Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 10. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 91
Link Soal
Panitia Sembilan dibentuk untuk merumuskan dasar negara Indonesia. Manakah di antara kombinasi tokoh berikut yang semuanya merupakan anggota dari Panitia Sembilan?
A
Ir. Soekarno, Moh. Hatta, dan Ahmad Soebarjo
B
Mr. Soepomo, Dr. Radjiman Wideodiningrat, dan Sukarni
C
Ki Hajar Dewantara, Ernest Douwes Dekker, dan Tjipto Mangoenkoesoemo
D
Sutan Sjahrir, Amir Sjarifuddin, dan Tan Malaka
E
Fatmawati, Sayuti Melik, dan Laksamana Maeda
NO. 92
Link Soal
Pemberontakan Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII) terjadi di beberapa wilayah Indonesia sebagai bentuk disintegrasi bangsa. Di antara provinsi berikut di Pulau Jawa, manakah yang TIDAK menjadi basis pemberontakan tersebut?
A
Jawa Barat
B
Jawa Tengah
C
Jawa Timur
D
Banten (saat itu bagian Jabar)
E
Aceh (luar Jawa)
NO. 93
Link Soal
Sejarah mencatat bahwa BPUPKI resmi dibubarkan karena dianggap telah menyelesaikan tugasnya. Tanggal berapakah pembubaran tersebut dilakukan?
A
29 Mei 1945
B
1 Juni 1945
C
22 Juni 1945
D
7 Agustus 1945
E
18 Agustus 1945
NO. 94
Link Soal
Berikut ini yang BUKAN merupakan unsur-unsur pembentuk nasionalisme Indonesia adalah...
A
Kesatuan wilayah
B
Kesatuan nasib
C
Kesamaan ras dan keturunan
D
Kesatuan budaya
E
Kesatuan cita-cita
NO. 95
Link Soal
Dalam sejarah perumusan konstitusi, Panitia Kecil memiliki tanggung jawab utama untuk...
A
Menyusun teks proklamasi kemerdekaan
B
Membantu tugas Panitia Sembilan dalam melobi pihak Jepang
C
Merancang draf undang-undang dasar dengan merujuk pada hasil sidang BPUPKI dan Panitia Hukum
D
Mengesahkan UUD 1945 dalam sidang pleno
E
Menunjuk Presiden dan Wakil Presiden sementara
NO. 96
Link Soal
Pada masa pergerakan nasional, Indische Partij (IP) dikenal sebagai organisasi politik pertama yang secara tegas menyuarakan kemerdekaan. Salah satu ciri khas yang membedakan IP dengan organisasi lain seperti Budi Utomo adalah...
A
Hanya menerima anggota dari kalangan priyayi Jawa
B
Bersifat kooperatif dan bekerja sama dengan pemerintah kolonial
C
Keanggotaannya inklusif, terbuka bagi golongan Indo maupun Bumiputera tanpa membedakan suku/agama
D
Bergerak khusus di bidang perdagangan dan ekonomi kerakyatan
E
Menolak campur tangan asing dalam urusan pendidikan
NO. 97
Link Soal
Salah satu tujuan penting pendidikan karakter berbasis nasionalisme adalah untuk…
A
Meningkatkan daya saing ekonomi bangsa.
B
Mencetak generasi yang siap menghadapi persaingan global.
C
Memperkuat identitas nasional dan rasa cinta tanah air.
D
Mengembangkan potensi individu secara maksimal.
E
Mempersiapkan pemimpin masa depan.
NO. 98
Link Soal
Pemilihan Umum pertama di Indonesia yang terlaksana pada tahun 1955 bertujuan untuk memilih anggota lembaga negara, yaitu...
A
DPR dan MPR
B
DPR dan Konstituante
C
Presiden dan Wakil Presiden
D
Konstituante dan DPD
E
DPRD dan Kepala Daerah
NO. 99
Link Soal
Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) secara resmi mengesahkan UUD 1945 sebagai konstitusi negara pada tanggal...
A
9 Agustus 1945
B
17 Agustus 1945
C
18 Agustus 1945
D
22 Agustus 1945
E
1 Juni 1945
NO. 100
Link Soal
Setelah periode perjuangan fisik merebut dan mempertahankan kemerdekaan, Indonesia memasuki fase pembangunan yang intensif. Nasionalisme yang awalnya diartikan sebagai semangat 'merebut' dan 'membela' negara dari penjajah, kini bergeser menjadi semangat 'membangun' dan 'mengisi' kemerdekaan untuk mencapai kesejahteraan rakyat. Pergeseran ini menuntut adaptasi fundamental dalam pemahaman dan praktik kewarganegaraan. Bagaimana pergeseran interpretasi nasionalisme ini menuntut perubahan paling esensial dalam cara warga negara memandang dan melaksanakan 'bela negara' dalam konteks pasca-kemerdekaan?
A
Dari kesiapan mengangkat senjata menjadi partisipasi aktif dalam pembangunan ekonomi, sosial, dan budaya, serta integritas dalam menjalankan profesi untuk kemajuan bangsa.
B
Dari pengorbanan nyawa untuk mempertahankan wilayah menjadi kepatuhan terhadap hukum dan peraturan pemerintah demi terciptanya ketertiban sosial.
C
Dari semangat anti-asing dan proteksionisme menjadi keterbukaan terhadap inovasi dan investasi global yang membawa manfaat bagi bangsa.
D
Dari identifikasi diri dengan kelompok perjuangan menjadi identifikasi diri yang kuat dengan negara dan ideologi Pancasila sebagai pemersatu bangsa.
E
Dari fokus pada kepemimpinan militer menjadi penguatan peran intelektual dan akademisi dalam merumuskan kebijakan publik yang berpihak pada rakyat.