Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 10. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 91
Link Soal
Kapan Ir. Soekarno pertama kali menyampaikan pidato tentang konsep dasar negara yang kemudian kita kenal sebagai Pancasila di hadapan sidang BPUPKI?
A
29 Mei 1945
B
1 Juni 1945
C
22 Juni 1945
D
17 Agustus 1945
E
18 Agustus 1945
NO. 92
Link Soal
Insiden perobekan warna biru pada bendera Belanda sehingga menjadi Merah Putih di Surabaya terjadi di lokasi yang sangat bersejarah, yaitu...
A
Gedung Grahadi
B
Jembatan Merah
C
Hotel Yamato
D
Tugu Pahlawan
E
Pelabuhan Tanjung Perak
NO. 93
Link Soal
Setelah Proklamasi, Indonesia terus melengkapi struktur negaranya. Pembentukan Badan Penolong Korban Perang (BPKP) atau yang dikenal dengan Badan Keamanan Rakyat (BKR) merupakan hasil dari keputusan sidang lembaga apa?
A
Sidang BPUPKI pertama
B
Sidang PPKI pertama
C
Sidang BPUPKI kedua
D
Sidang PPKI kedua
E
Sidang PPKI ketiga
NO. 94
Link Soal
Faktor eksternal yang turut mempercepat proses runtuhnya kejayaan Kerajaan Sriwijaya sebagai kerajaan maritim terbesar adalah...
A
Terjadinya letusan gunung berapi yang dahsyat
B
Serangan militer dari Kerajaan Cola (India)
C
Adanya perebutan takhta di internal keluarga kerajaan
D
Munculnya wabah penyakit yang mematikan
E
Hilangnya jalur perdagangan rempah-rempah
NO. 95
Link Soal
Di tengah arus globalisasi dan tantangan disinformasi, sentimen kedaerahan atau identitas sub-nasional seringkali mengemuka dan berpotensi mengikis kohesi bangsa. Dalam konteks Indonesia, penerapan nilai-nilai nasionalisme Pancasila yang paling efektif untuk menjaga keutuhan dan keberlanjutan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah dengan cara...
A
Menguatkan doktrin persatuan dan kesatuan melalui penyeragaman budaya serta penekanan pada sejarah perjuangan bangsa.
B
Menekankan superioritas budaya nasional di atas budaya asing, serta membatasi interaksi dengan pihak luar yang dianggap dapat melemahkan identitas bangsa.
C
Mendorong setiap warga negara untuk lebih berfokus pada pembangunan daerah masing-masing, dengan keyakinan bahwa kemajuan daerah akan otomatis memperkuat nasionalisme.
D
Membangun dan memelihara kesadaran kolektif akan Bhinneka Tunggal Ika, memupuk toleransi, serta secara proaktif mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal dalam bingkai kebangsaan Pancasila.
E
Mengandalkan peran aktif aparat keamanan dan intelijen dalam menindak setiap gerakan yang berpotensi memecah belah bangsa tanpa toleransi.
NO. 96
Link Soal
Dalam pertempuran di Medan (Medan Area), pihak Sekutu memasang papan-papan pembatas yang bertuliskan 'Fixed Boundaries Medan Area'. Tujuan pemasangan papan ini adalah...
A
Melindungi warga sipil dari pertempuran
B
Menandai wilayah kekuasaan de facto Belanda di Sumatera
C
Menetapkan batas wilayah kekuasaan Sekutu dan memprovokasi pejuang RI
D
Membagi wilayah logistik untuk pengungsi perang
E
Menyepakati zona damai antara TNI dan Sekutu
NO. 97
Link Soal
Organisasi modern pertama di Indonesia, Boedi Oetomo, didirikan pada tahun 1908 oleh...
A
Dr. Wahidin Sudirohusodo secara mandiri
B
Dr. Soetomo bersama rekan-rekan pelajar STOVIA
C
Panglima Polim dan Dr. Soetomo
D
Ki Hajar Dewantara dan Dr. Wahidin
E
E.F.E Douwes Dekker dan Dr. Soetomo
NO. 98
Link Soal
Organisasi Budi Utomo yang didirikan pada 20 Mei 1908 memiliki corak perjuangan awal yang berfokus pada...
A
Gerakan politik radikal menuntut kemerdekaan penuh
B
Perjuangan fisik melawan militer Belanda
C
Perdagangan dan ekonomi kerakyatan (Sarekat Dagang)
D
Sosial, budaya, dan pengajaran (pendidikan)
E
Penyatuan seluruh partai politik di Hindia Belanda
NO. 99
Link Soal
Dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara, nasionalisme memainkan peran krusial, salah satunya adalah ....
A
Mendorong munculnya fragmentasi sosial dan konflik kepentingan.
B
Memperkuat ikatan primordialisme antar kelompok etnis.
C
Menjaga tegaknya kedaulatan negara dan keutuhan wilayah bangsa.
D
Memicu sikap individualisme yang berlebihan di kalangan warga.
E
Menjadi pemicu utama persaingan tidak sehat antar daerah.
NO. 100
Link Soal
Panitia Sembilan dibentuk untuk merumuskan dasar negara. Berikut ini adalah tokoh-tokoh yang menjadi anggota Panitia Sembilan, KECUALI...
A
H. Agus Salim
B
Mr. Ahmad Subardjo
C
Dr. Radjiman Widyodiningrat
D
K.H. Wachid Hasyim
E
Abikusno Tjokrosujoso