Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 1. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 1
Link Soal
Badan Keamanan Rakyat (BKR) sebagai cikal bakal TNI dibentuk berdasarkan hasil keputusan sidang PPKI yang ke-3 pada tanggal...
A
18 Agustus 1945
B
19 Agustus 1945
C
22 Agustus 1945
D
5 Oktober 1945
E
10 November 1945
NO. 2
Link Soal
Faktor sejarah utama yang melatarbelakangi pembentukan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menggantikan pendahulunya adalah...
A
Munculnya konflik multilateral di Asia
B
Ketiadaan institusi mediator internasional
C
Ekspansi militer Jepang yang tak terkendali
D
Kegagalan Liga Bangsa-Bangsa (LBB) dalam mencegah Perang Dunia II
E
Keinginan negara-negara pemenang perang untuk menguasai dunia
NO. 3
Link Soal
Beberapa kasus klaim kebudayaan Indonesia oleh negara lain, atau minimnya apresiasi generasi muda terhadap warisan budaya lokal di tengah gempuran budaya pop global, seringkali menjadi isu yang memicu perdebatan tentang penguatan nasionalisme. Ini menyoroti bahwa nasionalisme tidak hanya tentang kedaulatan teritorial atau ekonomi, tetapi juga kedaulatan budaya. Bagaimana strategi penguatan nasionalisme melalui kebudayaan harus dirancang agar tidak hanya bersifat reaktif terhadap klaim asing, tetapi juga proaktif dalam menumbuhkan rasa bangga dan kepemilikan generasi muda terhadap kekayaan budaya bangsa, tanpa jatuh pada chauvinisme yang sempit?
A
Mendorong inovasi dan kreativitas berbasis budaya lokal agar relevan dengan selera generasi muda global, serta memfasilitasi akses dan apresiasi mereka terhadap warisan budaya melalui medium digital dan modern.
B
Mewajibkan pendidikan seni dan budaya tradisional secara intensif di semua jenjang sekolah, serta mengadakan festival budaya secara rutin untuk menampilkan kekayaan budaya bangsa.
C
Melakukan kampanye nasional secara besar-besaran untuk menolak klaim budaya asing dan menegaskan kepemilikan Indonesia atas warisan budayanya di forum internasional.
D
Membatasi masuknya budaya pop asing yang dianggap mengancam identitas budaya nasional, serta mempromosikan produk-produk budaya lokal secara eksklusif.
E
Mengadakan program beasiswa bagi generasi muda untuk mempelajari dan melestarikan seni dan budaya tradisional agar keahlian tersebut tidak punah seiring berjalannya waktu.
NO. 4
Link Soal
Program pembangunan jangka panjang tahap pertama pada masa Orde Baru dilaksanakan melalui Repelita. Repelita II dilaksanakan pada periode...
A
1 April 1969 - 31 Maret 1974
B
1 April 1974 - 31 Maret 1979
C
1 April 1979 - 31 Maret 1984
D
1 April 1984 - 31 Maret 1989
E
1 April 1989 - 31 Maret 1994
NO. 5
Link Soal
Sidang BPUPKI pertama menjadi wadah bagi para tokoh nasional untuk mengusulkan dasar negara. Tokoh yang menyampaikan rumusan dasar negara dalam sidang tersebut adalah, KECUALI...
A
Mr. Soepomo
B
Mr. Mohammad Yamin
C
Drs. Mohammad Hatta
D
Ir. Soekarno
E
Soepomo, Yamin, dan Soekarno
NO. 6
Link Soal
Generasi Z saat ini lebih akrab dengan budaya pop global (seperti K-Pop atau Hollywood) dibandingkan budaya lokal. Sebagai pendidik yang berjiwa nasionalis, pendekatan pedagogis apa yang paling efektif untuk menanamkan cinta budaya lokal tanpa terkesan anti-perubahan?
A
Memblokir akses internet dan media sosial di lingkungan sekolah secara total.
B
Mengintegrasikan konten kearifan lokal ke dalam materi pembelajaran dengan metode kekinian dan relevan bagi siswa.
