Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 17. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 161
Link Soal
Penerapan kebijakan otonomi daerah (desentralisasi) bertujuan memberikan kemandirian kepada daerah. Namun, fenomena ini kerap memunculkan "Raja-raja kecil" atau peraturan daerah yang bertentangan dengan kebijakan nasional, yang berpotensi mengganggu integrasi bangsa. Langkah strategis apa yang harus diambil pemerintah pusat untuk menyelaraskan otonomi tanpa mematikan kreativitas daerah?
A
Menarik kembali seluruh kewenangan daerah ke pusat (Resentralisasi) demi stabilitas keamanan.
B
Menerbitkan regulasi payung dan pedoman umum (Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria) agar kebijakan daerah tetap segaris dengan visi nasional.
C
Memberikan kebebasan mutlak kepada daerah untuk membuat aturan apapun tanpa campur tangan pusat.
D
Menghapus sistem pemerintahan daerah dan menggantinya dengan sistem penunjukan langsung dari pusat.
E
Menyerahkan urusan vital seperti pertahanan dan kebijakan moneter sepenuhnya kepada daerah agar mandiri.
NO. 162
Link Soal
Era pemerintahan Orde Baru di Indonesia dimulai setelah keluarnya sebuah surat perintah yang memberikan wewenang kepada Letjen Soeharto untuk memulihkan keamanan. Dasar hukum lahirnya Orde Baru tersebut adalah...
A
Dekrit Presiden
B
Supersemar
C
Tritura
D
Piagam Jakarta
E
UUD 1945
NO. 163
Link Soal
Di era kemajuan teknologi saat ini, terdapat sikap negatif yang harus dijauhi agar persatuan tetap terjaga, yaitu sikap menutup diri dari kelompok lain atau yang disebut...
A
Adaptif
B
Eksklusivisme
C
Proaktif
D
Kuriositas
E
Profesionalisme
NO. 164
Link Soal
Manakah dari daftar berikut yang TIDAK termasuk dalam Tujuh Keajaiban Dunia Kuno?
A
Mausoleum Mausolus
B
Kolosus di Rodos
C
Gereja Konstantinopel
D
Taman Gantung Babilonia
E
Patung Zeus
NO. 165
Link Soal
Pada masa pendudukan Jepang, dibentuk Gerakan Tiga A (3A) untuk menarik simpati rakyat. Manakah di bawah ini yang termasuk semboyan gerakan tersebut?
A
Jepang Pemimpin Asia
B
Jepang Saudara Asia
C
Jepang Teman Asia
D
Jepang Penuntun Asia
E
Jepang Harapan Asia
NO. 166
Link Soal
Apa yang sebaiknya dilakukan pemerintah untuk meningkatkan daya saing produk lokal di pasar internasional tanpa mengurangi semangat nasionalisme dalam negeri?
A
Meningkatkan pajak untuk semua produk impor agar produk lokal lebih murah
B
Memberikan pelatihan dan inovasi teknologi kepada pelaku usaha lokal untuk meningkatkan kualitas produk
C
Membatasi perdagangan internasional dengan hanya mengizinkan produk lokal beredar di pasar
D
Menghimbau masyarakat untuk menggunakan produk lokal walaupun kualitasnya rendah
E
Mengimpor bahan baku dari negara lain untuk menurunkan biaya produksi
NO. 167
Link Soal
Seorang ilmuwan asal Perancis bernama George Coedes menjadi sosok penting dalam sejarah Nusantara karena jasanya merekonstruksi keberadaan kerajaan maritim besar di Palembang yang sempat terlupakan. Nama kerajaan yang dimaksud adalah...
A
Kerajaan Kutai
B
Kerajaan Tarumanegara
C
Kerajaan Majapahit
D
Kerajaan Sriwijaya
E
Kerajaan Banten
NO. 168
Link Soal
Kabinet Djuanda yang dibentuk pada 9 April 1957 dikenal dengan sebutan Zaken Kabinet. Karakteristik utama dari Zaken Kabinet adalah...
A
Anggotanya terdiri dari politisi senior partai besar
B
Para menterinya merupakan ahli atau pakar di bidangnya masing-masing
C
Didominasi oleh petinggi militer aktif
D
Merupakan koalisi antara golongan oposisi dan pemerintah
E
Beranggotakan tokoh-tokoh separatis yang telah kembali ke NKRI
NO. 169
Link Soal
Sebagai janji kemerdekaan, pemerintah militer Jepang membentuk sebuah badan penyelidik pada tanggal 1 Maret 1945 yang dikenal dengan...
A
Budi Utomo
B
Dokuritsu Junbi Inkai
C
Dokuritsu Junbi Cosakai
D
PETA
E
Keibodan
NO. 170
Link Soal
Dalam proses perumusan naskah proklamasi, terdapat tiga tokoh utama yang berperan langsung dalam menyusun kalimat-kalimatnya. Siapakah ketiga tokoh tersebut?
A
Soekarno, Moh. Hatta, dan Sutan Sjahrir
B
Soekarno, Moh. Hatta, dan Ahmad Soebardjo
C
Soekarno, Ahmad Soebardjo, dan Sukarni
D
Moh. Hatta, Ahmad Soebardjo, dan Sayuti Melik
E
Soekarno, Moh. Yamin, dan Moh. Hatta