Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 14. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 131
Link Soal
Peristiwa Rengasdengklok pada tanggal 16 Agustus 1945 dilatarbelakangi oleh...
A
Keinginan golongan tua untuk menunggu janji Jepang
B
Perbedaan pendapat antara golongan tua dan muda mengenai waktu proklamasi
C
Serangan Sekutu ke kota Jakarta
D
Penolakan Soekarno untuk memproklamasikan kemerdekaan
E
Desakan Jepang agar Indonesia segera merdeka
NO. 132
Link Soal
Desa Sukamaju di tahun 1960-an dikenal dengan semangat gotong royongnya yang tinggi. Saat itu, masyarakat bahu-membahu membangun dam irigasi mandiri yang vital untuk pertanian mereka, tanpa mengharapkan bantuan dari pemerintah pusat. Para pemuda mengorbankan waktu dan tenaganya, bahkan menunda studi, demi kepentingan bersama. Nasionalisme mereka terwujud dalam upaya kolektif mewujudkan kemandirian pangan desa dan melestarikan budaya lokal dari pengaruh asing yang mulai masuk. Kini, di Desa Sukamaju yang sama, tantangan berbeda muncul. Alih-alih membangun infrastruktur fisik, masyarakat dihadapkan pada masalah erosi nilai-nilai lokal, penyebaran hoaks yang memecah belah, dan ketergantungan pada produk luar negeri. Para pemuda, meski aktif berinteraksi di media sosial, lebih sering terlibat dalam debat virtual tentang isu nasional ketimbang aksi nyata di desa. Semangat kebersamaan masih ada, namun bentuk dan manifestasinya terasa berbeda, lebih personal dan terkadang kurang terikat pada kepentingan kolektif desa secara langsung. Berdasarkan narasi di atas, bagaimana perbandingan manifestasi nasionalisme di Desa Sukamaju pada masa lalu dan masa kini menggambarkan evolusi konsep tersebut di tengah masyarakat Indonesia?
A
Nasionalisme masa lalu lebih terwujud dalam aksi kolektif fisik dan upaya kemandirian lokal, sementara masa kini cenderung diekspresikan melalui platform digital dan kesadaran isu nasional yang lebih bersifat virtual.
B
Nasionalisme pada kedua periode sama-sama berfokus pada pembangunan infrastruktur, namun dengan skala yang berbeda akibat kemajuan teknologi.
C
Masa lalu menunjukkan nasionalisme yang didasari oleh ketakutan terhadap ancaman fisik, sementara masa kini didorong oleh keinginan untuk mendapatkan pengakuan internasional.
D
Manifestasi nasionalisme di masa lalu cenderung individualistis, sementara masa kini lebih menonjolkan semangat gotong royong dalam bentuk kampanye daring.
E
Pada masa lalu, nasionalisme tidak mengenal konsep kemandirian, berbeda dengan masa kini yang sangat menekankan swasembada pangan.
NO. 133
Link Soal
Agresi Militer Belanda I pada 21 Juli 1947 tidak hanya bertujuan untuk menyerang pertahanan militer Indonesia, tetapi juga memiliki motif ekonomi strategis. Sasaran utama Belanda dalam agresi ini yang membuktikan motif tersebut adalah...
A
Penguasaan terhadap istana negara dan simbol pemerintahan di Yogyakarta.
B
Penangkapan para pemimpin negara untuk membubarkan kabinet.
C
Penguasaan daerah perkebunan di Sumatera dan pelabuhan-pelabuhan di Jawa.
D
Pemutusan hubungan diplomasi Indonesia dengan negara-negara Arab.
E
Pembentukan negara boneka di seluruh wilayah pulau Jawa.
NO. 134
Link Soal
Peristiwa Rengasdengklok merupakan momen krusial menjelang proklamasi kemerdekaan. Konflik antara golongan muda dan golongan tua saat itu sebenarnya bukan mengenai 'apakah' Indonesia harus merdeka, melainkan mengenai...
A
Siapa yang akan menandatangani teks proklamasi
B
Lokasi pembacaan teks proklamasi kemerdekaan
C
Waktu dan cara pelaksanaan proklamasi (tanpa campur tangan Jepang)
D
Bentuk negara yang akan didirikan (Republik atau Kerajaan)
E
Susunan kabinet pemerintahan pertama
NO. 135
Link Soal
Pada masa Republik Indonesia Serikat (RIS), terjadi pergolakan yang menuntut kembalinya bentuk negara kesatuan. Langkah politik yang dilakukan oleh Mohammad Natsir untuk menyatukan kembali Indonesia secara integral dikenal dengan istilah...
A
Politik Devide et Impera
B
Mosi Integral Natsir
C
Gezagsverhouding Politik
D
Dekrit Pemulihan Kedaulatan
E
Diplomasi Van Mook
NO. 136
Link Soal
Dalam konteks globalisasi dan tantangan transnasional seperti perubahan iklim dan pandemi, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) dihadapkan pada dilema bagaimana mengaktualisasikan nasionalisme secara relevan dan konstruktif. Manakah sikap dan pemahaman nasionalisme yang paling tepat bagi seorang ASN untuk memastikan kemajuan bangsa tanpa terjebak dalam chauvinisme atau isolasionisme?
