Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 13. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 121
Link Soal
Berdasarkan Civil Affairs Agreement, kedatangan tentara Inggris di Jakarta pada 15 September 1945 didampingi oleh seorang perwakilan Belanda bernama ...
A
Hubertus J. Van Mook
B
Dr. Charles Van der Plas
C
Charles Maurice
D
Lord Mountbatten
E
Jacob Van Neck
NO. 122
Link Soal
Sebagai negara yang berlandaskan Pancasila, Indonesia dihadapkan pada dilema global ketika pandemi COVID-19 memunculkan desakan kuat untuk memprioritaskan kepentingan nasional secara absolut, termasuk potensi pembatasan ketat terhadap impor vaksin dan alat kesehatan demi melindungi kedaulatan dan ekonomi bangsa. Di sisi lain, komunitas internasional menyerukan solidaritas global dan kerja sama lintas batas untuk mengatasi krisis kesehatan bersama. Dalam konteks ini, manakah sikap yang paling mencerminkan nasionalisme Pancasila yang utuh dan kontekstual bagi seorang Aparatur Sipil Negara (ASN)?
A
Mendukung sepenuhnya pembatasan impor dan memfokuskan sumber daya hanya untuk produksi dalam negeri sebagai manifestasi kemandirian nasional yang mutlak, tanpa melibatkan bantuan eksternal.
B
Mendorong partisipasi aktif Indonesia dalam forum dan inisiatif global untuk kerja sama riset, pengembangan, dan distribusi vaksin, sambil tetap memastikan ketersediaan dan pemerataan akses bagi seluruh rakyat Indonesia.
C
Mengadvokasi sikap netralitas Indonesia dalam isu-isu kesehatan global, dengan fokus utama pada pemulihan ekonomi domestik dan kesejahteraan internal tanpa terlalu banyak terlibat dalam dinamika internasional.
D
Mendesak pemerintah untuk hanya menerima bantuan dari negara-negara sahabat yang memiliki ikatan sejarah atau ideologi yang kuat dengan Indonesia, mengabaikan tawaran dari negara lain yang tidak memiliki koneksi serupa.
E
Menolak segala bentuk bantuan atau kerja sama dengan pihak asing, menegaskan bahwa bangsa Indonesia harus mampu berdiri sendiri sepenuhnya dalam menghadapi setiap tantangan global, tanpa intervensi apapun.
NO. 123
Link Soal
Dalam sejarah diplomasi mempertahankan kemerdekaan, Indonesia pernah terikat dalam perjanjian yang menyebabkan wilayah Republik Indonesia menjadi sangat sempit dan terkepung oleh wilayah pendudukan Belanda. Perjanjian yang dimaksud adalah...
A
Perjanjian Linggarjati
B
Konferensi Meja Bundar
C
Perjanjian Roem-Royen
D
Perjanjian Renville
E
Konferensi Malino
NO. 124
Link Soal
Di Desa Sembilan Bintang, hiduplah seorang tokoh masyarakat bernama Pak Harun. Meskipun usianya sudah senja, semangatnya untuk memajukan bangsa tak pernah padam. Setiap pagi, ia kerap terlihat membimbing anak-anak muda desa, menceritakan kisah perjuangan para pahlawan dengan penuh semangat, menanamkan nilai-nilai cinta tanah air dan pentingnya menjaga persatuan. Ia juga aktif menggalakkan penggunaan produk-produk lokal, meyakini bahwa kemandirian ekonomi adalah pilar kedaulatan bangsa. Ketika ada perbedaan pendapat di desa, Pak Harun selalu menjadi penengah yang bijak, mengingatkan semua pihak akan pentingnya musyawarah untuk mufakat demi keutuhan bersama, jauh dari perpecahan. Baginya, Indonesia adalah harga mati yang harus dijaga dengan segenap jiwa dan raga.
Sikap dan nilai-nilai nasionalisme yang diemban serta perjuangan yang ditunjukkan oleh Pak Harun paling relevan dengan semangat dan cita-cita perjuangan tokoh Proklamator Indonesia, yaitu...
A
Soekarno
B
Mohammad Hatta
C
Ki Hajar Dewantara
D
Jenderal Sudirman
E
Sutan Sjahrir
NO. 125
Link Soal
Peristiwa Rengasdengklok pada tanggal 16 Agustus 1945 merupakan momen krusial yang dipicu oleh perbedaan pendapat antara golongan muda dan golongan tua. Inti desakan golongan muda kepada Soekarno-Hatta saat itu adalah...
A
Meminta jaminan keamanan dari tentara Jepang
B
Segera memproklamasikan kemerdekaan tanpa menunggu keputusan PPKI
C
Menunggu janji kemerdekaan dari Laksamana Maeda
D
Membentuk kabinet pemerintahan darurat
E
Menyerang markas Jepang di Jakarta secara serentak
NO. 126
Link Soal
Keanggotaan Panitia Sembilan sengaja disusun untuk mencapai mufakat antara dua pandangan besar di Indonesia saat itu, yaitu...
A
Golongan Tua dan Golongan Muda
B
Golongan Militer dan Golongan Sipil
C
Golongan Nasionalis dan Golongan Islam
D
Golongan Federalis dan Golongan Unitaris
E
Golongan Bangsawan dan Golongan Rakyat
NO. 127
Link Soal
Pendidikan nasionalisme, yang diintegrasikan melalui kurikulum dengan nilai-nilai kebangsaan, memiliki tujuan utama untuk...
A
Mengenalkan seluruh spektrum budaya asing kepada peserta didik.
B
Mendorong siswa untuk meninggalkan kebudayaan tradisional mereka.
C
Memupuk rasa cinta tanah air dan kebanggaan menjadi warga negara Indonesia.
D
Mempersingkat durasi pelajaran sejarah dalam kurikulum sekolah.
E
Menitikberatkan pengajaran bahasa asing tanpa mempertimbangkan bahasa Indonesia.
NO. 128
Link Soal
Mikhail Gorbachev meluncurkan kebijakan Glasnost (keterbukaan) dan Perestroika (restrukturisasi). Apa dampak politik terbesar dari kebijakan tersebut bagi kelangsungan Uni Soviet?
A
Menguatnya pakta pertahanan Warsawa
B
Runtuhnya kekuasaan komunis dan bubarnya Uni Soviet
C
Terbentuknya aliansi baru dengan Amerika Serikat
D
Kembalinya sistem monarki di Rusia
E
Peningkatan kontrol militer terhadap negara bagian
NO. 129
Link Soal
Hasil kerja Panitia Kecil dalam rangkaian sidang BPUPKI menghasilkan dokumen rumusan dasar negara yang kemudian dikenal dengan sebutan 'Piagam Jakarta'. Siapakah tokoh yang memberikan usulan nama dokumen tersebut?
A
Ir. Soekarno
B
Drs. Mohammad Hatta
C
KH. Wahid Hasyim
D
Mr. Ahmad Subardjo
E
Mr. Muhammad Yamin
NO. 130
Link Soal
Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) dibentuk di Bukittinggi, Sumatera Barat, sebagai respons cepat atas situasi genting nasional yang disebabkan oleh...
A
Pemberontakan G30S/PKI
B
Jatuhnya kabinet parlementer
C
Agresi Militer Belanda I
D
Agresi Militer Belanda II
E
Ultimatum Sekutu di Surabaya