Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 12. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 111
Link Soal
Pemerintah daerah 'X' mengeluarkan kebijakan yang secara eksklusif memprioritaskan tenaga kerja lokal untuk semua posisi strategis di sektor industri baru, dengan alasan 'melindungi kepentingan putra daerah'. Kebijakan ini menimbulkan potensi protes dari warga negara Indonesia di luar daerah 'X' yang merasa haknya untuk bekerja di mana saja di wilayah NKRI terbatasi, serta berpotensi menghambat investasi dan pemerataan ekonomi nasional.
Apabila ditinjau dari perspektif nasionalisme Pancasila, tindakan pemerintah daerah 'X' tersebut paling utama bertentangan dengan prinsip apa dan mengapa?
A
Sila kedua Pancasila, karena kebijakan tersebut berpotensi melanggar hak asasi manusia warga negara Indonesia yang bukan 'putra daerah'.
B
Sila ketiga Pancasila, karena mengedepankan primordialisme lokal yang dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa serta mengabaikan identitas keindonesiaan.
C
Sila keempat Pancasila, karena keputusan tersebut tidak mencerminkan musyawarah mufakat yang melibatkan seluruh komponen masyarakat di tingkat nasional.
D
Sila kelima Pancasila, karena menciptakan ketidakadilan ekonomi dan kesempatan kerja yang tidak merata bagi seluruh rakyat Indonesia.
E
Pembukaan UUD 1945 alinea ketiga, karena tidak mendukung perwujudan kemerdekaan yang berdaulat dalam bingkai negara kesatuan.
NO. 112
Link Soal
Pada masa Orde Baru, pembangunan nasional dibagi ke dalam tahapan Repelita. Fokus utama yang menjadi sasaran dalam Repelita IV adalah...
A
Sektor pertanian untuk swasembada pangan mutlak.
B
Industri dasar dan kimia untuk menopang pertahanan.
C
Sektor pertanian dan prasarana pengairan.
D
Peningkatan industri yang mengolah bahan baku menjadi barang jadi.
E
Sektor pertanian menuju industri yang menghasilkan mesin-mesin sendiri (industri berat dan ringan).
NO. 113
Link Soal
Negara manakah yang menggunakan 'Lira' sebagai mata uang resminya?
A
Spanyol
B
Turki
C
Finlandia
D
Italia
E
Mesir
NO. 114
Link Soal
Peristiwa Rengasdengklok pada 16 Agustus 1945 merupakan momen krusial yang dilatarbelakangi oleh...
A
Desakan Sekutu agar Indonesia segera merdeka
B
Keinginan Jepang memberikan hadiah kemerdekaan
C
Perbedaan pendapat antara golongan tua dan muda mengenai waktu proklamasi
D
Kondisi keamanan Jakarta yang sudah dikuasai Belanda
E
Hilangnya kepercayaan rakyat terhadap pemimpin nasional
NO. 115
Link Soal
Seorang Kepala Dinas di sebuah kabupaten, Bapak Rahmat, dalam pidato pembukaan festival seni daerah, secara terang-terangan menyatakan bahwa kesenian tradisional dari etnis minoritas di daerahnya "kurang memiliki nilai jual" dan "sebaiknya diganti dengan hiburan yang lebih modern dan universal". Pernyataan ini menuai protes keras dari komunitas adat dan budayawan, dianggap merendahkan kearifan lokal dan memecah belah persatuan. Video pidato tersebut menjadi viral, memicu amarah publik dan tuntutan agar Bapak Rahmat dicopot dari jabatannya.
Melihat kasus Bapak Rahmat dari perspektif nilai-nilai nasionalisme dan integritas Aparatur Sipil Negara (ASN), tindakan apa yang paling tepat dan berdasar hukum untuk menindaklanjuti pelanggaran yang dilakukannya?
A
Mengajukan tuntutan hukum pidana atas dasar ujaran kebencian (hate speech) dan diskriminasi sesuai Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).
