Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 11. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 101
Link Soal
Dekrit Presiden 5 Juli 1959 dikeluarkan untuk mengatasi krisis ketatanegaraan. Berikut ini adalah poin-poin yang termuat dalam dekrit tersebut, kecuali...
A
Pembubaran lembaga Konstituante
B
Pemberlakuan kembali UUD 1945
C
Pernyataan tidak berlakunya UUDS 1950
D
Pembentukan MPRS dan DPAS sesegera mungkin
E
Pembubaran Kabinet yang dianggap terlibat G30S/PKI
NO. 102
Link Soal
Dalam sejarah perumusan dasar negara, Panitia Sembilan memiliki peran krusial. Siapakah tokoh yang dipercaya menjabat sebagai ketua dalam kepanitiaan tersebut?
A
Drs. Moh. Hatta
B
Mr. Ahmad Soebarjo
C
Ir. Soekarno
D
Mr. Moh. Yamin
E
KH. Wahid Hasyim
NO. 103
Link Soal
UUD 1945 pertama kali disahkan sebagai konstitusi negara oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) pada tanggal...
A
17 Agustus 1945
B
18 Agustus 1945
C
19 Agustus 1945
D
22 Agustus 1945
E
1 Juni 1945
NO. 104
Link Soal
Pada tanggal 14-15 November 2009, para pemimpin ekonomi APEC mengadakan pertemuan di Singapura. Agenda utama yang menjadi fokus pembahasan dalam forum internasional tersebut adalah terkait isu...
A
Perjanjian ekstradisi antar negara
B
Kesepakatan ekspor impor
C
Isu perubahan iklim dunia
D
Kerjasama ekonomi global
E
Penanganan krisis ekonomi global
NO. 105
Link Soal
Tokoh ekonomi dunia Adam Smith dikenal sebagai pencetus ajaran yang menjadi dasar ideologi...
A
Komunisme
B
Sosialisme
C
Fasisme
D
Nasionalisme
E
Kapitalisme
NO. 106
Link Soal
Penduduk asli India yang mendiami wilayah di sekitar sungai Indus, dekat dengan pegunungan Himalaya, dikenal sebagai...
A
Suku Arya
B
Suku Dravida
C
Suku Murci
D
Suku Dassanech
E
Suku Kiyuku
NO. 107
Link Soal
Nasionalisme Pancasila menekankan persatuan dalam keberagaman, keadilan sosial, dan kedaulatan bangsa. Dalam konteks perkembangan teknologi informasi dan media sosial, muncul berbagai narasi yang mengancam persatuan, seperti hoaks yang memecah belah, ujaran kebencian, dan kampanye disinformasi yang merendahkan simbol negara. Manakah dari pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan upaya seorang warga negara dalam mengaktualisasikan nasionalisme Pancasila di era digital?
A
Aktif menyebarkan konten positif tentang pariwisata dan budaya Indonesia di media sosial untuk meningkatkan citra bangsa.
B
Menuntut pemerintah untuk memperketat regulasi internet dan memblokir semua akun penyebar berita bohong tanpa toleransi.
C
Terlibat dalam diskusi daring yang proaktif mengkritisi kebijakan pemerintah demi mendorong transparansi dan akuntabilitas.
D
Membangun literasi digital yang kuat, secara kritis memilah informasi, memverifikasi kebenaran sebelum berbagi, serta aktif melawan narasi destruktif dengan argumen berbasis fakta dan nilai Pancasila.
E
Menjaga jarak dari isu-isu kontroversial di media sosial agar tidak terprovokasi dan fokus pada aktivitas pribadi yang tidak berhubungan dengan politik.
