Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 16. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 151
Link Soal
Dekrit Presiden 5 Juli 1959 dikeluarkan untuk mengatasi krisis ketatanegaraan. Berikut ini adalah poin-poin yang termuat dalam dekrit tersebut, kecuali...
A
Pembubaran lembaga Konstituante
B
Pemberlakuan kembali UUD 1945
C
Pernyataan tidak berlakunya UUDS 1950
D
Pembentukan MPRS dan DPAS sesegera mungkin
E
Pembubaran Kabinet yang dianggap terlibat G30S/PKI
NO. 152
Link Soal
Sila ketiga Pancasila, "Persatuan Indonesia", secara langsung mencerminkan semangat…
A
Demokrasi.
B
Keadilan Sosial.
C
Nasionalisme.
D
Kedaulatan Rakyat.
E
Toleransi Beragama.
NO. 153
Link Soal
Partai Nasional Indonesia (PNI) merupakan salah satu organisasi pergerakan nasional yang paling berpengaruh. Siapakah tokoh utama yang mendirikan organisasi ini?
A
Drs. Mohammad Hatta
B
Ir. Soekarno
C
Mr. Ahmad Subardjo
D
Sukiman
E
Ali Sastroamijoyo
NO. 154
Link Soal
Apa faktor utama yang melatarbelakangi pembentukan Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Sumatera Barat pada tahun 1948?
A
Keinginan Belanda untuk membangun pangkalan militer di wilayah Sumatera
B
Belanda menolak mengakui kedaulatan Indonesia meskipun agresi militer telah berakhir
C
Lumpuhnya pemerintahan pusat karena Presiden Soekarno dan Wapres Moh. Hatta ditangkap Belanda saat Agresi Militer II
D
Hasil kesepakatan perundingan Roem-Royen yang mewajibkan pembentukan pemerintahan sementara
E
Keputusan Konferensi Meja Bundar untuk menciptakan negara federal sebelum pengakuan kedaulatan
NO. 155
Link Soal
Eksistensi Nusantara sebagai tanah air bagi bangsa Indonesia mulai dikenal secara luas melalui sejarah kejayaan dua kerajaan besar, yaitu...
A
Kerajaan Tarumanegara dan Kutai
B
Kerajaan Sunda dan Sriwijaya
C
Kerajaan Majapahit dan Mataram
D
Kerajaan Sriwijaya dan Majapahit
E
Kerajaan Kutai dan Sunda
NO. 156
Link Soal
Aspek kesatuan berdasarkan sumpah pemuda yaitu ...
A
Aspek satu nusa, aspek satu bangsa dan aspek satu bahasa
B
Aspek satu nusa, aspek satu rakyat dan aspek satu bahasa
C
Aspek satu negara, aspek satu bangsa dan aspek satu bahasa
D
Aspek satu nusa, aspek satu bangsa dan aspek satu perjuangan
E
Aspek satu nusa, aspek satu negara dan aspek satu bahasa
NO. 157
Link Soal
Di era globalisasi, peredaran informasi dan budaya lintas batas sangat pesat. Seorang aktivis muda berpendapat bahwa semangat nasionalisme Indonesia perlu diredefinisikan agar tidak terperangkap dalam chauvinisme sempit, melainkan mampu merangkul nilai-nilai universal sambil tetap mempertahankan identitas bangsa. Pendapat ini dilandasi oleh pemahaman bahwa nasionalisme yang sejati harus adaptif dan inklusif. Manakah di antara pernyataan berikut yang paling tepat merefleksikan esensi nasionalisme Indonesia yang relevan di era globalisasi?
A
Nasionalisme Indonesia harus fokus pada penguatan ekonomi domestik dengan memberlakukan proteksi ketat terhadap produk asing agar industri lokal dapat bersaing.
B
Meningkatkan kerjasama militer dengan negara-negara regional untuk menjaga kedaulatan wilayah dari ancaman eksternal yang semakin kompleks.
