Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 10. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 91
Link Soal
Peristiwa Rengasdengklok pada tanggal 16 Agustus 1945 merupakan momen krusial yang dipicu oleh perbedaan pendapat antara golongan muda dan golongan tua. Inti desakan golongan muda kepada Soekarno-Hatta saat itu adalah...
A
Meminta jaminan keamanan dari tentara Jepang
B
Segera memproklamasikan kemerdekaan tanpa menunggu keputusan PPKI
C
Menunggu janji kemerdekaan dari Laksamana Maeda
D
Membentuk kabinet pemerintahan darurat
E
Menyerang markas Jepang di Jakarta secara serentak
NO. 92
Link Soal
Secara mitologis, bentuk visual burung Garuda yang menjadi lambang negara Indonesia diadaptasi dari sosok kendaraan Batara Wisnu yang bernama...
A
Garudeya
B
Dewa Siwa
C
Mpu Tantular
D
Mpu Prapanca
E
Dewi Sartika
NO. 93
Link Soal
Perasaan cinta tanah air dan rela berkorban untuk bangsa dan negara disebut...
A
Fasisme
B
Liberalisme
C
Patriotisme
D
Oportunisme
E
Hedonisme
NO. 94
Link Soal
Sidang BPUPKI pertama menjadi wadah bagi para tokoh nasional untuk mengusulkan dasar negara. Tokoh yang menyampaikan rumusan dasar negara dalam sidang tersebut adalah, KECUALI...
A
Mr. Soepomo
B
Mr. Mohammad Yamin
C
Drs. Mohammad Hatta
D
Ir. Soekarno
E
Soepomo, Yamin, dan Soekarno
NO. 95
Link Soal
Perumusan naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia merupakan hasil diskusi tokoh-tokoh bangsa di rumah Laksamana Maeda. Siapakah tokoh yang menyusun naskah tersebut?
A
Laksamana Maeda, Moh. Hatta, dan Suwardi Suryaningrat
B
Soekarno, Ki Hajar Dewantara, dan Moh. Hatta
C
Laksamana Maeda, Achmad Soebardjo, dan HOS Tjokroaminoto
D
Soekarno, Moh. Hatta, dan HOS Tjokroaminoto
E
Soekarno, Moh. Hatta, dan Achmad Soebardjo
NO. 96
Link Soal
Dalam sejarah perjuangan diplomasi Indonesia, perundingan yang dilakukan di atas kapal perang Amerika Serikat pada tanggal 8 Desember 1947 melibatkan delegasi dari pihak Indonesia. Siapakah yang bertindak sebagai ketua delegasi Indonesia dalam pertemuan tersebut?
A
R. Abdulkadir Widjojoatmodjo
B
Mr. Amir Syarifudin
C
Drs. Mohammad Hatta
D
Ir. Soekarno
E
Sutan Sjahrir
NO. 97
Link Soal
Wilayah perbatasan Indonesia seringkali menghadapi tantangan unik, seperti keterbatasan infrastruktur, akses informasi yang minim terhadap kebijakan pusat, dan pengaruh budaya serta ekonomi yang kuat dari negara tetangga. Kondisi ini dapat menyebabkan masyarakat perbatasan merasa kurang terhubung dengan 'Indonesia' sebagai entitas nasional yang lebih besar, meskipun secara administrasi mereka adalah warga negara sah. Dalam konteks penguatan nasionalisme di wilayah-wilayah ini, pendekatan seperti apa yang paling komprehensif dan berkelanjutan untuk memastikan bahwa masyarakat perbatasan tetap merasa menjadi bagian integral dari NKRI, tanpa menghilangkan identitas lokal mereka yang khas?
A
Melakukan pembangunan infrastruktur fisik secara masif dan merata, serta memastikan ketersediaan layanan dasar dan ekonomi yang setara dengan wilayah lain, disertai penguatan identitas nasional melalui pendidikan inklusif.