NO. 108
Link Soal
Di sebuah kepulauan bernama "Bumipura," selama berabad-abad, rakyat hidup di bawah dominasi imperium asing yang memecah belah mereka berdasarkan suku dan wilayah. Pada awal abad ke-20, setelah bertahun-tahun penindasan dan eksploitasi, sekelompok intelektual muda yang terdidik di luar negeri, seperti Pangeran Arsa dan Putri Sani, mulai menyadari adanya persamaan nasib dan identitas budaya yang kuat di antara seluruh penduduk Bumipura. Mereka menginisiasi pertemuan-pertemuan rahasia, menyebarkan pamflet, dan mengorganisir forum diskusi yang menekankan bahwa "Kita adalah satu bangsa, Bumipura, bukan sekadar kumpulan suku-suku yang terpisah." Gerakan ini perlahan namun pasti membangkitkan kesadaran kolektif untuk bersatu melawan penjajah demi kemerdekaan penuh.
Peristiwa di Bumipura ini paling tepat menggambarkan latar belakang terbentuknya konsep nasionalisme, yaitu...
A
Kesadaran akan identitas bersama dan keinginan untuk menentukan nasib sendiri setelah mengalami penindasan kolonial.
B
Dorongan untuk memperluas wilayah kekuasaan dan pengaruh budaya ke negeri tetangga.
C
Munculnya ideologi komunisme yang menuntut persamaan hak bagi seluruh warga negara.
D
Kebutuhan untuk meningkatkan perekonomian negara melalui perdagangan bebas internasional.
E
Pembentukan aliansi militer untuk mempertahankan diri dari ancaman invasi luar.
NO. 109
Link Soal
Sejarah mencatat bahwa penyebaran dan pertumbuhan bahasa Melayu sebagai lingua franca (bahasa pergaulan) di Nusantara sangat didukung oleh peran kelompok...
A
Pedagang dan penyebar agama
B
Pedagang dan nelayan
C
Petani dan nelayan
D
Petani dan pedagang
E
Buruh dan majikan
NO. 110
Link Soal
Di tengah derasnya arus globalisasi dan gempuran informasi dari berbagai arah, BEM Universitas Merdeka berencana memperingati Hari Kebangkitan Nasional. Beberapa anggota BEM mengusulkan acara festival budaya lokal secara besar-besaran dan seminar tentang Pancasila. Namun, ada juga usulan untuk fokus pada isu-isu internasional dan bagaimana Indonesia bisa bersaing di kancah global, serta ajakan untuk lebih intensif menggunakan media sosial untuk menyuarakan identitas kelompok tertentu. Ketua BEM, Anya, menyadari pentingnya menjaga semangat nasionalisme yang inklusif dan relevan di era kini, seraya mengingat semangat Sumpah Pemuda dan Moderasi Beragama. Anya ingin agar peringatan ini tidak hanya seremonial, tetapi benar-benar memupuk karakter kebangsaan yang kuat dan adaptif.
Berdasarkan narasi tersebut, sikap yang paling tepat untuk menunjukkan nasionalisme yang matang, adaptif, dan sejalan dengan semangat kebangsaan serta tantangan masa kini adalah...
A
Mengadakan festival budaya lokal secara besar-besaran untuk menolak semua pengaruh budaya asing yang dianggap merusak identitas nasional.
B
Menyelenggarakan seminar tentang peran pemuda dalam pembangunan ekonomi global serta mendorong adaptasi nilai-nilai universal tanpa harus terikat pada tradisi lama.
C
Mengintegrasikan festival budaya lokal dengan diskusi interaktif mengenai kontribusi Indonesia di forum internasional, serta kampanye digital tentang moderasi beragama dan toleransi untuk menghadapi polarisasi.
D
Mengutamakan pemanfaatan media sosial untuk menyebarkan pesan-pesan patriotisme dengan menonjolkan keunggulan bangsa Indonesia di atas bangsa lain, serta menolak keras ideologi yang berbeda.
E
Memfokuskan pada penguatan nilai-nilai agama tertentu sebagai dasar persatuan bangsa, serta mengadakan bakti sosial sebagai wujud pengorbanan nyata bagi masyarakat sekitar.