PRIVAT ASN FAJAR

Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bela Negara

Halaman 9. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.

Ancaman terhadap kedaulatan negara di era digital semakin kompleks, tidak hanya berbentuk agresi militer, tetapi juga meliputi penyebaran ideologi radikal melalui media sosial, manipulasi informasi (hoaks), dan upaya delegitimasi pemerintah. Dalam konteks ini, partisipasi bela negara bagi seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) dituntut untuk adaptif dan komprehensif, tidak hanya pada tataran individu tetapi juga institusional. Manakah di antara tindakan berikut yang paling merefleksikan implementasi bela negara yang efektif dan relevan bagi seorang ASN dalam menghadapi ancaman non-militer di era digital?
A
Secara personal aktif melakukan penyaringan informasi dan mengkampanyekan nilai-nilai kebangsaan di media sosialnya.
B
Mengikuti program pelatihan kesiapsiagaan sipil dalam menghadapi ancaman siber yang diselenggarakan oleh lembaga pertahanan negara.
C
Mengembangkan dan menerapkan kebijakan atau program di unit kerjanya yang bertujuan meningkatkan literasi digital publik serta membangun narasi kebangsaan yang positif dan kontra-radikal secara terstruktur.
D
Rutin melaporkan akun-akun media sosial yang terindikasi menyebarkan hoaks dan radikalisme kepada lembaga penegak hukum yang berwenang.
E
Berpartisipasi aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan yang bertujuan memperkuat kohesi sosial dan kerukunan antarwarga di lingkungan tempat tinggal.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Dalam sistem pertahanan keamanan rakyat semesta (Sishankamrata), Tentara Nasional Indonesia (TNI) berperan sebagai...
A
Kekuatan pendukung
B
Kekuatan utama sistem pertahanan
C
Kekuatan utama sistem keamanan
D
Kekuatan cadangan
E
Kekuatan rakyat terlatih

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Di tengah pesatnya laju informasi di era digital, apa bentuk partisipasi masyarakat yang esensial dalam mempertahankan kedaulatan informasi sebagai bagian dari Bela Negara?
A
Membatasi akses internet bagi seluruh penduduk.
B
Melaporkan setiap kabar yang meresahkan kepada pihak berwenang.
C
Memastikan bahwa informasi yang disebarluaskan berlandaskan fakta dan bebas dari hoaks.
D
Sepenuhnya menyerahkan tugas penyaringan informasi kepada aparat keamanan.
E
Menghindari segala bentuk informasi yang berasal dari luar negeri.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Menghadapi arus globalisasi dan keterbukaan informasi, sikap yang paling tepat bagi bangsa Indonesia terhadap masuknya budaya dari negara maju adalah...
A
Menerima tanpa syarat demi kemajuan zaman
B
Menolak secara total untuk menjaga kemurnian budaya
C
Melakukan filterisasi dan penyesuaian dengan jati diri bangsa
D
Menganggap semua budaya asing berdampak negatif
E
Mengutamakan budaya asing karena lebih modern

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Dengan eskalasi ancaman terorisme global, bagaimana partisipasi aktif masyarakat berperan dalam upaya pencegahan radikalisasi sebagai manifestasi dari Bela Negara?
A
Bersikap acuh tak acuh terhadap paham radikal karena dianggap tidak berdampak pada kehidupan pribadi.
B
Secara proaktif melaporkan aktivitas atau individu yang mencurigakan, yang berpotensi mengarah pada radikalisme, kepada aparat berwenang.
C
Meningkatkan keterlibatan dalam kelompok radikal dengan tujuan untuk memahami perspektif mereka.
D
Sepenuhnya menyerahkan penanganan isu radikalisme kepada lembaga militer.
E
Menyebarluaskan doktrin radikal sebagai alat untuk menginisiasi perubahan.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Dalam konteks modern, bagaimana pemanfaatan teknologi di bidang pertahanan dapat berkontribusi pada upaya Bela Negara?
A
Sepenuhnya bergantung pada teknologi dari luar negeri tanpa inisiatif pengembangan di dalam negeri.
B
Mengabaikan kemajuan teknologi demi mempertahankan metode pertahanan tradisional.
C
Mengembangkan inovasi teknologi pertahanan secara mandiri guna mengurangi ketergantungan pada negara lain.
D
Menghentikan pemakaian teknologi dalam pertahanan dengan alasan menjaga kemandirian.
E
Membeli alutsista berteknologi tinggi dari negara-negara maju tanpa memberikan pelatihan memadai kepada personel lokal.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Pada Agresi Militer Belanda II tahun 1948, meskipun para pemimpin negara ditangkap dan ibu kota Yogyakarta diduduki, rakyat Indonesia tidak menyerah. Perlawanan bersenjata terus berkobar di berbagai daerah dengan semangat persatuan yang kuat antara laskar rakyat, Tentara Nasional Indonesia, dan berbagai elemen masyarakat. Semangat ini didasari oleh kecintaan terhadap kemerdekaan dan kedaulatan bangsa. Jika semangat bela negara dari peristiwa tersebut direfleksikan dalam konteks tantangan bangsa Indonesia saat ini, seperti masifnya penyebaran disinformasi, polarisasi politik, dan ancaman intoleransi yang berpotensi memecah belah bangsa, pelajaran utama yang paling relevan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah...
A
Meningkatkan kemampuan literasi digital dan kritis dalam menyaring informasi untuk menjaga persatuan bangsa.
B
Mengorganisir gerakan perlawanan fisik terhadap pihak-pihak penyebar hoaks secara langsung di masyarakat.
C
Mendukung setiap kebijakan pemerintah tanpa kritik demi menjaga stabilitas nasional dari ancaman polarisasi.
D
Fokus pada peningkatan kapabilitas militer dan intelijen untuk menghadapi ancaman siber yang mengganggu kedaulatan.
E
Membentuk kembali laskar-laskar rakyat untuk membantu penegak hukum dalam mengatasi ujaran kebencian di masyarakat.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Dalam konteks menjaga ketahanan nasional, bagaimana bentuk partisipasi masyarakat yang efektif dalam menjaga ketahanan pangan sebagai wujud Bela Negara?
A
Mengurangi konsumsi produk pangan domestik dan lebih mengutamakan barang impor.
B
Menggantungkan pemenuhan seluruh kebutuhan pangan kepada pemerintah.
C
Mendukung dan terlibat aktif dalam pengembangan pertanian lokal yang berbasis keberlanjutan.
D
Menurunkan volume produksi pangan nasional demi meningkatkan volume ekspor.
E
Menyerahkan sepenuhnya kendali produksi pangan kepada pihak asing.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Dalam sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta (Sishankamrata), Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) berperan sebagai...
A
Kekuatan pendukung
B
Kekuatan utama
C
Kekuatan cadangan
D
Kekuatan rakyat
E
Kekuatan sipil

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Dengan semakin maraknya ancaman siber, pentingnya peran pemerintah dalam meningkatkan literasi digital masyarakat menjadi sangat krusial. Apa manfaat utama dari literasi digital yang kuat bagi Bela Negara?
A
Meningkatkan kompetensi masyarakat dalam pemanfaatan internet secara umum.
B
Secara langsung mengurangi ancaman militer yang berasal dari luar negeri.
C
Mencegah penyebaran informasi palsu (hoaks) dan konten provokatif yang berpotensi mengancam stabilitas nasional.
D
Mengalihkan seluruh tanggung jawab keamanan siber kepada individu warga negara.
E
Mengurangi secara signifikan penggunaan teknologi informasi di kalangan warga.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.