B
Meningkatkan kehadiran militer dan aparat keamanan di perbatasan untuk menunjukkan kedaulatan negara dan mencegah infiltrasi budaya atau ekonomi dari negara tetangga.
C
Mendorong program pertukaran budaya antar-daerah di Indonesia agar masyarakat perbatasan dapat merasakan langsung keberagaman dan kekayaan budaya nasional.
D
Mengintensifkan sosialisasi ideologi Pancasila dan nilai-nilai kebangsaan melalui berbagai media, agar kesadaran nasionalisme tumbuh kuat di kalangan masyarakat perbatasan.
E
Memberikan insentif ekonomi khusus bagi penduduk di wilayah perbatasan untuk mengurangi daya tarik ekonomi dari negara tetangga dan memperkuat loyalitas mereka terhadap Indonesia.
NO. 98
Link Soal
Pemerintah daerah 'X' mengeluarkan kebijakan yang secara eksklusif memprioritaskan tenaga kerja lokal untuk semua posisi strategis di sektor industri baru, dengan alasan 'melindungi kepentingan putra daerah'. Kebijakan ini menimbulkan potensi protes dari warga negara Indonesia di luar daerah 'X' yang merasa haknya untuk bekerja di mana saja di wilayah NKRI terbatasi, serta berpotensi menghambat investasi dan pemerataan ekonomi nasional.
Apabila ditinjau dari perspektif nasionalisme Pancasila, tindakan pemerintah daerah 'X' tersebut paling utama bertentangan dengan prinsip apa dan mengapa?
A
Sila kedua Pancasila, karena kebijakan tersebut berpotensi melanggar hak asasi manusia warga negara Indonesia yang bukan 'putra daerah'.
B
Sila ketiga Pancasila, karena mengedepankan primordialisme lokal yang dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa serta mengabaikan identitas keindonesiaan.
C
Sila keempat Pancasila, karena keputusan tersebut tidak mencerminkan musyawarah mufakat yang melibatkan seluruh komponen masyarakat di tingkat nasional.
D
Sila kelima Pancasila, karena menciptakan ketidakadilan ekonomi dan kesempatan kerja yang tidak merata bagi seluruh rakyat Indonesia.
E
Pembukaan UUD 1945 alinea ketiga, karena tidak mendukung perwujudan kemerdekaan yang berdaulat dalam bingkai negara kesatuan.
NO. 99
Link Soal
Berdasarkan Perjanjian Tordesillas yang disepakati antara Spanyol dan Portugis, pembagian wilayah kekuasaan dunia diatur dengan ketentuan...
A
Portugis mendapatkan hak penuh atas wilayah jajahan Spanyol di Eropa
B
Spanyol berhak atas wilayah di sisi barat, sedangkan Portugis di sisi timur
C
Spanyol berhak atas wilayah di sisi timur, sedangkan Portugis di sisi barat
D
Portugis harus mengakui kedaulatan Spanyol di seluruh Kepulauan Hindia
E
Spanyol mendapatkan seluruh wilayah jajahan yang sebelumnya dikuasai Portugis
NO. 100
Link Soal
Seiring dengan perkembangan teknologi, industri di Indonesia mulai beralih ke sistem otomatisasi. Namun, peralihan ini menimbulkan tantangan berupa pengurangan lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Sebagai seorang pemimpin perusahaan yang menerapkan otomatisasi, bagaimana cara yang paling bijaksana untuk menjaga kesejahteraan pekerja dan tetap berkontribusi pada nasionalisme?
A
Mengurangi jumlah pekerja tanpa ada kompensasi apapun
B
Memberikan pelatihan keterampilan baru kepada pekerja yang terdampak otomatisasi agar mereka dapat mengisi posisi baru di bidang lain
C
Mengganti seluruh pekerja dengan mesin untuk meningkatkan efisiensi
D
Membiarkan pekerja mencari pekerjaan baru tanpa bantuan perusahaan
E
Memindahkan pabrik ke luar negeri untuk menghindari regulasi lokal