Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 17. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 161
Link Soal
Provinsi Megah Lestari, yang dulunya dikenal dengan semangat persatuan dan kebanggaannya terhadap warisan budaya lokal, kini menghadapi tantangan serius. Mayoritas penduduknya, terutama kaum muda, lebih memilih produk impor, mengidolakan figur asing, dan bahkan cenderung skeptis terhadap upaya pemerintah dalam melestarikan budaya dan bahasa daerah. Media sosial dipenuhi dengan konten yang mengolok-olok tradisi dan pencapaian bangsa sendiri, sementara nilai-nilai gotong royong dan solidaritas sosial semakin terkikis. Para pemimpin daerah pun seringkali lebih mengedepankan kepentingan kelompok atau golongan daripada kepentingan bersama Provinsi. Jika kondisi pengabaian nilai-nilai nasionalisme ini terus berlanjut tanpa tindakan serius, dampak negatif paling fundamental yang akan terjadi adalah...
A
Melemahnya persatuan dan kesatuan bangsa, berpotensi memicu disintegrasi sosial dan politik di tingkat lokal hingga nasional.
B
Peningkatan pendapatan per kapita akibat masuknya investasi asing dalam jumlah besar.
C
Terciptanya masyarakat yang lebih terbuka dan adaptif terhadap budaya global, sehingga meningkatkan daya saing.
D
Bergesernya fokus pembangunan dari sektor primer ke sektor tersier yang lebih menguntungkan.
E
Meningkatnya partisipasi politik warga dalam pemilihan umum daerah karena semangat individualisme.
NO. 162
Link Soal
Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) diberikan hak-hak istimewa oleh pemerintah Belanda yang membuatnya bertindak layaknya sebuah negara. Hak istimewa ini disebut dengan...
A
Hak Veto
B
Hak Oktroi
C
Hak Eksteritorial
D
Hak Angket
E
Hak Prerogatif
NO. 163
Link Soal
Hasil kerja keras Panitia Sembilan berupa dokumen Piagam Jakarta, yang di dalamnya memuat rumusan awal Pancasila, secara resmi diserahkan kepada BPUPKI pada tanggal...
A
10 Juli 1945
B
14 Juli 1945
C
15 Juli 1945
D
22 Juni 1945
E
17 Juli 1945
NO. 164
Link Soal
Keanggotaan Panitia Sembilan sengaja disusun untuk mencapai mufakat antara dua pandangan besar di Indonesia saat itu, yaitu...
A
Golongan Tua dan Golongan Muda
B
Golongan Militer dan Golongan Sipil
C
Golongan Nasionalis dan Golongan Islam
D
Golongan Federalis dan Golongan Unitaris
E
Golongan Bangsawan dan Golongan Rakyat
NO. 165
Link Soal
Konsep politik luar negeri Indonesia yang 'Bebas Aktif' pertama kali dicetuskan oleh Wakil Presiden Mohammad Hatta. Dalam pidato bersejarahnya, beliau menguraikan posisi Indonesia di tengah konflik Blok Barat dan Blok Timur. Apa judul pidato tersebut?
A
Indonesia Menggugat
B
Mendayung di Antara Dua Karang
C
Di Bawah Bendera Revolusi
D
Jalannya Revolusi Kita
E
Penemuan Kembali Revolusi Kita
NO. 166
Link Soal
Peristiwa Rengasdengklok yang terjadi pada tanggal 16 Agustus 1945 dilatarbelakangi oleh adanya perbedaan pendapat antara golongan muda dan golongan tua mengenai...
A
Tempat pelaksanaan proklamasi kemerdekaan
B
Siapa yang akan menandatangani naskah proklamasi
C
Waktu dan cara pelaksanaan proklamasi kemerdekaan
D
Pemilihan lagu kebangsaan Indonesia Raya
E
Susunan kabinet pemerintahan pertama
NO. 167
Link Soal
Tokoh menteri luar negeri dari Indonesia yang ikut memprakarsai berdirinya organisasi kerja sama regional ASEAN pada 1967 adalah...
A
Adam Malik
B
Muchtar Kusumaatmaja
C
Frans Seda
D
Ali Alatas
E
Amir Machmud
NO. 168
Link Soal
Pemberontakan Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII) terjadi di beberapa wilayah Indonesia sebagai bentuk disintegrasi bangsa. Di antara provinsi berikut di Pulau Jawa, manakah yang TIDAK menjadi basis pemberontakan tersebut?
A
Jawa Barat
B
Jawa Tengah
C
Jawa Timur
D
Banten (saat itu bagian Jabar)
E
Aceh (luar Jawa)
NO. 169
Link Soal
Belanda berupaya kembali menguasai Indonesia dengan strategi devide et impera melalui pembentukan negara-negara boneka. Siapakah tokoh yang ditunjuk sebagai Wali Negara untuk Negara Sumatera Timur?
A
Cokorda Gde Raka Sukawati
B
R.A.A. Wiranatakusumah
C
R.T. Kusumonegoro
D
Abdul Malik
E
Dr. Mansyur
NO. 170
Link Soal
Dalam catatan sejarah, bangsa India kuno pernah menyebut wilayah kepulauan Indonesia dengan nama 'Dwipantara'. Secara etimologis, kata tersebut berarti...
A
Pulau Seberang
B
Negara Padi
C
Negara Emas
D
Negara Perantara
E
Kepulauan Laut Selatan