Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 11. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 101
Link Soal
Mpu Sindok memindahkan pusat Kerajaan Mataram Kuno ke Jawa Timur pada tahun 929 dan mendirikan dinasti baru. Kerajaan tersebut kemudian dikenal dengan nama...
A
Kerajaan Singasari
B
Kerajaan Kediri
C
Kerajaan Kahuripan
D
Kerajaan Jenggala
E
Kerajaan Majapahit
NO. 102
Link Soal
Kembalinya pusat pemerintahan ke Yogyakarta serta pembebasan para pemimpin RI yang ditawan Belanda merupakan implementasi dari hasil kesepakatan...
A
Perjanjian Linggarjati
B
Perundingan Roem-Royen
C
Perjanjian Renville
D
Konferensi Meja Bundar (KMB)
E
Serangan Umum 1 Maret 1949
NO. 103
Link Soal
Pemberontakan Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII) terjadi di beberapa wilayah Indonesia sebagai bentuk disintegrasi bangsa. Di antara provinsi berikut di Pulau Jawa, manakah yang TIDAK menjadi basis pemberontakan tersebut?
A
Jawa Barat
B
Jawa Tengah
C
Jawa Timur
D
Banten (saat itu bagian Jabar)
E
Aceh (luar Jawa)
NO. 104
Link Soal
Pada masa Demokrasi Terpimpin, Presiden Soekarno memperkenalkan konsep Manipol USDEK sebagai Garis-garis Besar Haluan Negara. Apa kepanjangan dari akronim USDEK tersebut?
A
UUD 45, Sosialisme, Demokrasi, Ekonomi, Kepribadian Indonesia
B
UUD 45, Sosialisme Indonesia, Demokrasi Terpimpin, Ekonomi, Kepribadian Indonesia
C
UUD 45, Sosialisme Terpimpin, Demokrasi, Ekonomi, Kepribadian Indonesia
D
UUD 45, Sosialisme Indonesia, Demokrasi Terpimpin, Ekonomi Terpimpin, Kepribadian Indonesia
E
UUD 45, Sosialisme, Demokrasi, Ekonomi Terpimpin, Kepribadian Indonesia
NO. 105
Link Soal
Dalam sejarah kesusastraan kuno, istilah 'Pancasila' pertama kali ditemukan dalam sebuah karya sastra peninggalan zaman Majapahit, yakni Kitab Negarakertagama. Siapakah penulis kitab tersebut?
A
Mpu Tantular
B
Mpu Sedah
C
Mpu Prapanca
D
Mpu Panuluh
E
Gajah Mada
NO. 106
Link Soal
Di sebuah wilayah perbatasan Indonesia yang sangat heterogen, keberadaan identitas sub-nasional (suku, agama) dan paparan informasi dari negara tetangga kerap menimbulkan tantangan dalam memperkuat identitas kebangsaan Indonesia. Sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di daerah tersebut, Anda mengamati kecenderungan masyarakat untuk lebih mengutamakan solidaritas etnis atau agama daripada solidaritas kebangsaan.
Tindakan strategis paling efektif yang dapat Anda usulan untuk membendung disintegrasi dan memperkuat nasionalisme Pancasila yang berlandaskan Bhinneka Tunggal Ika di tengah masyarakat tersebut adalah...
A
Mengintensifkan pendidikan formal tentang sejarah perjuangan bangsa dan menumbuhkan rasa bangga terhadap simbol-simbol negara melalui kegiatan seremonial di sekolah-sekolah.
B
Memperketat pengawasan terhadap konten media sosial dari negara tetangga dan menerapkan sanksi tegas bagi pihak-pihak yang menyebarkan paham-paham yang bertentangan dengan Pancasila.
C
Mengadakan forum dialog kebangsaan secara berkala yang melibatkan tokoh agama, adat, pemuda, dan perwakilan masyarakat untuk membahas isu-isu lokal dalam perspektif kebangsaan serta mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila dalam program pembangunan desa.
