Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 11. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 101
Link Soal
Faktor eksternal yang turut mempercepat proses runtuhnya kejayaan Kerajaan Sriwijaya sebagai kerajaan maritim terbesar adalah...
A
Terjadinya letusan gunung berapi yang dahsyat
B
Serangan militer dari Kerajaan Cola (India)
C
Adanya perebutan takhta di internal keluarga kerajaan
D
Munculnya wabah penyakit yang mematikan
E
Hilangnya jalur perdagangan rempah-rempah
NO. 102
Link Soal
Kawasan Mesopotamia yang terletak di antara Sungai Eufrat dan Tigris dikenal sebagai tempat lahirnya peradaban besar. Berdasarkan catatan sejarah, kerajaan pertama yang mendiami wilayah ini adalah...
A
Kerajaan Akkadia
B
Kerajaan Assyria
C
Kerajaan Sumeria
D
Kerajaan Neo-Babilonia
E
Kerajaan Persia
NO. 103
Link Soal
Momen penting dalam sejarah diplomasi Indonesia adalah Konferensi Meja Bundar (KMB) di Den Haag. Konferensi tersebut diselenggarakan pada...
A
23 Agustus - 2 November 1945
B
23 Agustus - 2 November 1946
C
23 Agustus - 2 November 1947
D
23 Agustus - 2 November 1948
E
23 Agustus - 2 November 1949
NO. 104
Link Soal
Soekarno pernah mengusulkan konsep Trisila sebagai hasil perasan dari lima sila Pancasila. Adapun isi dari rumusan Trisila tersebut terdiri atas...
A
Socio-nationalisme, Socio-demokratis, dan Ketuhanan
B
Nasionalisme, Demokrasi, dan Ketuhanan yang berkebudayaan
C
Socio-demokratis, Gotong royong, dan Nasionalisme
D
Nasionalisme, Internasionalisme, dan Ketuhanan
E
Ketuhanan, Kemanusiaan, dan Persatuan
NO. 105
Link Soal
Pimpinan tertinggi atau ketua dari Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) dijabat oleh tokoh...
A
Ir. Soekarno
B
Drs. Mohammad Hatta
C
Dr. K.R.T. Radjiman Wedyodiningrat
D
Mr. Soepomo
E
R.P. Soeroso
NO. 106
Link Soal
Semangat nasionalisme Indonesia tidak hanya berhenti pada semangat persatuan dan kemerdekaan, tetapi juga mencakup semangat untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur. Tokoh proklamator yang memiliki konsep mengenai nasionalisme ekonomi yang berpihak pada rakyat kecil adalah...
A
Mohammad Hatta dengan konsep koperasi.
B
Soekarno dengan konsep Marhaenisme.
C
Sutan Sjahrir dengan konsep sosialisme demokrat.
D
Tan Malaka dengan konsep Madilog.
E
Ki Hajar Dewantara dengan konsep pendidikan nasional.
NO. 107
Link Soal
Wujud nasionalisme dalam sektor ekonomi dapat diimplementasikan melalui tindakan...
A
Bergantung sepenuhnya pada produk impor untuk memenuhi kebutuhan nasional.
B
Menggenjot jumlah investasi dari luar negeri ke sektor-sektor ekonomi vital.
C
Mengembangkan dan memprioritaskan penggunaan produk-produk buatan dalam negeri.
D
Menghapuskan seluruh pungutan pajak bagi perusahaan-perusahaan asing.
E
Terus-menerus mengekspor bahan mentah tanpa melakukan proses pengolahan lebih lanjut.
NO. 108
Link Soal
Kusumo Wijoyo, seorang pemuda dari Desa Puncak Harapan di wilayah Nusantara Jaya, menyaksikan bagaimana bangsanya terpecah belah oleh adu domba penjajah. Ia meninggalkan cita-cita pribadi untuk mengabdi penuh pada perjuangan kemerdekaan. Ia berkeliling dari satu daerah ke daerah lain, menyatukan suku-suku yang berbeda pandangan, meyakinkan mereka bahwa kekuatan sejati terletak pada persatuan. Ia selalu menekankan bahwa identitas 'Nusantara Jaya' jauh lebih penting daripada identitas kesukuan atau kedaerahan. Semangatnya yang tak pernah padam berhasil membangkitkan kesadaran kolektif untuk berjuang demi satu tujuan: kemerdekaan dan kedaulatan bangsa. Setelah kemerdekaan diraih pun, ia terus berjuang untuk menanamkan rasa bangga akan budaya lokal dan persatuan di tengah ancaman disintegrasi. Sikap dan perjuangan Kusumo Wijoyo paling tepat mencerminkan nilai luhur yang dikenal sebagai...
A
Nasionalisme
B
Patriotisme
C
Solidaritas Sosial
D
Demokrasi
E
Humanisme
NO. 109
Link Soal
Kabinet manakah yang tercatat dalam sejarah sebagai kabinet pertama yang dibentuk berdasarkan hasil Pemilihan Umum tahun 1955?
A
Kabinet Burhanuddin Harahap
B
Kabinet Djuanda
C
Kabinet Ali Sastroamidjojo II
D
Kabinet Wilopo
E
Kabinet Natsir
NO. 110
Link Soal
Perjanjian Renville (1948) dianggap sangat merugikan Indonesia karena wilayah Republik Indonesia menjadi semakin sempit. Wilayah yang diakui Belanda saat itu hanya meliputi...
A
Jawa, Sumatera, dan Madura
B
Yogyakarta, Surakarta, dan Malang
C
Yogyakarta, sebagian Jawa Tengah, dan Sumatera
D
Seluruh wilayah bekas Hindia Belanda kecuali Irian Barat
E
Jawa Barat dan Jawa Timur