Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 15. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 141
Link Soal
Sejarah mencatat pembagian wilayah Kerajaan Mataram menjadi dua otoritas kekuasaan, yakni Kasunanan Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta. Peristiwa ini terjadi akibat disepakatinya...
A
Perjanjian Bongaya
B
Perjanjian Salatiga
C
Perjanjian Gianti
D
Perjanjian Jepara
E
Perjanjian Linggarjati
NO. 142
Link Soal
Siapakah sosok yang dipercaya menjabat sebagai ketua saat Partai Nasional Indonesia (PNI) pertama kali didirikan dengan visi mewujudkan kedaulatan NKRI?
A
Moh. Yamin
B
Ir. Soekarno
C
Achmad Soebardjo
D
Amir Syamsudin
E
Supriyadi
NO. 143
Link Soal
Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) menyelenggarakan sidang pertamanya pada kurun waktu...
A
1 Maret – 1 Juni 1945
B
29 Mei – 22 Juni 1945
C
1 Juni – 22 Juni 1945
D
7 Agustus – 18 Agustus 1945
E
29 Mei – 1 Juni 1945
NO. 144
Link Soal
Momentum bersejarah dimulainya Gerakan Non-Blok secara formal ditandai dengan pelaksanaan KTT I yang diselenggarakan di Beograd, Yugoslavia. Kapan pertemuan tersebut berlangsung?
A
1960
B
1962
C
1964
D
1961
E
1963
NO. 145
Link Soal
Peristiwa Rengasdengklok sempat menegang karena perbedaan pendapat golongan muda dan tua. Siapakah tokoh yang berhasil menengahi dan menjemput Soekarno-Hatta kembali ke Jakarta dengan jaminan proklamasi akan segera dilaksanakan?
A
Sutan Syahrir
B
Wikana
C
Achmad Soebardjo
D
Sayuti Melik
E
Chairul Saleh
NO. 146
Link Soal
Pemilihan Umum pertama di Indonesia yang terlaksana pada tahun 1955 bertujuan untuk memilih anggota lembaga negara, yaitu...
A
DPR dan MPR
B
DPR dan Konstituante
C
Presiden dan Wakil Presiden
D
Konstituante dan DPD
E
DPRD dan Kepala Daerah
NO. 147
Link Soal
Era globalisasi dan keterbukaan informasi telah membawa berbagai dampak, termasuk masuknya ideologi transnasional, penyebaran hoaks yang memecah belah, serta arus budaya asing yang masif. Dalam konteks ini, nasionalisme Indonesia diuji relevansi dan ketahanannya. Sikap nasionalisme yang paling tepat untuk diimplementasikan oleh warga negara Indonesia guna menjaga persatuan, integritas, dan identitas bangsa di tengah dinamika global tersebut adalah...
A
Membatasi diri dari segala bentuk interaksi global dan menolak masuknya informasi atau budaya asing secara total untuk mempertahankan kemurnian identitas nasional.
B
Mengembangkan nasionalisme yang adaptif dan inklusif, dengan kritis menyaring informasi serta menginternalisasi nilai-nilai universal yang selaras dengan Pancasila, sambil memperkuat jati diri bangsa.
C
Menitikberatkan pada penguatan sentimen kedaerahan dan identitas primordial sebagai benteng utama pertahanan terhadap pengaruh globalisasi.
D
Mengutamakan kepentingan ekonomi global dan keterbukaan pasar di atas segalanya, dengan keyakinan bahwa kesejahteraan akan secara otomatis memperkuat nasionalisme.
E
Bersikap acuh tak acuh terhadap isu-isu global dan hanya fokus pada pembangunan infrastruktur fisik, karena nasionalisme akan terbangun dengan sendirinya melalui kemajuan material.
NO. 148
Link Soal
Gen Z cenderung lebih mengonsumsi konten global. Sebagai penggerak pemuda, bagaimana cara Anda melakukan "Nasionalisme Digital" agar relevan dengan selera zaman?
A
Memblokir akses terhadap platform hiburan asing
B
Mengkreasikan konten budaya lokal dengan kemasan modern di platform digital
C
Melakukan kampanye hitam terhadap budaya luar
D
Menjauhkan isu kebudayaan dari ruang digital
E
Melarang penggunaan gawai bagi anggota organisasi pemuda
NO. 149
Link Soal
Indonesia adalah negara kepulauan dengan ribuan etnis. Tantangan geografis dan demografis ini rentan memicu perpecahan. Kebijakan pemerintah manakah yang paling efektif untuk merawat persatuan di tengah keragaman tersebut?
A
Mewajibkan penyatuan budaya dengan menghapus budaya-budaya minoritas.
B
Memfasilitasi program pertukaran budaya lintas daerah dan dialog antarsuku untuk menumbuhkan pemahaman inklusif.
C
Melakukan segregasi (pemisahan) wilayah tempat tinggal berdasarkan suku agar tidak terjadi gesekan.
D
Menyerahkan pengelolaan pulau-pulau terluar kepada pihak swasta asing.
E
Membatasi mobilitas penduduk antar-pulau untuk menjaga kemurnian demografi.
NO. 150
Link Soal
Dahulu kala, di Desa Harmoni yang asri, semangat nasionalisme begitu kental terasa. Penduduknya, dipimpin oleh Bapak Suryo, bergotong royong tanpa pamrih membangun bendungan irigasi yang vital demi kemandirian pangan. Mereka menyumbangkan tenaga, waktu, bahkan sedikit harta benda mereka, meyakini bahwa setiap tetes keringat adalah demi masa depan bangsa yang lebih baik. Kepentingan pribadi dikesampingkan demi kepentingan bersama yang lebih besar, yakni ketahanan desa sebagai bagian integral dari negara.
Kini, di Kota Maju yang megah, generasi muda seperti Putri menghadapi dilema berbeda. Teknologi informasi yang serbacanggih membuka gerbang budaya global, menawarkan beragam pilihan produk dan gaya hidup dari seluruh dunia. Meskipun Putri bangga dengan warisan budaya Indonesia dan sering mempromosikannya melalui media sosial, ia juga tak jarang memilih produk impor yang dianggap lebih praktis atau berkualitas. Diskusi mengenai investasi asing besar-besaran untuk pembangunan infrastruktur seringkali memunculkan perdebatan antara menjaga kedaulatan ekonomi nasional dan memanfaatkan peluang pertumbuhan global.
Narasi di atas menggambarkan evolusi dan tantangan nasionalisme dari masa lalu ke masa kini. Perbedaan mendasar dalam implementasi semangat nasionalisme antara Desa Harmoni di masa lalu dan Kota Maju di masa kini paling tepat digambarkan sebagai:
A
Nasionalisme di Desa Harmoni ditandai dengan pengorbanan kolektif, kemandirian fisik, dan penyatuan tujuan di tengah keterbatasan, sedangkan di Kota Maju diuji oleh infiltrasi budaya global, pilihan konsumsi individual, dan perdebatan kedaulatan ekonomi dalam kerangka investasi asing.
B
Nasionalisme masa lalu hanya muncul saat ada ancaman fisik, sementara nasionalisme masa kini lebih bersifat seremonial dan kurang substansial.
C
Keduanya menunjukkan bentuk gotong royong yang sama, hanya saja media penyalurannya yang berbeda karena perkembangan teknologi.
D
Nasionalisme di masa lalu lebih otentik karena belum terpengaruh modernisasi, sedangkan masa kini cenderung pragmatis dan instan.
E
Semangat nasionalisme di Desa Harmoni bersifat statis dan kaku, sementara di Kota Maju lebih dinamis dan adaptif terhadap perubahan global tanpa batasan.