Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 16. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 151
Link Soal
Pada masa Demokrasi Terpimpin, arah politik dalam negeri Indonesia mengalami pergeseran ideologis yang kuat. Salah satu ciri utamanya adalah upaya menyatukan tiga kekuatan besar ideologi di Indonesia, yang dikenal dengan konsep...
A
Pancasila Sakti
B
Manipol USDEK
C
Nasakom
D
Berdikari
E
Nefo dan Oldefo
NO. 152
Link Soal
Di era digital yang penuh disrupsi, 'Forum Pemuda Merdeka' (FPM) dihadapkan pada tantangan pelik. Anggota FPM, yang terdiri dari berbagai latar belakang suku, agama, dan daerah, ingin menjaga semangat kebangsaan tetap menyala. Namun, sebagian dari mereka lebih sering terlibat dalam tren global yang mendominasi media sosial, bahkan terkesan kurang peduli dengan narasi perjuangan kemerdekaan atau kekayaan budaya lokal. Ada pula kelompok minoritas di FPM yang merasa identitas keagamaannya kurang terwadahi dalam diskusi kebangsaan, sementara kelompok mayoritas tanpa sengaja seringkali mengedepankan perspektif agamanya dalam setiap pembahasan isu nasional. Ketua FPM mengingatkan bahwa persatuan yang dirajut Budi Utomo dan Sumpah Pemuda adalah fondasi yang harus terus diadaptasi, bukan hanya dihafal. Ia juga menekankan bahwa nasionalisme bukan berarti menafikan keberagaman, melainkan merangkulnya dalam bingkai NKRI.
Berdasarkan narasi di atas, pendekatan strategis yang paling komprehensif untuk diterapkan oleh 'Forum Pemuda Merdeka' guna memperkuat nasionalisme, menjaga identitas bangsa di tengah arus globalisasi, dan mewujudkan moderasi beragama adalah...
A
Menginisiasi program 'Bhinneka Digital' yang memfasilitasi diskusi kritis tentang konten global, mengenalkan kembali kekayaan budaya dan narasi sejarah lokal melalui platform digital interaktif, serta mengadakan forum dialog lintas iman secara berkala untuk memperkuat pemahaman dan toleransi.
B
Meningkatkan kesadaran akan kewajiban membela negara di garda depan, mengadakan pelatihan fisik dan mental untuk menghadapi ancaman asing, serta secara tegas menolak segala bentuk paham transnasional yang tidak sesuai dengan ideologi Pancasila.
C
Memperbanyak publikasi kutipan tokoh-tokoh nasional di media sosial, mengadakan lomba mengenakan pakaian adat, dan mendorong anggota untuk lebih aktif menyuarakan pandangan keagamaan masing-masing agar merasa diakui.
D
Membatasi akses anggota terhadap media sosial asing, fokus hanya pada konten-konten kebangsaan murni, dan membentuk satu wadah tunggal bagi semua agama untuk menyamakan persepsi dalam bernegara demi menghindari friksi.
E
Mengintensifkan pembelajaran sejarah perjuangan bangsa melalui seminar dan kunjungan museum, serta menyerahkan urusan moderasi beragama sepenuhnya kepada pemuka agama agar tidak mencampuri urusan negara.
NO. 153
Link Soal
Sebagai negara yang besar dan memiliki banyak pulau, Indonesia memiliki tantangan dalam menyebarkan informasi yang merata ke seluruh wilayah. Hal ini penting agar seluruh masyarakat mendapatkan pemahaman yang sama tentang isu-isu nasional. Apa langkah yang paling efektif yang bisa dilakukan pemerintah untuk memastikan bahwa informasi mengenai nasionalisme dan isu-isu kebangsaan bisa menjangkau seluruh masyarakat, termasuk di daerah terpencil?
A
Membangun pusat informasi di kota-kota besar saja
B
Menggunakan teknologi digital seperti radio, televisi, dan internet untuk menjangkau daerah-daerah terpencil
C
Mengirimkan surat kepada setiap rumah tangga mengenai isu-isu kebangsaan
D
Mengadakan seminar kebangsaan hanya di kota besar
E
Menyebarkan informasi hanya melalui media cetak
NO. 154
Link Soal
Pada masa kolonial Hindia Belanda, pembangunan Jalan Raya Pos (Grote Postweg) dari Anyer hingga Panarukan dilakukan melalui kerja paksa di bawah perintah Gubernur Jenderal...
A
Johannes van den Bosch
B
Herman Willem Daendels
C
Thomas Stamford Raffles
D
Jan Pieterszoon Coen
E
Van der Capellen
NO. 155
Link Soal
Tokoh revolusioner yang dikenal sebagai bapak pendiri Vietnam modern dan pernah menjabat sebagai Presiden Republik Demokratik Vietnam (Vietnam Utara) pada periode 1945–1969 adalah...
A
Ton Duc Thang
B
Ngo Dinh Diem
C
Ho Chi Minh
D
Tran Duc Luong
E
Nguyen Minh Triet
NO. 156
Link Soal
Pada awalnya, pembacaan teks proklamasi direncanakan di Lapangan Ikada. Namun, lokasi tersebut dipindahkan ke kediaman Ir. Soekarno dengan alasan...
A
Lapangan Ikada sedang digunakan latihan militer Jepang
B
Jarak yang terlalu jauh dari rumah penyusunan naskah
C
Menghindari bentrokan fisik dengan tentara Jepang yang sudah berjaga di Ikada
D
Fasilitas pengeras suara di Lapangan Ikada rusak
E
Permintaan langsung dari Jenderal Jepang
NO. 157
Link Soal
Pernyataan 'Nasionalisme yang adaptif dalam menghadapi arus globalisasi tidak berarti melunturkan identitas bangsa, melainkan memperkaya dan memperkuatnya dengan nilai-nilai universal yang relevan, tanpa kehilangan jati diri' menggambarkan esensi dari...
A
Konsep chauvinisme yang modern
B
Bentuk nasionalisme sempit dan eksklusif
C
Implementasi paham etnosentrisme
D
Strategi ketahanan nasional yang visioner
E
Wujud nasionalisme inklusif dan transformatif
NO. 158
Link Soal
Dalam rangkaian sidang pertama BPUPKI, Muhammad Yamin menyampaikan usulan rumusan dasar negaranya pada tanggal...
A
28 Mei 1945
B
29 Mei 1945
C
30 Mei 1945
D
31 Mei 1945
E
1 Juni 1945
NO. 159
Link Soal
Puncak gerakan reformasi mahasiswa di Yogyakarta pada tanggal 21 Mei 1998, yang menyuarakan tuntutan turunnya Presiden Soeharto, terpusat di lokasi mana?
A
Jalan Malioboro
B
Alun-alun Utara Kraton
C
Lapangan Kridosono
D
Bundaran UGM
E
Benteng Vredeburg
NO. 160
Link Soal
Dalam peristiwa Rapat Raksasa di Lapangan Ikada pada 19 September 1945, Presiden Soekarno memilih untuk hanya menyampaikan pidato singkat dan meminta massa segera membubarkan diri dengan tertib. Alasan utama tindakan ini adalah...
A
Presiden Soekarno memiliki agenda pertemuan diplomatik mendesak
B
Mencegah terjadinya bentrokan fisik dengan tentara Jepang yang bersiaga penuh
C
Kondisi kesehatan Presiden Soekarno yang sedang menurun
D
Massa yang hadir melebihi kapasitas lapangan sehingga tidak kondusif
E
Menghormati kesepakatan gencatan senjata dengan Sekutu