Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bela Negara
Halaman 9. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 81
Link Soal
Di tengah kompleksitas ancaman non-militer global seperti disinformasi masif, perang siber, dan infiltrasi ideologi asing, konsep Bela Negara menuntut pemahaman yang lebih holistik dari warga negara. Mengacu pada landasan konstitusional dan ideologi bangsa, bentuk implementasi Bela Negara yang paling mendasar dan berkelanjutan bagi setiap warga negara Indonesia dalam menghadapi tantangan kontemporer adalah...
A
Aktif mengikuti program pelatihan kemiliteran atau komponen cadangan untuk memperkuat pertahanan fisik negara.
B
Meningkatkan kemampuan literasi digital dan kritis dalam menyaring informasi guna melawan hoaks dan propaganda yang merusak persatuan.
C
Mengembangkan inovasi dan kreativitas di berbagai sektor guna memperkuat kemandirian ekonomi serta daya saing bangsa.
D
Menginternalisasi dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar moral dan etika dalam setiap aspek kehidupan serta menyebarkan semangat kebangsaan.
E
Berperan aktif dalam pengawasan dan pelaporan potensi ancaman keamanan lingkungan kepada pihak berwajib.
NO. 82
Link Soal
Ancaman non-militer seperti pandemi dapat berpotensi membahayakan keamanan nasional. Dalam konteks Bela Negara, tindakan konkret apa yang dapat dilakukan oleh pemerintah dan seluruh elemen masyarakat untuk menghadapi ancaman tersebut?
A
Meningkatkan ketergantungan terhadap dukungan dan bantuan dari pihak internasional.
B
Menghentikan seluruh kegiatan ekonomi hingga kondisi pandemi benar-benar berakhir.
C
Mengembangkan kapabilitas nasional dalam penelitian serta produksi alat-alat kesehatan dan vaksin.
D
Melimpahkan seluruh tanggung jawab penanganan pandemi kepada negara-negara maju.
E
Mengabaikan ancaman ini karena dianggap kurang prioritas dibandingkan ancaman militer.
NO. 83
Link Soal
Di sebuah wilayah perbatasan Indonesia yang kaya sumber daya alam, muncul gerakan separatis yang memperoleh dukungan dari kelompok-kelompok transnasional dengan agenda kepentingan ekonomi dan geopolitik. Gerakan ini memanfaatkan kesenjangan ekonomi dan ketidakpuasan lokal terhadap pemerintah pusat sebagai basis rekrutmen. Pada saat yang sama, wilayah ini juga menghadapi ancaman eksploitasi sumber daya secara ilegal oleh pihak asing, yang memperparah kerusakan lingkungan dan merugikan negara.
Dalam perspektif Bela Negara dan upaya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), tantangan paling mendasar yang dihadapi pemerintah pusat dalam situasi kompleks ini adalah...
A
Menjaga kedaulatan wilayah dari intervensi asing yang mendukung separatisme, dengan pengerahan kekuatan militer secara terukur untuk menumpas gerakan tersebut.
B
Membangun kepercayaan masyarakat lokal melalui pemerataan pembangunan ekonomi dan keadilan sosial, agar potensi disintegrasi bangsa akibat kesenjangan dapat diminimalisir.
C
Meningkatkan pengawasan dan penegakan hukum terhadap aktivitas eksploitasi sumber daya alam ilegal, untuk mengamankan aset negara dan mencegah kerugian finansial yang berkelanjutan.
D
Meredakan ketegangan sosial dan politik dengan mengedepankan dialog inklusif antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan tokoh masyarakat adat, guna mencari solusi damai yang berkelanjutan.
E
Memperkuat integrasi wilayah perbatasan ke dalam sistem nasional melalui program-program transmigrasi dan pertukaran budaya, sehingga mengurangi pengaruh asing dan mempererat rasa kebangsaan.