B
Memberikan teguran lisan dan tertulis serta mewajibkan Bapak Rahmat untuk segera melakukan klarifikasi dan permohonan maaf kepada publik.
C
Melakukan pemeriksaan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) daerah dan/atau Majelis Kode Etik untuk menjatuhkan sanksi disiplin sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin PNS.
D
Mengabaikan pernyataan tersebut sebagai bagian dari kebebasan berpendapat, meskipun tidak etis, dan fokus pada upaya mediasi antarpihak.
E
Mendorong Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) untuk mengeluarkan mosi tidak percaya dan meminta Gubernur untuk mencopot Bapak Rahmat dari jabatannya.
NO. 116
Link Soal
Mahapatih Gadjah Mada yang sangat dikenal dengan 'Sumpah Palapa'-nya untuk menyatukan Nusantara, mengabdi pada masa kejayaan Kerajaan ...
A
Singosari
B
Majapahit
C
Samudera Pasai
D
Kutai
E
Sriwijaya
NO. 117
Link Soal
Merkantilisme adalah sistem ekonomi yang berkembang di Eropa pada abad ke-16 hingga ke-18. Salah satu ciri utama kebijakan merkantilisme adalah...
A
Mendorong impor barang sebanyak mungkin
B
Melarang perdagangan internasional
C
Menyerahkan perekonomian sepenuhnya pada pasar
D
Mengumpulkan cadangan logam mulia sebanyak-banyaknya
E
Menghapus bea cukai antar negara
NO. 118
Link Soal
Menjelang akhir masa penjajahan, Jepang membentuk badan khusus yang bertugas menyelidiki persiapan kemerdekaan Indonesia. Nama resmi badan tersebut adalah...
A
PPKI
B
PNI
C
BPPKI
D
Indonesisch Pers-Bureau
E
Dokuritzu Junbi Choosakai
NO. 119
Link Soal
Di era kolonial, perjuangan fisik seringkali menemui kegagalan akibat minimnya persatuan regional. Kondisi ini mendorong kaum pemuda untuk membentuk perkumpulan bersifat nasionalis guna mempersatukan seluruh rakyat Indonesia. Salah satu organisasi awal yang fundamental dalam menumbuhkan kesadaran kebangsaan di Indonesia adalah...
A
Serikat Dagang Islam (kemudian Sarekat Islam)
B
Perkumpulan Muhammadiyah
C
Budi Utomo
D
Partai Nasional Indonesia (PNI)
E
Nahdlatul Ulama
NO. 120
Link Soal
Di sebuah negeri fiktif bernama 'Nusantara Jaya', hiduplah seorang tokoh bernama Bapak Dirgantara. Beliau dikenal sebagai sosok yang selalu mengedepankan musyawarah mufakat di antara berbagai suku dan adat istiadat yang berbeda di wilayahnya, yaitu Lembah Swadaya dan Dataran Perkasa. Bapak Dirgantara tak pernah lelah berkeliling, menyatukan visi dan misi, serta membangun jembatan persahabatan antar-komunitas demi terciptanya sebuah identitas tunggal yang kuat, yaitu 'Warga Nusantara Jaya', tanpa menghilangkan kearifan lokal masing-masing. Beliau menolak segala bentuk sektarianisme dan provokasi yang dapat memecah belah persatuan. Tindakan dan semangat Bapak Dirgantara ini paling tepat mencerminkan nilai nasionalisme dalam aspek...
A
Cinta tanah air yang mendalam terhadap wilayahnya.
B
Semangat rela berkorban demi mempertahankan kedaulatan negara.
C
Pembinaan persatuan dan kesatuan bangsa di atas keberagaman.
D
Pengembangan rasa bangga sebagai bagian dari komunitas lokal.
E
Perjuangan untuk meningkatkan taraf hidup ekonomi masyarakat.