PRIVAT ASN FAJAR

Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme

Halaman 17. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.

NO. 161
Dalam sejarah perumusan konstitusi, Panitia Kecil memiliki tanggung jawab utama untuk...
A
Menyusun teks proklamasi kemerdekaan
B
Membantu tugas Panitia Sembilan dalam melobi pihak Jepang
C
Merancang draf undang-undang dasar dengan merujuk pada hasil sidang BPUPKI dan Panitia Hukum
D
Mengesahkan UUD 1945 dalam sidang pleno
E
Menunjuk Presiden dan Wakil Presiden sementara

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 162
Pendidikan nasional menghadapi tantangan ganda: mencetak SDM berdaya saing global sekaligus mempertahankan karakter kebangsaan. Bagaimana sebaiknya kurikulum disusun untuk menjawab paradoks ini?
A
Menghapus semua materi berbau asing agar siswa fokus 100% pada wawasan lokal.
B
Menyusun kurikulum adaptif yang memadukan kompetensi global (IPTEK) dengan fondasi nilai Pancasila dan sejarah bangsa.
C
Mengadopsi kurikulum barat sepenuhnya tanpa filter nilai-nilai lokal.
D
Hanya fokus pada pengajaran teknis (hard-skill) dan mengabaikan pendidikan karakter.
E
Membatasi akses siswa terhadap literasi internasional.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 163
Setelah teks proklamasi selesai dirumuskan, muncul perdebatan mengenai penandatanganan naskah. Siapakah yang mengusulkan agar teks tersebut ditandatangani oleh Soekarno dan Hatta atas nama bangsa Indonesia?
A
Sayuti Melik
B
Chairul Saleh
C
Sukarni
D
Ahmad Soebardjo
E
B.M. Diah

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 164
KTT Gerakan Non-Blok ke-16 pada tahun 2012 diselenggarakan di kota...
A
Jakarta, Indonesia
B
Beograd, Yugoslavia
C
Teheran, Iran
D
Kuala Lumpur, Malaysia
E
Karakas, Venezuela

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 165
Prinsip Bhinneka Tunggal Ika, meskipun berbeda-beda tetapi tetap satu jua, merupakan fondasi penting bagi nasionalisme Indonesia. Prinsip ini mengajarkan bahwa...
A
Perbedaan suku, agama, dan budaya harus dihilangkan untuk mencapai kesatuan.
B
Kesatuan dapat tercapai meskipun ada perbedaan, asalkan perbedaan tersebut tidak dipertentangkan.
C
Mayoritas harus mendominasi minoritas demi menjaga stabilitas nasional.
D
Masing-masing kelompok harus mengembangkan identitasnya secara terpisah tanpa interaksi.
E
Penggunaan satu bahasa daerah sebagai bahasa nasional adalah kunci persatuan.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 166
Wilayah perbatasan masih menghadapi masalah penyelundupan. Solusi yang paling efektif untuk memperkuat nasionalisme dan kedaulatan di wilayah perbatasan ini adalah ...
A
Membangun lebih banyak pos penjagaan militer
B
Meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan melalui pendidikan dan akses kesehatan
C
Membatasi akses keluar-masuk wilayah perbatasan bagi masyarakat setempat
D
Meningkatkan kerjasama militer dengan negara tetangga
E
Memindahkan masyarakat di perbatasan ke wilayah yang lebih aman

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 167
Pasca-kemerdekaan, fondasi nasionalisme Indonesia banyak dibentuk oleh perjuangan melawan kolonialisme yang menekankan persatuan dan anti-penjajahan. Dalam konteks Indonesia saat ini yang menghadapi tantangan disrupsi teknologi dan polarisasi sosial, interpretasi nasionalisme yang paling relevan untuk menjaga persatuan bangsa adalah...
A
Mempertahankan nilai-nilai tradisional dan menolak segala bentuk pengaruh asing yang dianggap tidak sesuai dengan budaya luhur bangsa.
B
Mengutamakan kepentingan ekonomi nasional di atas segalanya, bahkan jika harus mengorbankan kerjasama internasional.
C
Mengedepankan semangat persatuan melalui penguatan identitas lokal yang beragam sebagai bagian tak terpisahkan dari identitas nasional.
D
Mengintegrasikan semangat persatuan dan kebanggaan akan warisan budaya dengan keterbukaan terhadap inovasi serta kerjasama global yang berlandaskan Pancasila untuk kemajuan bangsa.
E
Fokus pada pembangunan infrastruktur dan stabilitas politik agar Indonesia memiliki posisi tawar yang kuat di kancah internasional.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 168
Aspek kesatuan yang terkandung dalam Sumpah Pemuda adalah...
A
Aspek satu nusa, aspek satu bangsa dan aspek satu bahasa
B
Aspek satu nusa, aspek satu rakyat dan aspek satu bahasa
C
Aspek satu negara, aspek satu bangsa dan aspek satu bahasa
D
Aspek satu nusa, aspek satu bangsa dan aspek satu perjuangan
E
Aspek satu nusa, aspek satu negara dan aspek satu bahasa

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 169
Struktur kepengurusan BPUPKI terdiri dari anggota aktif dan anggota istimewa. Berapa total jumlah anggota yang tergabung dalam badan tersebut?
A
48 orang
B
67 orang
C
74 orang
D
97 orang
E
37 orang

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 170
Siapakah tokoh cendekiawan (sarjana) Indonesia pertama yang mempopulerkan penggunaan istilah 'Indonesia' saat sedang menjalani masa pengasingan di Belanda?
A
Ki Hajar Dewantara
B
Drs. Moh Hatta
C
Mr. Ahmad Subarjo
D
Sukiman
E
Ali Sastroamijoyo

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.