NO. 84
Link Soal
Desa Makmur, sebuah desa terpencil yang kaya akan sumber daya alam, tiba-tiba dihadapkan pada serangkaian tantangan kompleks. Kelompok-kelompok tak bertanggung jawab mulai menyebarkan informasi palsu (hoaks) melalui media sosial tentang hasil tambang ilegal yang konon dilakukan oleh pejabat desa, memicu kemarahan warga dan konflik horizontal. Di sisi lain, muncul pula ajaran radikal yang mengatasnamakan agama, memecah belah kerukunan antarwarga dan menggerus nilai-nilai kearifan lokal. Bersamaan dengan itu, beberapa kasus penyakit menular muncul yang disebabkan oleh pencemaran lingkungan akibat aktivitas penambangan liar di dekat sungai, namun informasi mengenai penyebab dan penanganannya juga simpang siur karena hoaks yang beredar. Dalam situasi ini, Pak Budi (seorang Guru), Ibu Sita (seorang Dokter Puskesmas), dan Pak Amir (Kepala Desa sekaligus ASN) berdiskusi mengenai langkah terbaik untuk menjaga keutuhan dan keberlangsungan Desa Makmur.
Berdasarkan narasi di atas, manakah pernyataan yang paling tepat menggambarkan bentuk Bela Negara esensial yang harus diprioritaskan oleh ketiga profesi tersebut dalam menghadapi ancaman multidimensional di Desa Makmur?
A
Pak Budi aktif mengedukasi siswa dan orang tua tentang literasi digital dan bahaya radikalisme; Ibu Sita proaktif memberikan edukasi kesehatan dan menangani dampak lingkungan sambil meluruskan hoaks medis; Pak Amir memimpin koordinasi lintas sektor, memastikan penegakan hukum terhadap penambangan ilegal, dan menggalakkan dialog kerukunan antarwarga.
B
Pak Budi fokus mengajar mata pelajaran Pancasila dan Kewarganegaraan secara intensif; Ibu Sita menggalang dana untuk pengobatan massal bagi warga terdampak; Pak Amir melaporkan seluruh insiden kepada aparat keamanan pusat untuk penanganan militer dan non-militer.
C
Pak Budi mengadakan kegiatan bakti sosial untuk meningkatkan kebersamaan; Ibu Sita mendirikan posko kesehatan darurat di area penambangan; Pak Amir membentuk satgas khusus untuk memburu penyebar hoaks di media sosial.
D
Ketiganya membentuk unit pertahanan sipil swakarsa untuk menjaga keamanan desa dari ancaman pihak luar; seraya menunggu bantuan militer datang untuk menumpas kelompok radikal dan penambang ilegal.
E
Pak Budi menyelenggarakan seminar tentang sejarah perjuangan bangsa; Ibu Sita menyosialisasikan pentingnya pola hidup bersih dan sehat; Pak Amir meminta masyarakat untuk tidak mudah percaya pada isu yang beredar tanpa melakukan klarifikasi ke kantor desa.
NO. 85
Link Soal
Di tengah lanskap ancaman kontemporer yang semakin kompleks, termasuk perang hibrida, serangan siber, disinformasi masif, dan ancaman ideologis transnasional, pemahaman dan implementasi 'Bela Negara' di Indonesia perlu mengalami penyesuaian fundamental. Apabila fokus tradisional lebih menekankan pada aspek pertahanan militer, bagaimana seharusnya strategi 'Bela Negara' Indonesia berevolusi agar tetap relevan dan efektif dalam menjaga kedaulatan, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa di era modern ini?
A
Memperkuat alutsista dan kapasitas militer konvensional secara masif untuk menghadapi potensi invasi fisik dari negara lain.
B
Mengalokasikan seluruh anggaran pertahanan untuk pembangunan infrastruktur siber dan teknologi informasi guna menangkal serangan digital.
C
Menitikberatkan pada program deradikalisasi dan kontra-propaganda melalui pendekatan keamanan yang represif untuk menumpas ancaman ideologis.
