalam upaya menghadapi ancaman terorisme. Bagaimana bentuk kerja sama internasional ini dapat memberikan kontribusi signifikan dalam memperkuat konsep Bela Negara?
A
Menggantungkan sepenuhnya pertahanan keamanan dalam negeri pada kehadiran pasukan dari negara asing.
B
Melakukan pertukaran informasi intelijen secara aktif dengan negara-negara sahabat mengenai potensi ancaman terorisme.
C
Melimpahkan seluruh penanganan kasus terorisme dan pemberantasannya kepada pihak negara asing.
D
Mengundang negara lain untuk mengambil alih pengelolaan seluruh sistem keamanan yang ada di Indonesia.
E
Mengurangi segala bentuk kerja sama internasional guna menghindari adanya intervensi dari pihak luar.
NO. 83
Link Soal
Pemerintah Indonesia menerapkan kebijakan pembatasan investasi asing di sektor strategis yang berkaitan dengan hajat hidup masyarakat, seperti menaikkan pajak barang mewah, mengurangi impor, dan membatasi tenaga kerja asing. Kebijakan-kebijakan ini merupakan wujud bela negara untuk mencapai tujuan strategis apa?
A
Kedaulatan ideologi.
B
Kedaulatan politik.
C
Kedaulatan ekonomi.
D
Kedaulatan sosial.
E
Kedaulatan budaya.
NO. 84
Link Soal
Dengan maraknya ancaman berita bohong (hoaks), bagaimana masyarakat dapat berkontribusi dalam melawan penyebarannya sebagai bentuk Bela Negara?
A
Menyebarkan informasi yang belum diverifikasi dengan tujuan menarik perhatian.
B
Membatasi penggunaan internet di kalangan masyarakat secara umum.
C
Melaporkan informasi yang tidak benar, membagikan fakta, dan memverifikasi berita sebelum menyebarkannya.
D
Menghindari penggunaan media sosial sepenuhnya.
E
Bergantung sepenuhnya pada pemerintah untuk memfilter semua informasi yang beredar.
NO. 85
Link Soal
Ancaman kesehatan berskala global, seperti pandemi, telah menegaskan betapa krusialnya ketahanan kesehatan sebagai bagian integral dari Bela Negara. Upaya konkret apa yang dapat dilakukan untuk memperkuat ketahanan kesehatan nasional?
A
Secara penuh mengandalkan impor obat-obatan dan alat kesehatan dari luar negeri.
B
Meningkatkan kapasitas riset kesehatan di dalam negeri serta kemandirian produksi alat kesehatan dan obat-obatan.
C
Melakukan pemotongan anggaran yang dialokasikan untuk sektor kesehatan.
D
Mendelegasikan seluruh tanggung jawab penanganan kesehatan kepada organisasi internasional.
E
Meningkatkan ketergantungan pada bantuan kesehatan yang diberikan oleh negara lain.
NO. 86
Link Soal
Intervensi asing, ditunjukkan oleh dukungan beberapa negara Pasifik terhadap Gerakan Papua Merdeka melalui narasi pelanggaran HAM, merupakan ancaman bagi kedaulatan Indonesia. Tindakan strategis apakah yang paling tepat untuk dilakukan oleh Indonesia dalam merespons situasi ini?
A
Melaksanakan program transmigrasi besar-besaran ke wilayah Papua.
B
Mengambil tindakan militer terhadap negara-negara yang mendukung Gerakan Papua Merdeka.
C
Melaporkan dukungan negara-negara tersebut kepada lembaga penegak hukum internasional.
D
Meningkatkan eksploitasi sumber daya alam di Papua secara masif.
E
Fokus pada peningkatan kesejahteraan dan kesetaraan bagi masyarakat Papua.
NO. 87
Link Soal
Di era digital saat ini, Indonesia menghadapi ancaman siber yang semakin kompleks, termasuk penyebaran hoaks, disinformasi, dan upaya peretasan data pribadi serta sistem vital negara. Sebagai seorang warga negara yang memiliki kesadaran bela negara, tindakan proaktif apa yang paling tepat dan strategis untuk berkontribusi dalam menjaga kedaulatan siber nasional?
A
Melaporkan setiap akun media sosial yang dicurigai menyebarkan hoaks atau disinformasi kepada pihak berwenang sesuai prosedur yang berlaku.
