Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 16. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 151
Link Soal
Di era disrupsi informasi, media sosial telah menjadi medan pertempuran ideologi yang baru. Penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan propaganda yang bertujuan mendiskreditkan pemerintah, memecah belah bangsa, atau bahkan meragukan ideologi negara, menjadi ancaman serius bagi nasionalisme dan persatuan Indonesia. Ancaman ini bersifat non-fisik, namun dampaknya bisa sangat masif dan destruktif. Bagaimana konsep 'bela negara' perlu direinterpretasikan dan diinternalisasikan oleh warga negara, khususnya generasi digital, agar mampu membentengi diri dari ancaman disintegrasi yang bersifat non-fisik di dunia maya?
A
Melalui literasi digital yang kuat untuk memverifikasi informasi, berpikir kritis terhadap konten, dan aktif menyebarkan narasi positif yang memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan persatuan.
B
Dengan membentuk satuan tugas siber yang kuat dari unsur pemerintah dan masyarakat untuk memblokir dan menindak akun-akun penyebar hoaks secara tegas.
C
Mengurangi penggunaan media sosial dan beralih ke sumber informasi tradisional yang lebih terverifikasi untuk menghindari paparan berita palsu.
D
Mewajibkan kursus pendidikan kewarganegaraan secara daring yang menekankan bahaya hoaks dan pentingnya loyalitas terhadap negara di dunia maya.
E
Mendorong setiap individu untuk melaporkan setiap konten yang dianggap provokatif atau berpotensi merusak persatuan kepada pihak berwenang.
NO. 152
Link Soal
Organisasi Budi Utomo yang berdiri pada 20 Mei 1908 menjadi tonggak awal kebangkitan nasional. Siapakah tokoh yang menjabat sebagai ketua pertama organisasi tersebut?
A
Dr. Wahidin Sudirohusodo
B
dr. Sutomo
C
Ir. Soekarno
D
H. Samanhudi
E
Ali Sastroamijoyo
NO. 153
Link Soal
Arus globalisasi dan digitalisasi yang intensif telah membawa perubahan signifikan pada lanskap sosial dan budaya di Indonesia. Generasi muda semakin terpapar beragam budaya, ideologi, dan gaya hidup dari luar, yang terkadang menimbulkan pergeseran nilai dan identitas kebangsaan. Untuk memastikan nasionalisme tetap relevan dan kokoh sebagai pilar bangsa di tengah gempuran tersebut, pendekatan yang paling strategis dan berkelanjutan yang harus diutamakan pemerintah adalah...
A
Membatasi akses internet dan konten digital dari luar negeri secara ketat, serta mewajibkan penggunaan produk dan layanan domestik.
B
Mengintensifkan pembangunan infrastruktur fisik di daerah perbatasan dan pulau terluar untuk menegaskan kedaulatan wilayah.
C
Memperkuat sistem pendidikan karakter dan wawasan kebangsaan yang adaptif dengan perkembangan zaman, serta mendorong kreasi dan inovasi lokal yang berdaya saing global.
D
Menggalakkan propaganda patriotisme melalui media massa dan menyelenggarakan acara kebangsaan secara masif untuk menumbuhkan rasa bangga.
E
Menerapkan sanksi hukum yang berat bagi setiap individu atau kelompok yang terbukti menyebarkan ideologi anti-nasionalisme dan memecah belah bangsa.
NO. 154
Link Soal
Peristiwa Rengasdengklok pada tanggal 16 Agustus 1945 dilatarbelakangi oleh...
A
Keinginan golongan tua untuk menunggu janji Jepang
B
Perbedaan pendapat antara golongan tua dan muda mengenai waktu proklamasi
C
Serangan Sekutu ke kota Jakarta
D
Penolakan Soekarno untuk memproklamasikan kemerdekaan
E
Desakan Jepang agar Indonesia segera merdeka
NO. 155
Link Soal
Dalam sejarah pembangunan (seperti era GBHN maupun RPJPN saat ini), beberapa wilayah seperti Aceh dan Papua sering mendapatkan 'Perhatian Khusus' atau status Otonomi Khusus. Tujuan utama kebijakan asimetris ini dalam bingkai NKRI adalah...
A
Menganak-emaskan daerah yang kaya sumber daya alam
B
Memisahkan sistem hukum daerah tersebut dari hukum nasional
C
Merendam potensi konflik dan mengakomodasi hak asal-usul demi persatuan
D
Mempersiapkan daerah tersebut untuk menjadi negara bagian
E
Memberikan hak istimewa kepada pejabat daerah semata
NO. 156
Link Soal
Prinsip-prinsip nasionalisme Indonesia (Persatuan Indonesia) tersusun dalam kesatuan majemuk tunggal yaitu, KECUALI...
A
Kesatuan sejarah
B
Kesatuan cita-cita
C
Kesatuan nasib
D
Kesatuan kebudayaan
E
Kesatuan asas kerohanian
NO. 157
Link Soal
Berikut ini adalah nilai-nilai Pancasila: 1. Toleransi 2. Kerja sama 3. Musyawarah 4. Patuh 5. Disiplin Manakah nilai-nilai yang paling sesuai dengan karakteristik sila keempat Pancasila?
A
1, 2, dan 3
B
1, 2, dan 4
C
2, 3, dan 4
D
2, 3, dan 5
E
3, 4, dan 5
NO. 158
Link Soal
Seiring dengan perkembangan teknologi, industri di Indonesia mulai beralih ke sistem otomatisasi. Namun, peralihan ini menimbulkan tantangan berupa pengurangan lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Sebagai seorang pemimpin perusahaan yang menerapkan otomatisasi, bagaimana cara yang paling bijaksana untuk menjaga kesejahteraan pekerja dan tetap berkontribusi pada nasionalisme?
A
Mengurangi jumlah pekerja tanpa ada kompensasi apapun
B
Memberikan pelatihan keterampilan baru kepada pekerja yang terdampak otomatisasi agar mereka dapat mengisi posisi baru di bidang lain
C
Mengganti seluruh pekerja dengan mesin untuk meningkatkan efisiensi
D
Membiarkan pekerja mencari pekerjaan baru tanpa bantuan perusahaan
E
Memindahkan pabrik ke luar negeri untuk menghindari regulasi lokal
NO. 159
Link Soal
Dalam sejarah perumusan dasar negara, Panitia Sembilan memiliki peran krusial. Siapakah tokoh yang dipercaya menjabat sebagai ketua dalam kepanitiaan tersebut?
A
Drs. Moh. Hatta
B
Mr. Ahmad Soebarjo
C
Ir. Soekarno
D
Mr. Moh. Yamin
E
KH. Wahid Hasyim
NO. 160
Link Soal
Pattimura memimpin perlawanan rakyat Maluku terhadap Belanda karena berbagai alasan. Berikut ini yang BUKAN merupakan alasan pemicu perlawanan tersebut adalah...
A
Adanya praktik pelayaran Hongi dan ekstirpasi
B
Rakyat Maluku lebih menghargai sistem administrasi Inggris dibanding Belanda
C
Upaya Belanda untuk menghapuskan Hukum Adat Tawan Karang
D
Penerapan sistem penyerahan wajib (verplichte leverantie)
E
Penerapan kerja paksa atau rodi bagi penduduk lokal