Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 14. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 131
Link Soal
Tujuan utama dari penanaman nilai-nilai nasionalisme kepada generasi muda adalah untuk...
A
Menciptakan generasi yang anti terhadap perubahan dan modernisasi.
B
Membentuk karakter bangsa yang kuat, mencintai tanah air, dan siap menjaga kedaulatan serta keutuhan NKRI.
C
Memotivasi mereka untuk mencari pekerjaan di luar negeri demi kesejahteraan pribadi.
D
Mengurangi interaksi dengan budaya asing agar tidak terjadi asimilasi.
E
Memastikan setiap individu memiliki pemahaman politik yang seragam.
NO. 132
Link Soal
Sebagai seorang pendidik, langkah apa yang bisa Anda lakukan untuk menyeimbangkan pengaruh budaya asing dengan penanaman nilai-nilai nasionalisme pada siswa?
A
Melarang siswa mengakses media sosial untuk menghindari pengaruh budaya asing
B
Mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal dalam kurikulum sekolah dan mendorong siswa untuk bangga dengan budaya Indonesia
C
Mengadakan kegiatan belajar mengajar dengan menggunakan bahasa asing sebagai pengantar utama
D
Mewajibkan siswa untuk menghafal sejarah perjuangan bangsa Indonesia
E
Mengadakan seminar yang hanya membahas budaya asing dan manfaatnya
NO. 133
Link Soal
Sebagai bentuk nasionalisme modern, masyarakat Indonesia didorong untuk menggunakan produk-produk lokal. Namun, di pasar lokal, produk asing sering kali lebih menarik bagi konsumen. Apa strategi yang paling efektif bagi produsen lokal untuk meningkatkan daya tarik produk mereka dibandingkan produk impor?
A
Mengurangi biaya produksi dengan menurunkan kualitas produk
B
Meningkatkan kualitas produk lokal dan mempromosikan keunggulan produk lokal secara kreatif
C
Membatasi konsumen untuk membeli produk impor
D
Menetapkan harga produk lokal setinggi mungkin agar terlihat lebih eksklusif
E
Mencoba meniru produk impor tanpa inovasi yang berarti
NO. 134
Link Soal
Manakah di antara nama-nama berikut yang BUKAN merupakan tokoh pelopor atau pendiri ASEAN?
A
Thanat Khoman
B
Narciso Ramos
C
Tun Abdul Razak
D
Kwik Kian Gie
E
S. Rajaratnam
NO. 135
Link Soal
Prinsip-prinsip nasionalisme Indonesia (Persatuan Indonesia) tersusun dalam kesatuan majemuk tunggal yaitu, KECUALI...
A
Kesatuan sejarah
B
Kesatuan cita-cita
C
Kesatuan nasib
D
Kesatuan kebudayaan
E
Kesatuan asas kerohanian
NO. 136
Link Soal
Di antara konsep-konsep berikut, manakah yang paling mendekati deskripsi mengenai sifat nasionalisme yang positif dan konstruktif?
A
Chauvinisme, yaitu cinta tanah air yang berlebihan dan merendahkan bangsa lain.
B
Ultranasionalisme, yaitu paham nasionalisme ekstrem yang cenderung agresif.
C
Etnosentrisme, yaitu pandangan yang menganggap budaya sendiri paling baik.
D
Patriotisme, yaitu semangat cinta tanah air dan kesediaan berkorban untuk negara.
E
Rasisme, yaitu paham diskriminasi berdasarkan suku atau ras.
NO. 137
Link Soal
Dalam sejarah perumusan konstitusi, Panitia Kecil memiliki tanggung jawab utama untuk...
A
Menyusun teks proklamasi kemerdekaan
B
Membantu tugas Panitia Sembilan dalam melobi pihak Jepang
C
Merancang draf undang-undang dasar dengan merujuk pada hasil sidang BPUPKI dan Panitia Hukum
D
Mengesahkan UUD 1945 dalam sidang pleno
E
Menunjuk Presiden dan Wakil Presiden sementara
NO. 138
Link Soal
Gerakan Non-Blok, sebuah organisasi internasional yang didirikan oleh Indonesia bersama beberapa negara Asia dan Afrika, memiliki tujuan utama untuk...
A
Memihak salah satu blok adidaya selama periode Perang Dingin.
B
Membentuk aliansi militer yang kuat untuk melindungi anggotanya.
C
Mewujudkan perdamaian global tanpa terikat oleh blok kekuatan manapun.
D
Menyeragamkan sistem ekonomi negara anggota dengan model Eropa.
E
Mengabaikan partisipasi negara-negara berkembang dalam kancah politik internasional.
NO. 139
Link Soal
Menjelang kemerdekaan Indonesia, terjadi pergantian kepemimpinan di Jepang. Pada 17 Juli 1944, Perdana Menteri Hideki Tojo digantikan oleh...
A
Letnan Jenderal Kumakichi Harada
B
Jenderal Itagaki
C
Mayor Jenderal Yamamoto
D
Jenderal Kuniaki Koiso
E
Letnan Jenderal Nagano
NO. 140
Link Soal
Di masa perjuangan kemerdekaan negara fiktif 'Nusantara Makmur', nasionalisme diwujudkan melalui semangat membara untuk persatuan dan perlawanan kolektif terhadap penjajah. Rakyat dari berbagai suku dan agama bersatu padu, mengesampingkan perbedaan demi cita-cita kemerdekaan. Lagu kebangsaan dinyanyikan dengan penuh haru, bendera diarak sebagai simbol pemersatu mutlak, dan pengorbanan jiwa raga demi kedaulatan bangsa adalah hal yang lumrah.
Satu abad kemudian, Nusantara Makmur telah menjadi negara maju dengan tantangan yang berbeda. Arus globalisasi membawa invasi budaya dan ekonomi, teknologi informasi menghubungkan warga dengan dunia luar, dan isu-isu seperti korupsi, kesenjangan sosial, serta keberlanjutan lingkungan mendominasi diskusi publik. Semangat cinta tanah air tetap membara, namun manifestasinya jauh lebih kompleks dan beragam. Nasionalisme kini seringkali diartikan sebagai upaya memajukan bangsa melalui inovasi, menjaga integritas digital, atau bahkan melalui kritik konstruktif terhadap kebijakan pemerintah demi perbaikan.
Berdasarkan narasi di atas, pergeseran esensi dan implementasi nasionalisme di Nusantara Makmur dari masa lalu ke masa kini paling tepat digambarkan sebagai perubahan dari:
A
Fokus utama pada pertahanan terhadap ancaman eksternal dan persatuan primordial menuju penguatan identitas melalui inovasi, kritik konstruktif, serta pembangunan internal yang berkelanjutan.
B
Kepatuhan buta terhadap pemimpin dan tradisi menuju individualisme ekstrem dan penolakan terhadap nilai-nilai luhur bangsa.
C
Ekspresi emosional yang murni dan spontan menuju pragmatisme ekonomis yang semata-mata berorientasi pada keuntungan pribadi.
D
Ideologi yang kaku dan tidak adaptif terhadap perubahan global menuju pembiaran terhadap pengaruh asing tanpa filter.
E
Semangat juang militan yang bersifat fisik menuju pasifisme absolut yang menolak segala bentuk bela negara.