Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 14. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 131
Link Soal
Di bawah ini perjanjian yang timbul dari Perang Dunia I, kecuali ....
A
Perjanjian Versailles
B
Perjanjian St. Germani)
C
Perjanjian Neulily
D
Perjanjian Trianon
E
Perjanjian Postdam
NO. 132
Link Soal
Pemanggilan tiga tokoh nasional (Soekarno, Hatta, Radjiman) ke Dalat, Vietnam pada 9 Agustus 1945 oleh Jenderal Terauchi bertujuan untuk meresmikan PPKI. Dari kacamata strategi perjuangan, bagaimana para tokoh bangsa menyikapi pembentukan badan buatan Jepang ini?
A
Menolaknya mentah-mentah karena dianggap sebagai jebakan sekutu.
B
Menerimanya sebagai satu-satunya cara legal untuk mendapatkan kemerdekaan tanpa pertumpahan darah.
C
Memanfaatkannya sebagai wadah legalitas untuk mempersiapkan kelengkapan negara meskipun tujuan Jepang adalah memberi 'hadiah'.
D
Menggunakannya untuk menyusun kekuatan militer guna menyerang balik tentara Jepang.
E
Membubarkannya segera setelah kembali ke Indonesia untuk menghindari cap boneka Jepang.
NO. 133
Link Soal
Dalam menghadapi tuntutan globalisasi, sebuah negara A dihadapkan pada tekanan untuk membuka pasar secara penuh demi integrasi ekonomi global. Namun, langkah ini berpotensi mengancam kelangsungan industri-industri lokal yang belum memiliki daya saing yang kuat. Jika negara A menganut prinsip nasionalisme yang berlandaskan Pancasila, pendekatan strategis yang paling tepat untuk diambil dalam menjaga kedaulatan ekonomi dan kesejahteraan rakyat adalah...
A
Membuka pasar seluas-luasnya agar produk lokal terpacu untuk bersaing secara global, dengan konsekuensi beberapa industri lemah akan gulung tikar.
B
Menutup rapat-rapat pasar domestik dari produk asing guna melindungi seluruh industri lokal, meskipun dapat memicu retaliasi dagang dan isolasi ekonomi.
C
Mengimplementasikan kebijakan proteksionisme selektif pada sektor-sektor strategis dan rentan, sambil secara aktif meningkatkan kapasitas dan daya saing industri lokal, serta menjalin kerja sama internasional yang berprinsip saling menguntungkan.
D
Fokus pada pengembangan industri padat karya berorientasi ekspor untuk mendapatkan devisa sebanyak-banyaknya, tanpa terlalu memperhatikan pasar domestik.
E
Menyerahkan sepenuhnya dinamika pasar kepada mekanisme global dan swasta, dengan keyakinan bahwa kekuatan ekonomi akan menyeleksi industri yang layak bertahan.
NO. 134
Link Soal
Di tengah arus globalisasi dan liberalisasi ekonomi, Indonesia menghadapi dilema signifikan. Di satu sisi, ada desakan untuk membuka pasar dan menarik investasi asing guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan teknologi. Di sisi lain, muncul kekhawatiran bahwa keterbukaan berlebihan dapat mengikis kedaulatan ekonomi, mematikan industri lokal, dan pada akhirnya mereduksi semangat kemandirian bangsa. Fenomena ini memunculkan perdebatan antara 'nasionalisme ekonomi' yang cenderung proteksionis dan kebutuhan adaptasi terhadap sistem ekonomi global. Bagaimana dilema ini, jika tidak dikelola dengan bijak, dapat mereduksi esensi nasionalisme Indonesia yang dicita-citakan oleh para pendiri bangsa?
A
Melemahnya kapasitas negara untuk melindungi kepentingan nasional dan kesejahteraan rakyatnya, sehingga memudarkan rasa bangga dan kepemilikan terhadap bangsa sendiri di mata warganya.
B
Menyebabkan ketergantungan ekonomi yang ekstrem pada pihak asing, yang pada gilirannya menghilangkan kemampuan bangsa untuk menentukan arah kebijakan ekonominya secara mandiri.
C
Memicu konflik kepentingan antara elit politik dan pengusaha nasional yang pro-globalisasi dengan kelompok masyarakat yang menginginkan proteksi penuh terhadap pasar domestik.
D
Menghambat inovasi dan daya saing produk domestik karena kurangnya kompetisi, yang akhirnya membuat bangsa tertinggal dalam persaingan global dan kehilangan pijakan di kancah internasional.
E
Menciptakan kesenjangan sosial yang parah akibat persaingan bebas, di mana hanya kelompok tertentu yang diuntungkan, sehingga mengikis rasa keadilan sosial yang merupakan pilar nasionalisme.
NO. 135
Link Soal
Sarekat Dagang Islam (SDI) didirikan oleh Haji Samanhudi pada 1911. Gerakan ini berusaha membangun kekuatan persatuan bangsa melalui penguatan dalam bidang ...
A
Ekonomi melalui perlindungan pengusaha lokal agar mampu bersaing
B
Kebudayaan melalui pengembangan kesenian daerah
C
Pendidikan melalui pengajaran untuk persatuan
D
Keagamaan yang memobilisasi gerakan rakyat
E
Politik melalui pengembangan kebijakan pro masyarakat lokal
NO. 136
Link Soal
Indonesia melakukan hubungan diplomatik dengan Jerman dalam bentuk pertukaran barang atau ekspor-impor. Model kerja sama antara dua negara ini disebut...
A
Kerja sama Multilateral
B
Kerja sama Regional
C
Kerja sama Bilateral
D
Kerja sama Internasional
E
Kerja sama Interkontinental
NO. 137
Link Soal
Prinsip "Gotong Royong" merupakan bentuk nyata nasionalisme sehari-hari. Prinsip ini menekankan bahwa ...
A
setiap orang harus hidup mandiri tanpa bantuan orang lain
B
semua pekerjaan harus diselesaikan oleh pemerintah
C
masyarakat bekerja sama dan saling membantu dalam berbagai kegiatan
D
pekerjaan hanya dilakukan oleh kelompok tertentu saja
E
gotong royong hanya diterapkan di daerah pedesaan
NO. 138
Link Soal
Dalam dinamika politik global, interaksi antarnegara adalah hal yang mutlak. Ketika sebuah kerja sama terjalin secara eksklusif dan hanya melibatkan dua negara saja untuk mencapai tujuan bersama, bentuk kerja sama tersebut dikenal dengan istilah...
A
Kerja sama Regional
B
Kerja sama Multilateral
C
Kerja sama Bilateral
D
Kerja sama Internasional
E
Kerja sama Monolateral
NO. 139
Link Soal
Pasukan AFNEI (Allied Forces Netherlands East Indies) mendarat di Jakarta pada September 1945 dengan beberapa misi. Di bawah ini yang BUKAN merupakan tugas AFNEI adalah...
A
Menerima penyerahan kekuasaan dari Jepang
B
Membebaskan tawanan perang Sekutu
C
Melucuti dan memulangkan tentara Jepang
D
Membantu memperkuat kedaulatan negara Indonesia yang baru merdeka
E
Menuntut penjahat perang
NO. 140
Link Soal
Organisasi BPUPKI dipimpin oleh seorang tokoh senior yang menjabat sebagai ketua umum. Sosok yang dimaksud adalah...
A
Raden Pandji Soeroso
B
Mohammad Yamin
C
Radjiman Wedyodiningrat
D
Ichibangase Yosio
E
Sultan Hamid II