A
Mengutamakan kepentingan nasional secara mutlak dengan membatasi keterlibatan dalam forum-forum internasional yang dianggap berpotensi menggerus kedaulatan atau identitas bangsa.
B
Mengembangkan nasionalisme inklusif yang memadukan kecintaan pada tanah air dengan kesadaran akan peran dan tanggung jawab global, serta aktif berkontribusi dalam kerjasama multilateral demi kepentingan nasional dan kemanusiaan.
C
Mendorong patriotisme melalui penguatan identitas budaya lokal dan promosi produk dalam negeri secara agresif, sembari menjaga jarak dari pengaruh budaya asing yang dianggap mengancam nilai-nilai luhur bangsa.
D
Menegaskan kedaulatan negara dengan menolak segala bentuk intervensi asing dan mengambil kebijakan ekonomi yang sepenuhnya mandiri, meskipun berisiko memperlambat pertumbuhan ekonomi di tengah persaingan global.
E
Menunjukkan loyalitas tertinggi kepada negara dengan mendukung penuh setiap kebijakan pemerintah tanpa kritik, meyakini bahwa pemerintah selalu bertindak demi kepentingan terbaik bangsa.
NO. 137
Link Soal
Setelah tugas BPUPKI dianggap selesai, Jepang membubarkannya dan membentuk Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) pada tanggal...
A
1 Juni 1945
B
22 Juni 1945
C
7 Agustus 1945
D
17 Agustus 1945
E
18 Agustus 1945
NO. 138
Link Soal
Perhatikan organisasi pergerakan berikut: Budi Utomo, Sarekat Islam, dan Indische Partij. Meskipun memiliki latar belakang berbeda, Indische Partij dianggap sebagai organisasi yang paling radikal secara politik pada masanya karena...
A
Secara tegas mencantumkan tujuan kemerdekaan Indonesia (Indies los van Holland) dan menolak kerja sama dengan kolonial.
B
Memiliki jumlah anggota terbanyak dari kalangan petani.
C
Dipimpin oleh tokoh-tokoh agama yang kharismatik.
D
Fokus pada pengembangan ekonomi pedagang pribumi.
E
Hanya menerima anggota dari kalangan priyayi Jawa.
NO. 139
Link Soal
Di era digital yang penuh disrupsi, 'Forum Pemuda Merdeka' (FPM) dihadapkan pada tantangan pelik. Anggota FPM, yang terdiri dari berbagai latar belakang suku, agama, dan daerah, ingin menjaga semangat kebangsaan tetap menyala. Namun, sebagian dari mereka lebih sering terlibat dalam tren global yang mendominasi media sosial, bahkan terkesan kurang peduli dengan narasi perjuangan kemerdekaan atau kekayaan budaya lokal. Ada pula kelompok minoritas di FPM yang merasa identitas keagamaannya kurang terwadahi dalam diskusi kebangsaan, sementara kelompok mayoritas tanpa sengaja seringkali mengedepankan perspektif agamanya dalam setiap pembahasan isu nasional. Ketua FPM mengingatkan bahwa persatuan yang dirajut Budi Utomo dan Sumpah Pemuda adalah fondasi yang harus terus diadaptasi, bukan hanya dihafal. Ia juga menekankan bahwa nasionalisme bukan berarti menafikan keberagaman, melainkan merangkulnya dalam bingkai NKRI.
Berdasarkan narasi di atas, pendekatan strategis yang paling komprehensif untuk diterapkan oleh 'Forum Pemuda Merdeka' guna memperkuat nasionalisme, menjaga identitas bangsa di tengah arus globalisasi, dan mewujudkan moderasi beragama adalah...
A
Menginisiasi program 'Bhinneka Digital' yang memfasilitasi diskusi kritis tentang konten global, mengenalkan kembali kekayaan budaya dan narasi sejarah lokal melalui platform digital interaktif, serta mengadakan forum dialog lintas iman secara berkala untuk memperkuat pemahaman dan toleransi.
B
Meningkatkan kesadaran akan kewajiban membela negara di garda depan, mengadakan pelatihan fisik dan mental untuk menghadapi ancaman asing, serta secara tegas menolak segala bentuk paham transnasional yang tidak sesuai dengan ideologi Pancasila.
C
Memperbanyak publikasi kutipan tokoh-tokoh nasional di media sosial, mengadakan lomba mengenakan pakaian adat, dan mendorong anggota untuk lebih aktif menyuarakan pandangan keagamaan masing-masing agar merasa diakui.
D
Membatasi akses anggota terhadap media sosial asing, fokus hanya pada konten-konten kebangsaan murni, dan membentuk satu wadah tunggal bagi semua agama untuk menyamakan persepsi dalam bernegara demi menghindari friksi.
E
Mengintensifkan pembelajaran sejarah perjuangan bangsa melalui seminar dan kunjungan museum, serta menyerahkan urusan moderasi beragama sepenuhnya kepada pemuka agama agar tidak mencampuri urusan negara.
NO. 140
Link Soal
Indonesia memiliki kekayaan budaya yang beragam, salah satunya adalah Tari Dana-dana yang berasal dari daerah...
A
Maluku Utara
B
Bengkulu
C
Sulawesi Tengah
D
Gorontalo
E
Nusa Tenggara Timur