Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 15. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 141
Link Soal
Sejarah mencatat bahwa penyebaran dan pertumbuhan bahasa Melayu sebagai lingua franca (bahasa pergaulan) di Nusantara sangat didukung oleh peran kelompok...
A
Pedagang dan penyebar agama
B
Pedagang dan nelayan
C
Petani dan nelayan
D
Petani dan pedagang
E
Buruh dan majikan
NO. 142
Link Soal
Dalam sejarah kepemimpinan nasional di Indonesia, tokoh yang mendampingi Presiden sebagai Wakil Presiden pada masa bakti 1993 - 1998 adalah...
A
Sudharmono
B
Tri Sutrisno
C
Umar Wirahadikusuma
D
Hamzah Haz
E
Sri Sultan Hamengkubuwono IX
NO. 143
Link Soal
Organisasi pergerakan nasional Indische Partij dibentuk di Bandung oleh tokoh-tokoh yang dikenal sebagai Tiga Serangkai. Siapakah salah satu anggotanya?
A
Ir. Soekarno
B
Drs. Mohammad Hatta
C
Douwes Dekker
D
Sutan Syahrir
E
Syafrudin Prawiranegara
NO. 144
Link Soal
Munculnya kesadaran persatuan dalam Sumpah Pemuda dipelopori oleh berbagai organisasi kepemudaan. Organisasi mana saja yang menjadi pencetus utama dalam pergerakan ini?
A
Budi Utomo dan Serikat Islam
B
Jong Java dan Muhammadiyah
C
Perhimpunan Indonesia, Partai Nasional Indonesia, dan Pemuda Indonesia
D
Jong Celebes dan Partai Komunis Indonesia
E
Jong Islamiten Bond dan Kaum Betawi
NO. 145
Link Soal
Lembaga bentukan Jepang yang memiliki nama asli 'Dokuritsu Junbi Cosakai' dalam struktur persiapan kemerdekaan Indonesia adalah...
A
Panitia Sembilan
B
Piagam Jakarta
C
Pembukaan UUD
D
PPKI
E
BPUPKI
NO. 146
Link Soal
Dahulu kala, di Desa Harmoni yang asri, semangat nasionalisme begitu kental terasa. Penduduknya, dipimpin oleh Bapak Suryo, bergotong royong tanpa pamrih membangun bendungan irigasi yang vital demi kemandirian pangan. Mereka menyumbangkan tenaga, waktu, bahkan sedikit harta benda mereka, meyakini bahwa setiap tetes keringat adalah demi masa depan bangsa yang lebih baik. Kepentingan pribadi dikesampingkan demi kepentingan bersama yang lebih besar, yakni ketahanan desa sebagai bagian integral dari negara.
Kini, di Kota Maju yang megah, generasi muda seperti Putri menghadapi dilema berbeda. Teknologi informasi yang serbacanggih membuka gerbang budaya global, menawarkan beragam pilihan produk dan gaya hidup dari seluruh dunia. Meskipun Putri bangga dengan warisan budaya Indonesia dan sering mempromosikannya melalui media sosial, ia juga tak jarang memilih produk impor yang dianggap lebih praktis atau berkualitas. Diskusi mengenai investasi asing besar-besaran untuk pembangunan infrastruktur seringkali memunculkan perdebatan antara menjaga kedaulatan ekonomi nasional dan memanfaatkan peluang pertumbuhan global.
Narasi di atas menggambarkan evolusi dan tantangan nasionalisme dari masa lalu ke masa kini. Perbedaan mendasar dalam implementasi semangat nasionalisme antara Desa Harmoni di masa lalu dan Kota Maju di masa kini paling tepat digambarkan sebagai:
A
Nasionalisme di Desa Harmoni ditandai dengan pengorbanan kolektif, kemandirian fisik, dan penyatuan tujuan di tengah keterbatasan, sedangkan di Kota Maju diuji oleh infiltrasi budaya global, pilihan konsumsi individual, dan perdebatan kedaulatan ekonomi dalam kerangka investasi asing.
B
Nasionalisme masa lalu hanya muncul saat ada ancaman fisik, sementara nasionalisme masa kini lebih bersifat seremonial dan kurang substansial.
