Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 10. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 91
Link Soal
Di tengah arus globalisasi, ancaman terhadap semangat nasionalisme bisa muncul dalam berbagai wujud, termasuk melalui aspek kebudayaan. Salah satu strategi bagi generasi muda untuk menguatkan nasionalisme dalam konteks ini adalah dengan...
A
Menjauhi kebudayaan tradisional karena dianggap sudah usang.
B
Mempromosikan budaya populer dari mancanegara kepada masyarakat lokal.
C
Mempelajari, melestarikan, dan memperkenalkan warisan budaya tradisional Indonesia ke kancah global.
D
Mengadopsi secara menyeluruh gaya hidup dari negara-negara maju.
E
Menolak semua bentuk kolaborasi internasional di ranah kebudayaan.
NO. 92
Link Soal
Dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara, nasionalisme memainkan peran krusial, salah satunya adalah ....
A
Mendorong munculnya fragmentasi sosial dan konflik kepentingan.
B
Memperkuat ikatan primordialisme antar kelompok etnis.
C
Menjaga tegaknya kedaulatan negara dan keutuhan wilayah bangsa.
D
Memicu sikap individualisme yang berlebihan di kalangan warga.
E
Menjadi pemicu utama persaingan tidak sehat antar daerah.
NO. 93
Link Soal
Peristiwa yang menjadi faktor penentu dan memaksa Jepang untuk menyerah tanpa syarat kepada sekutu pada Agustus 1945 adalah...
A
Kurangnya dukungan rakyat Indonesia terhadap pendudukan Jepang
B
Habisnya persediaan logistik dan personil militer utama Jepang
C
Keputusan kaisar untuk menghentikan seluruh operasi perang
D
Tewasnya para petinggi militer Jepang dalam pertempuran
E
Serangan bom atom Amerika Serikat di Hiroshima dan Nagasaki
NO. 94
Link Soal
Runtuhnya negara Yugoslavia sebagai akibat adanya ....
A
Terlepasnya negara-negara yang merupakan bagian dari negara Yugoslavia
B
Adanya keinginan Serbia untuk mendirikan negara sendiri
C
Kekuatan militer negara tersebut sudah lemah
D
Runtuhnya negara komunis Uni Sovyet
E
Terjadinya pertentangan antar etnis
NO. 95
Link Soal
Di kota Agra, India, berdiri sebuah monumen megah yang masuk dalam jajaran tujuh keajaiban dunia sejak 2007. Bangunan ini merupakan simbol cinta dan kasih sayang. Objek yang dimaksud adalah...
A
Acropolis
B
Alhambra
C
Taj Mahal
D
Moai
E
Petra
NO. 96
Link Soal
Siapakah tokoh yang menjadi delegasi negara Pakistan dalam Konferensi Panca Negara di Bogor pada 28 Desember 1954?
A
Jawaharlal Nehru
B
Mohammad Ali Bogra
C
U Nu
D
P.M. Ceylon
E
Sir John Kotelawala
NO. 97
Link Soal
Salah satu poin utama dalam Perjanjian Bongaya yang sangat merugikan Sultan Hasanuddin dan Kerajaan Gowa-Tallo adalah...
A
VOC mendapatkan hak monopoli perdagangan di wilayah Makassar
B
Pangeran Hasanuddin diberikan hak memonopoli perdagangan di Maluku
C
VOC dilarang mendirikan benteng pertahanan di wilayah Makassar
D
Kerajaan Makassar berhak memperluas wilayah kekuasaan hingga ke Bone
E
Seluruh hutang VOC ditanggung oleh kerajaan-kerajaan di Sulawesi
NO. 98
Link Soal
Pendidikan nasional menghadapi tantangan ganda: mencetak SDM berdaya saing global sekaligus mempertahankan karakter kebangsaan. Bagaimana sebaiknya kurikulum disusun untuk menjawab paradoks ini?
A
Menghapus semua materi berbau asing agar siswa fokus 100% pada wawasan lokal.
B
Menyusun kurikulum adaptif yang memadukan kompetensi global (IPTEK) dengan fondasi nilai Pancasila dan sejarah bangsa.
C
Mengadopsi kurikulum barat sepenuhnya tanpa filter nilai-nilai lokal.
D
Hanya fokus pada pengajaran teknis (hard-skill) dan mengabaikan pendidikan karakter.
E
Membatasi akses siswa terhadap literasi internasional.
NO. 99
Link Soal
Belanda akhirnya mengakui kedaulatan Indonesia secara resmi sebagai hasil dari Konferensi Meja Bundar (KMB) pada tanggal...
A
1 Maret 1949
B
27 Desember 1949
C
17 Agustus 1945
D
13 Agustus 1950
E
25 Agustus 1945
NO. 100
Link Soal
Dalam proses perumusan naskah proklamasi, terdapat tiga tokoh utama yang berperan langsung dalam menyusun kalimat-kalimatnya. Siapakah ketiga tokoh tersebut?
A
Soekarno, Moh. Hatta, dan Sutan Sjahrir
B
Soekarno, Moh. Hatta, dan Ahmad Soebardjo
C
Soekarno, Ahmad Soebardjo, dan Sukarni
D
Moh. Hatta, Ahmad Soebardjo, dan Sayuti Melik
E
Soekarno, Moh. Yamin, dan Moh. Hatta