C
Mengembangkan rasa bangga terhadap kebudayaan lokal sembari terbuka terhadap adaptasi nilai-nilai positif dari budaya global tanpa menghilangkan jati diri bangsa yang berlandaskan Pancasila.
D
Menekankan pentingnya mempelajari bahasa asing dan budaya global secara mendalam untuk meningkatkan daya saing individu di pasar kerja internasional.
E
Mendukung setiap kebijakan luar negeri yang berpihak pada kepentingan nasional secara mutlak, terlepas dari pertimbangan etika dan dampak kemanusiaan global.
NO. 158
Link Soal
Pada tanggal berapakah Jepang secara resmi menyatakan menyerah tanpa syarat kepada pihak Sekutu?
A
13 Agustus 1945
B
14 Agustus 1945
C
15 Agustus 1945
D
16 Agustus 1945
E
17 Agustus 1945
NO. 159
Link Soal
Desa Sukamaju di tahun 1960-an dikenal dengan semangat gotong royongnya yang tinggi. Saat itu, masyarakat bahu-membahu membangun dam irigasi mandiri yang vital untuk pertanian mereka, tanpa mengharapkan bantuan dari pemerintah pusat. Para pemuda mengorbankan waktu dan tenaganya, bahkan menunda studi, demi kepentingan bersama. Nasionalisme mereka terwujud dalam upaya kolektif mewujudkan kemandirian pangan desa dan melestarikan budaya lokal dari pengaruh asing yang mulai masuk. Kini, di Desa Sukamaju yang sama, tantangan berbeda muncul. Alih-alih membangun infrastruktur fisik, masyarakat dihadapkan pada masalah erosi nilai-nilai lokal, penyebaran hoaks yang memecah belah, dan ketergantungan pada produk luar negeri. Para pemuda, meski aktif berinteraksi di media sosial, lebih sering terlibat dalam debat virtual tentang isu nasional ketimbang aksi nyata di desa. Semangat kebersamaan masih ada, namun bentuk dan manifestasinya terasa berbeda, lebih personal dan terkadang kurang terikat pada kepentingan kolektif desa secara langsung. Berdasarkan narasi di atas, bagaimana perbandingan manifestasi nasionalisme di Desa Sukamaju pada masa lalu dan masa kini menggambarkan evolusi konsep tersebut di tengah masyarakat Indonesia?
A
Nasionalisme masa lalu lebih terwujud dalam aksi kolektif fisik dan upaya kemandirian lokal, sementara masa kini cenderung diekspresikan melalui platform digital dan kesadaran isu nasional yang lebih bersifat virtual.
B
Nasionalisme pada kedua periode sama-sama berfokus pada pembangunan infrastruktur, namun dengan skala yang berbeda akibat kemajuan teknologi.
C
Masa lalu menunjukkan nasionalisme yang didasari oleh ketakutan terhadap ancaman fisik, sementara masa kini didorong oleh keinginan untuk mendapatkan pengakuan internasional.
D
Manifestasi nasionalisme di masa lalu cenderung individualistis, sementara masa kini lebih menonjolkan semangat gotong royong dalam bentuk kampanye daring.
E
Pada masa lalu, nasionalisme tidak mengenal konsep kemandirian, berbeda dengan masa kini yang sangat menekankan swasembada pangan.
NO. 160
Link Soal
Saat terjadi bencana alam, terlihat gejala apatisme di sebagian masyarakat. Bagaimana cara seorang pemimpin daerah merevitalisasi semangat gotong royong yang mulai pudar?
A
Melakukan sosialisasi masif tentang nilai solidaritas sosial dan kemanusiaan
B
Memberikan penghargaan materiil hanya pada donatur besar
C
Sepenuhnya mengandalkan bantuan asing agar praktis
D
Membiarkan relawan bekerja tanpa koordinasi
E
Mewajibkan iuran bencana dengan nominal tinggi secara paksa