C
Keduanya menunjukkan bentuk gotong royong yang sama, hanya saja media penyalurannya yang berbeda karena perkembangan teknologi.
D
Nasionalisme di masa lalu lebih otentik karena belum terpengaruh modernisasi, sedangkan masa kini cenderung pragmatis dan instan.
E
Semangat nasionalisme di Desa Harmoni bersifat statis dan kaku, sementara di Kota Maju lebih dinamis dan adaptif terhadap perubahan global tanpa batasan.
NO. 147
Link Soal
Jatuhnya Kabinet Amir Syarifudin akibat penandatanganan Perjanjian Renville yang merugikan Indonesia menyebabkan dibentuknya kabinet baru pada 29 Januari 1948 yang dipimpin oleh...
A
Sutan Syahrir
B
Moh. Hatta
C
Ali Sastroamidjojo
D
Wilopo
E
Natsir
NO. 148
Link Soal
Di tengah arus globalisasi dan pesatnya perkembangan teknologi informasi, ideologi transnasional yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila semakin mudah menyebar, berpotensi mengikis rasa nasionalisme terutama di kalangan generasi muda. Sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berkomitmen pada pengamalan Pancasila, langkah strategis apakah yang paling efektif untuk membentengi dan memperkuat nasionalisme Pancasila di era ini?
A
Mengadakan kampanye masif literasi digital dan pendidikan Pancasila berbasis kontekstualisasi masalah kekinian, dengan melibatkan berbagai platform media sosial dan kolaborasi lintas sektoral.
B
Meningkatkan pengawasan dan pemblokiran terhadap situs atau konten yang terindikasi menyebarkan ideologi radikal atau transnasional yang anti-Pancasila.
C
Menekankan pentingnya mempelajari sejarah perjuangan bangsa dan tokoh-tokoh pahlawan kepada generasi muda melalui kurikulum formal dan kegiatan ekstrakurikuler.
D
Mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam forum-forum dialog kebangsaan yang membahas tantangan nasionalisme di era digital serta mencari solusi bersama.
E
Fokus pada penguatan nilai-nilai keagamaan dan adat istiadat sebagai benteng moral utama agar masyarakat tidak mudah terpengaruh ideologi asing.
NO. 149
Link Soal
Berdasarkan Perjanjian Tordesillas yang disepakati antara Spanyol dan Portugis, pembagian wilayah kekuasaan dunia diatur dengan ketentuan...
A
Portugis mendapatkan hak penuh atas wilayah jajahan Spanyol di Eropa
B
Spanyol berhak atas wilayah di sisi barat, sedangkan Portugis di sisi timur
C
Spanyol berhak atas wilayah di sisi timur, sedangkan Portugis di sisi barat
D
Portugis harus mengakui kedaulatan Spanyol di seluruh Kepulauan Hindia
E
Spanyol mendapatkan seluruh wilayah jajahan yang sebelumnya dikuasai Portugis
NO. 150
Link Soal
Di sebuah negeri fiktif bernama 'Nusantara Jaya', hiduplah seorang tokoh bernama Bapak Dirgantara. Beliau dikenal sebagai sosok yang selalu mengedepankan musyawarah mufakat di antara berbagai suku dan adat istiadat yang berbeda di wilayahnya, yaitu Lembah Swadaya dan Dataran Perkasa. Bapak Dirgantara tak pernah lelah berkeliling, menyatukan visi dan misi, serta membangun jembatan persahabatan antar-komunitas demi terciptanya sebuah identitas tunggal yang kuat, yaitu 'Warga Nusantara Jaya', tanpa menghilangkan kearifan lokal masing-masing. Beliau menolak segala bentuk sektarianisme dan provokasi yang dapat memecah belah persatuan. Tindakan dan semangat Bapak Dirgantara ini paling tepat mencerminkan nilai nasionalisme dalam aspek...
A
Cinta tanah air yang mendalam terhadap wilayahnya.
B
Semangat rela berkorban demi mempertahankan kedaulatan negara.
C
Pembinaan persatuan dan kesatuan bangsa di atas keberagaman.
D
Pengembangan rasa bangga sebagai bagian dari komunitas lokal.
E
Perjuangan untuk meningkatkan taraf hidup ekonomi masyarakat.