D
Mengembangkan konsep pertahanan semesta yang mengintegrasikan kekuatan militer dan non-militer, melibatkan seluruh komponen bangsa dalam menghadapi multi-dimensi ancaman, serta membangun ketahanan nasional berbasis nilai-nilai Pancasila.
E
Menerbitkan regulasi baru yang membatasi kebebasan berekspresi dan informasi di ranah digital untuk mencegah penyebaran disinformasi dan ancaman non-militer lainnya.
NO. 86
Link Soal
Pemerintah Indonesia menerapkan kebijakan pembatasan investasi asing di sektor strategis yang berkaitan dengan hajat hidup masyarakat, seperti menaikkan pajak barang mewah, mengurangi impor, dan membatasi tenaga kerja asing. Kebijakan-kebijakan ini merupakan wujud bela negara untuk mencapai tujuan strategis apa?
A
Kedaulatan ideologi.
B
Kedaulatan politik.
C
Kedaulatan ekonomi.
D
Kedaulatan sosial.
E
Kedaulatan budaya.
NO. 87
Link Soal
Kasus lepasnya Pulau Sipadan dan Ligitan menjadi pelajaran pahit bagi NKRI, di mana Mahkamah Internasional memenangkan Malaysia berdasarkan argumen 'effective occupation' karena pengelolaan yang lebih intensif oleh Malaysia. Sebagai upaya bela negara untuk menjaga Bhinneka Tunggal Ika, tindakan yang paling relevan untuk mempertahankan wilayah perbatasan adalah ...
A
Meningkatkan intensitas patroli dan operasi militer di area perbatasan.
B
Mengajukan permohonan bantuan kepada negara lain untuk mengamankan wilayah perbatasan.
C
Menambah alokasi dana militer untuk modernisasi persenjataan di perbatasan.
D
Menegaskan kehadiran dan pengelolaan aktif oleh negara di wilayah perbatasan.
E
Menimbulkan rasa gentar bagi negara tetangga melalui pengelolaan wilayah laut perbatasan.
NO. 88
Link Soal
Di tengah pesatnya laju informasi di era digital, apa bentuk partisipasi masyarakat yang esensial dalam mempertahankan kedaulatan informasi sebagai bagian dari Bela Negara?
A
Membatasi akses internet bagi seluruh penduduk.
B
Melaporkan setiap kabar yang meresahkan kepada pihak berwenang.
C
Memastikan bahwa informasi yang disebarluaskan berlandaskan fakta dan bebas dari hoaks.
D
Sepenuhnya menyerahkan tugas penyaringan informasi kepada aparat keamanan.
E
Menghindari segala bentuk informasi yang berasal dari luar negeri.
NO. 89
Link Soal
Tragedi nasional yang terjadi pada 30 September 1965 merupakan upaya paksa dari pihak tertentu untuk mengganti ideologi Pancasila dengan ideologi...
A
Liberalis
B
Sosialis
C
Komunis
D
Demokratis
E
Monarki
NO. 90
Link Soal
Di tengah derasnya arus informasi dan berkembangnya potensi ancaman non-militer seperti disinformasi, ideologi radikal, dan polarisasi sosial melalui media digital, manakah bentuk partisipasi bela negara yang paling efektif dan komprehensif bagi seorang warga negara Indonesia?
A
Aktif mengkampanyekan penggunaan produk lokal untuk memperkuat ekonomi nasional dan ketahanan pangan.
B
Mengikuti pelatihan dasar kemiliteran sebagai komponen cadangan jika suatu saat negara membutuhkan.
C
Mampu menyaring informasi dengan kritis, melaporkan konten provokatif sesuai prosedur, serta aktif menyebarkan narasi kebangsaan dan nilai-nilai Pancasila secara positif di ruang digital.
D
Menjaga etika dan norma kesopanan saat berinteraksi di dunia maya agar tidak menimbulkan perpecahan antarmasyarakat.
E
Menghadiri upacara peringatan hari besar nasional dan mengibarkan bendera merah putih di rumah.