Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 14. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 131
Link Soal
Dalam rapat BPUPKI tanggal 14 Juli 1945, Ir. Soekarno menyampaikan laporan yang memuat tiga poin utama hasil kerja panitia, yaitu...
A
Teks Proklamasi, kesepakatan penyerahan Jepang, dan Pembukaan UUD
B
Isi Pasal-Pasal UUD, Proklamasi Kemerdekaan, dan penyerahan kekuasaan Jepang
C
Pernyataan Kemerdekaan Indonesia, Pembukaan UUD, dan Batang Tubuh UUD
D
Revisi Sila Pertama, Batang Tubuh UUD, dan pernyataan kekalahan Jepang
E
Perubahan Piagam Jakarta, Pembukaan UUD, dan teks resmi Proklamasi
NO. 132
Link Soal
Tokoh Presiden Indonesia yang pada masa pemerintahannya mengambil kebijakan untuk mengembalikan nama Irian Jaya menjadi Papua adalah...
A
B.J. Habibie
B
Abdurrahman Wahid (Gus Dur)
C
Megawati Soekarnoputri
D
Susilo Bambang Yudhoyono
E
Joko Widodo
NO. 133
Link Soal
ASEAN adalah organisasi regional di kawasan Asia Tenggara. Fokus utama kerja sama antarnegara anggota ASEAN diprioritaskan pada bidang...
A
Politik, Militer, dan Pertahanan
B
Sosial, Budaya, dan Ekonomi
C
Pendidikan, Agama, dan Politik
D
Hukum, HAM, dan Keamanan
E
Ideologi, Pertahanan, dan Teknologi
NO. 134
Link Soal
Organisasi pergerakan nasional yang pertama kali bergerak dalam bidang politik dan secara terang-terangan menuntut kemerdekaan Indonesia adalah...
A
Budi Utomo
B
Sarekat Islam
C
Indische Partij
D
Perhimpunan Indonesia
E
Partai Nasional Indonesia
NO. 135
Link Soal
Upaya untuk memperkuat jiwa nasionalisme di tengah masyarakat Indonesia harus dilakukan secara konsisten. Tindakan berikut ini yang merupakan hal positif dan harus dikembangkan guna mendukung semangat tersebut adalah...
A
Sikap mengunggulkan suku bangsa sendiri secara berlebihan (Sukuisme)
B
Menerapkan sikap cinta tanah air yang wajar dan rela berkorban (Patriotisme)
C
Keyakinan yang sangat kuat terhadap satu golongan tertentu (Fanatik golongan)
D
Mengagungkan bangsa sendiri secara membabi buta sambil meremehkan bangsa lain (Chauvinisme)
E
Memegang teguh paham yang kaku dan cenderung menghalalkan kekerasan (Ekstrimisme)
NO. 136
Link Soal
Dalam perjalanan sejarah bangsa, Indonesia pernah berbentuk negara serikat dengan menggunakan Konstitusi Republik Indonesia Serikat (UUD RIS). Konstitusi ini berlaku di Indonesia selama kurun waktu...
A
Kurang lebih 1 tahun
B
Kurang lebih 2 tahun
C
Kurang lebih 3 tahun
D
Kurang lebih 4 tahun
E
Kurang lebih 5 tahun
NO. 137
Link Soal
Gedung bersejarah 'Chuo Sangi In' (sekarang Gedung Pancasila) di Jakarta merupakan lokasi dilaksanakannya...
A
Proklamasi Kemerdekaan
B
Perumusan Teks Proklamasi
C
Kongres Pemuda II
D
Sidang PPKI pertama
E
Upacara peresmian dan pembukaan sidang BPUPKI
NO. 138
Link Soal
Salah satu peristiwa penting yang mengubah sistem pemerintahan Indonesia dari Liberal menjadi Terpimpin adalah dikeluarkannya Dekrit Presiden 5 Juli 1959. Apa latar belakang utama keluarnya dekrit ini?
A
Adanya serangan dari tentara Sekutu
B
Kegagalan Badan Konstituante dalam menyusun UUD baru
C
Pemberontakan G30S/PKI
D
Desakan dari PBB untuk membubarkan parlemen
E
Krisis ekonomi global yang parah
NO. 139
Link Soal
Era kolonialisme di Nusantara ditandai dengan kedatangan bangsa-bangsa Eropa pertama kali pada abad ke-16, tepatnya sekitar tahun...
A
1511 M
B
1602 M
C
1331 M
D
1596 M
E
1360 M
NO. 140
Link Soal
Di era globalisasi yang ditandai dengan interkoneksi antarnegara dan munculnya isu-isu transnasional seperti perubahan iklim, pandemi, serta digitalisasi, konsep nasionalisme seringkali dihadapkan pada tantangan baru. Sebagian berpendapat nasionalisme harus lebih inklusif dan adaptif terhadap nilai-nilai universal, sementara yang lain bersikeras pada penguatan identitas dan kepentingan nasional murni. Dalam konteks Indonesia, yang kaya akan keberagaman dan memiliki Pancasila sebagai dasar negara, bagaimana seharusnya nasionalisme diimplementasikan untuk menjaga keutuhan bangsa sekaligus berdaya saing di kancah global?
A
Mengedepankan kepentingan nasional absolut di atas segala-galanya, bahkan jika bertentangan dengan konsensus global, demi kedaulatan penuh dan kemandirian.
B
Membuka diri terhadap pengaruh asing dan nilai-nilai universal secara total, sehingga identitas nasional dapat beradaptasi dan berkembang tanpa batasan demi kemajuan global.
C
Memperkuat nasionalisme berbasis nilai-nilai Pancasila yang inklusif, toleran, dan mengedepankan kerja sama internasional tanpa mengorbankan identitas serta kepentingan strategis bangsa.
D
Mengutamakan pembangunan ekonomi domestik dengan membatasi investasi asing dan menolak perjanjian perdagangan internasional yang dianggap merugikan, agar kemandirian ekonomi terjaga sepenuhnya.
E
Mendorong homogenisasi budaya dan bahasa nasional untuk memastikan kesatuan identitas yang solid di tengah keberagaman, agar bangsa lebih kuat menghadapi tantangan global.