D
Mendorong peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat melalui program bantuan pemerintah dan pengembangan potensi ekonomi lokal untuk mengurangi potensi konflik sosial berbasis identitas.
E
Menyelenggarakan festival budaya lintas suku dan agama yang masif secara rutin untuk menunjukkan keragaman dan menciptakan rasa kebersamaan di antara komunitas.
NO. 107
Link Soal
Revolusi Perancis yang meletus pada tahun 1789 merupakan perlawanan rakyat terhadap sistem monarki absolut yang dipimpin oleh raja...
A
Raja Louis XVI
B
Maximilien Robespierre
C
Napoleon Bonaparte
D
Hugues Capet
E
Philip Dieudonne
NO. 108
Link Soal
Pada prosesi pengakuan kedaulatan Republik Indonesia Serikat (RIS) yang dilaksanakan secara bersamaan di Belanda dan Indonesia pada 27 Desember 1949, terdapat pembagian delegasi. Siapakah tokoh yang ditunjuk untuk mewakili Kerajaan Belanda dalam upacara yang berlangsung di Yogyakarta?
A
Dr. Joseph Luns
B
A.H.J. Lovink
C
Ratu Yuliana
D
Van Maarseveen
E
Elsworth Bunker
NO. 109
Link Soal
Panitia Sembilan yang dibentuk untuk merumuskan dasar negara Indonesia diketuai oleh tokoh pergerakan nasional, yaitu...
A
Mohammad Hatta
B
Dr. Radjiman Wedyodiningrat
C
Mohammad Yamin
D
Soekarno
E
A. A. Maramis
NO. 110
Link Soal
Di masa perjuangan kemerdekaan negara fiktif 'Nusantara Makmur', nasionalisme diwujudkan melalui semangat membara untuk persatuan dan perlawanan kolektif terhadap penjajah. Rakyat dari berbagai suku dan agama bersatu padu, mengesampingkan perbedaan demi cita-cita kemerdekaan. Lagu kebangsaan dinyanyikan dengan penuh haru, bendera diarak sebagai simbol pemersatu mutlak, dan pengorbanan jiwa raga demi kedaulatan bangsa adalah hal yang lumrah.
Satu abad kemudian, Nusantara Makmur telah menjadi negara maju dengan tantangan yang berbeda. Arus globalisasi membawa invasi budaya dan ekonomi, teknologi informasi menghubungkan warga dengan dunia luar, dan isu-isu seperti korupsi, kesenjangan sosial, serta keberlanjutan lingkungan mendominasi diskusi publik. Semangat cinta tanah air tetap membara, namun manifestasinya jauh lebih kompleks dan beragam. Nasionalisme kini seringkali diartikan sebagai upaya memajukan bangsa melalui inovasi, menjaga integritas digital, atau bahkan melalui kritik konstruktif terhadap kebijakan pemerintah demi perbaikan.
Berdasarkan narasi di atas, pergeseran esensi dan implementasi nasionalisme di Nusantara Makmur dari masa lalu ke masa kini paling tepat digambarkan sebagai perubahan dari:
A
Fokus utama pada pertahanan terhadap ancaman eksternal dan persatuan primordial menuju penguatan identitas melalui inovasi, kritik konstruktif, serta pembangunan internal yang berkelanjutan.
B
Kepatuhan buta terhadap pemimpin dan tradisi menuju individualisme ekstrem dan penolakan terhadap nilai-nilai luhur bangsa.
C
Ekspresi emosional yang murni dan spontan menuju pragmatisme ekonomis yang semata-mata berorientasi pada keuntungan pribadi.
D
Ideologi yang kaku dan tidak adaptif terhadap perubahan global menuju pembiaran terhadap pengaruh asing tanpa filter.
E
Semangat juang militan yang bersifat fisik menuju pasifisme absolut yang menolak segala bentuk bela negara.