C
Mewajibkan siswa menggunakan pakaian adat lengkap setiap hari selama kegiatan belajar.
D
Menghapus mata pelajaran bahasa asing dan menggantinya dengan bahasa daerah sepenuhnya.
E
Melarang siswa mendengarkan musik atau menonton film luar negeri.
NO. 7
Link Soal
Pembacaan teks proklamasi kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 dilakukan di kediaman Ir. Soekarno yang beralamat di...
A
Jalan Imam Bonjol No. 1
B
Jalan Pegangsaan Timur No. 56
C
Jalan Kemerdekaan No. 34
D
Jalan Perjuangan No. 76
E
Jalan Proklamasi No. 10
NO. 8
Link Soal
Peran pemuda dalam menjaga nasionalisme di era digital adalah…
A
Menyaring informasi dan menyebarkan konten positif tentang kebangsaan.
B
Aktif dalam forum diskusi politik internasional.
C
Mengikuti tren budaya asing tanpa filter.
D
Berhenti menggunakan media sosial.
E
Fokus pada pengembangan diri sendiri tanpa memperhatikan lingkungan sosial.
NO. 9
Link Soal
Di tengah arus globalisasi dan tantangan disinformasi, sentimen kedaerahan atau identitas sub-nasional seringkali mengemuka dan berpotensi mengikis kohesi bangsa. Dalam konteks Indonesia, penerapan nilai-nilai nasionalisme Pancasila yang paling efektif untuk menjaga keutuhan dan keberlanjutan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah dengan cara...
A
Menguatkan doktrin persatuan dan kesatuan melalui penyeragaman budaya serta penekanan pada sejarah perjuangan bangsa.
B
Menekankan superioritas budaya nasional di atas budaya asing, serta membatasi interaksi dengan pihak luar yang dianggap dapat melemahkan identitas bangsa.
C
Mendorong setiap warga negara untuk lebih berfokus pada pembangunan daerah masing-masing, dengan keyakinan bahwa kemajuan daerah akan otomatis memperkuat nasionalisme.
D
Membangun dan memelihara kesadaran kolektif akan Bhinneka Tunggal Ika, memupuk toleransi, serta secara proaktif mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal dalam bingkai kebangsaan Pancasila.
E
Mengandalkan peran aktif aparat keamanan dan intelijen dalam menindak setiap gerakan yang berpotensi memecah belah bangsa tanpa toleransi.
NO. 10
Link Soal
Dalam menghadapi tuntutan globalisasi, sebuah negara A dihadapkan pada tekanan untuk membuka pasar secara penuh demi integrasi ekonomi global. Namun, langkah ini berpotensi mengancam kelangsungan industri-industri lokal yang belum memiliki daya saing yang kuat. Jika negara A menganut prinsip nasionalisme yang berlandaskan Pancasila, pendekatan strategis yang paling tepat untuk diambil dalam menjaga kedaulatan ekonomi dan kesejahteraan rakyat adalah...
A
Membuka pasar seluas-luasnya agar produk lokal terpacu untuk bersaing secara global, dengan konsekuensi beberapa industri lemah akan gulung tikar.
B
Menutup rapat-rapat pasar domestik dari produk asing guna melindungi seluruh industri lokal, meskipun dapat memicu retaliasi dagang dan isolasi ekonomi.
C
Mengimplementasikan kebijakan proteksionisme selektif pada sektor-sektor strategis dan rentan, sambil secara aktif meningkatkan kapasitas dan daya saing industri lokal, serta menjalin kerja sama internasional yang berprinsip saling menguntungkan.
D
Fokus pada pengembangan industri padat karya berorientasi ekspor untuk mendapatkan devisa sebanyak-banyaknya, tanpa terlalu memperhatikan pasar domestik.
E
Menyerahkan sepenuhnya dinamika pasar kepada mekanisme global dan swasta, dengan keyakinan bahwa kekuatan ekonomi akan menyeleksi industri yang layak bertahan.