B
Mengikuti wajib militer sebagai bentuk kesiapsiagaan fisik menghadapi ancaman dari dunia maya.
C
Meningkatkan literasi digital pribadi dan keluarga, serta aktif mengedukasi komunitas tentang pentingnya verifikasi informasi dan keamanan data pribadi.
D
Menuntut pemerintah untuk segera memblokir semua platform media sosial asing yang rentan disalahgunakan sebagai sarana ancaman siber.
E
Berdiam diri dan menganggap masalah ancaman siber adalah tanggung jawab penuh aparat keamanan siber negara saja.
NO. 88
Link Soal
Upaya menjaga kelestarian lingkungan merupakan wujud bela negara non-fisik. Instrumen hukum utama di Indonesia yang mengatur tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya agar terhindar dari kepunahan adalah...
A
UU No. 32 Tahun 2009
B
UU No. 5 Tahun 1990
C
UU No. 41 Tahun 1999
D
UU No. 23 Tahun 1997
E
UU No. 26 Tahun 2007
NO. 89
Link Soal
Penyalahgunaan narkotika merupakan ancaman non-militer yang serius bagi Indonesia. Dalam konteks Bela Negara, bagaimana upaya pemberantasan narkoba relevan dengan pertahanan negara?
A
Mengandalkan bantuan sepenuhnya dari lembaga asing dalam penanganan masalah ini.
B
Mendelegasikan seluruh tanggung jawab pemberantasan kepada aparat kepolisian.
C
Menggalakkan edukasi dan kampanye untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang risiko narkoba.
D
Meringankan sanksi hukum bagi individu yang terjerat kasus penyalahgunaan narkoba.
E
Memperluas jalur distribusi narkoba demi tujuan mengendalikan pasar.
NO. 90
Link Soal
Desa Makmur Jaya, sebuah desa yang terletak di perbatasan negara, menghadapi berbagai tantangan multidimensional. Beberapa waktu lalu, muncul isu ketegangan di perbatasan yang memicu kekhawatiran warga. Namun, ancaman yang lebih halus dan persisten belakangan ini mulai terasa: sistem informasi desa yang mengelola data kependudukan diretas, menyebabkan kekacauan administrasi; masifnya hoaks di media sosial mengenai krisis pangan dan kebijakan pemerintah memicu keresahan; serta upaya infiltrasi ideologi radikal yang menjanjikan solusi instan atas masalah sosial.
Di tengah situasi ini, Ibu Siti, seorang guru SD, secara aktif menggalakkan literasi digital dan nilai-nilai Pancasila di sekolah. Bapak Budi, Kepala Puskesmas, tidak hanya fokus pada kesehatan fisik, tetapi juga memberikan edukasi kesehatan mental dan membendung informasi kesehatan palsu. Sementara itu, Pak Arya, seorang ASN di kantor kecamatan, berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memulihkan sistem yang diretas dan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya verifikasi informasi.
Berdasarkan narasi di atas, tindakan yang paling tepat menggambarkan esensi Bela Negara kontemporer dan paling efektif dalam memperkuat Ketahanan Nasional Desa Makmur Jaya di tengah kompleksitas ancaman yang dihadapi adalah...
A
Mengaktifkan siskamling dan pelatihan milisi rakyat sebagai respons utama terhadap ancaman di perbatasan, sembari menunggu bantuan dari aparat keamanan pusat.
B
Kolaborasi sinergis antara Ibu Siti (guru), Bapak Budi (dokter), dan Pak Arya (ASN) dalam membangun ketahanan masyarakat melalui literasi digital, edukasi kesehatan mental, serta pemulihan dan edukasi sistem informasi, sebagai respons terhadap ancaman non-militer.
C
Memprioritaskan pembangunan firewall dan sistem keamanan siber yang canggih untuk melindungi data desa, serta mengadakan seminar anti-radikalisme yang melibatkan tokoh agama.
D
Pembentukan gugus tugas khusus penanggulangan hoaks dan radikalisme yang beranggotakan perwakilan tokoh masyarakat, pemuda, dan aparat desa untuk melakukan filter informasi dan penindakan.
E
Peningkatan alokasi anggaran desa untuk program pemberdayaan ekonomi masyarakat dan diversifikasi sumber penghasilan guna membentengi diri dari manipulasi isu ekonomi.