Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 18. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 171
Link Soal
Ki Hajar Dewantara dikenal sebagai Bapak Pendidikan Nasional. Perjuangan beliau dalam mengembangkan pendidikan bertujuan untuk ...
A
meningkatkan status sosial masyarakat pribumi di mata Belanda
B
memberikan pendidikan yang hanya fokus pada keterampilan militer
C
mendidik masyarakat Indonesia agar mampu berpikir kritis dan mandiri
D
menghilangkan budaya asli dan menggantinya dengan budaya Eropa
E
menyiapkan masyarakat Indonesia untuk menjadi pekerja bagi perusahaan asing
NO. 172
Link Soal
Rasa cinta tanah air masa kini tidak hanya fisik, tapi juga partisipasi pembangunan. Contoh nyata sikap nasionalisme di bidang pendidikan adalah ...
A
mengajarkan bahasa asing di semua sekolah dasar
B
mengikuti pendidikan di luar negeri dan bekerja di luar negeri selamanya
C
berpartisipasi dalam riset dan inovasi untuk kemajuan Indonesia
D
menolak semua pengaruh dari budaya luar dalam dunia pendidikan
E
hanya mempelajari sejarah negara lain
NO. 173
Link Soal
Siapakah sosok yang dipercaya menjabat sebagai ketua saat Partai Nasional Indonesia (PNI) pertama kali didirikan dengan visi mewujudkan kedaulatan NKRI?
A
Moh. Yamin
B
Ir. Soekarno
C
Achmad Soebardjo
D
Amir Syamsudin
E
Supriyadi
NO. 174
Link Soal
Dalam konteks globalisasi dan keberagaman internal Indonesia, muncul wacana untuk memprioritaskan penggunaan produk dalam negeri secara eksklusif dan membatasi investasi asing guna melindungi industri lokal. Di sisi lain, ada pandangan bahwa keterbukaan terhadap investasi asing dan persaingan global justru dapat memacu inovasi dan efisiensi, serta membawa manfaat ekonomi jangka panjang bagi bangsa. Berdasarkan pemahaman Anda tentang Nasionalisme Pancasila, manakah sikap yang paling tepat untuk menghadapi dilema kebijakan tersebut?
A
Menutup diri sepenuhnya dari investasi asing dan hanya mengandalkan produk dalam negeri untuk semua sektor, demi kemandirian ekonomi mutlak.
B
Membuka seluas-luasnya keran investasi asing tanpa batasan demi percepatan pertumbuhan ekonomi, dengan keyakinan bahwa pasar akan mengatur semuanya.
C
Menerapkan kebijakan proteksionisme selektif yang berlandaskan pada kepentingan nasional jangka panjang, sambil tetap membuka ruang kolaborasi dan persaingan sehat dengan pihak asing untuk kemajuan bangsa.
D
Mengutamakan produk dalam negeri hanya jika kualitasnya setara atau lebih baik dari produk impor, tanpa mempertimbangkan aspek pemberdayaan ekonomi rakyat kecil.
E
Membatasi penggunaan produk dalam negeri hanya untuk sektor strategis militer, sementara sektor lainnya diserahkan sepenuhnya pada mekanisme pasar global.
NO. 175
Link Soal
Dalam menjaga nilai-nilai nasionalisme, pendidikan di Indonesia mengajarkan mata pelajaran yang berfokus pada sejarah perjuangan bangsa. Tujuan utama dari pengajaran sejarah perjuangan kemerdekaan adalah ...
A
agar generasi muda mengetahui penderitaan masa lalu tanpa belajar dari pengalaman
B
untuk membuat generasi muda membenci negara-negara lain
C
membangun kebanggaan dan rasa cinta tanah air melalui pemahaman terhadap perjuangan para pahlawan
D
memperkenalkan ide-ide budaya dari bangsa lain
E
membuat generasi muda melupakan budaya lokal
NO. 176
Link Soal
Dalam pelaksanaan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945 atas dasar ....
A
Realisasi Sumpah Pemuda 1928 dan dekrit Presiden
B
Anugerah kemerdekaan dari Belanda
C
Kebulatan tekad founding fathers
D
Kesepakatan Sekutu dengan Jepang setelah melalui perundingan yang sangat alot
E
Hadiah kemerdekaan yang sejati Jepang
NO. 177
Link Soal
Wujud nasionalisme dalam sektor ekonomi dapat diimplementasikan melalui tindakan...
A
Bergantung sepenuhnya pada produk impor untuk memenuhi kebutuhan nasional.
B
Menggenjot jumlah investasi dari luar negeri ke sektor-sektor ekonomi vital.
C
Mengembangkan dan memprioritaskan penggunaan produk-produk buatan dalam negeri.
D
Menghapuskan seluruh pungutan pajak bagi perusahaan-perusahaan asing.
E
Terus-menerus mengekspor bahan mentah tanpa melakukan proses pengolahan lebih lanjut.
NO. 178
Link Soal
Dalam konteks Indonesia yang majemuk dan menghadapi tantangan globalisasi, pemahaman nasionalisme tidak lagi cukup hanya sebatas cinta tanah air secara emosional. Sebuah nasionalisme yang kuat dan relevan harus mampu beradaptasi dengan dinamika zaman. Manakah di antara pernyataan berikut yang paling tepat merefleksikan esensi nasionalisme Indonesia yang inklusif, adaptif, dan berdaya tahan di abad ke-21?
A
Nasionalisme diwujudkan melalui pengutamaan kepentingan kelompok etnis mayoritas dan penolakan tegas terhadap pengaruh budaya asing.
B
Nasionalisme diartikan sebagai ketaatan buta terhadap setiap kebijakan pemerintah tanpa kritik, demi menjaga stabilitas nasional.
C
Nasionalisme dipahami sebagai komitmen untuk memperjuangkan kesetaraan hak bagi seluruh warga negara tanpa memandang suku, agama, ras, dan antargolongan, serta berperan aktif dalam menciptakan tatanan dunia yang damai berdasarkan Pancasila.
D
Nasionalisme berfokus pada isolasi diri dari pergaulan internasional dan proteksi ketat terhadap produk dalam negeri semata.
E
Nasionalisme lebih menitikberatkan pada pelestarian tradisi lokal dan budaya daerah yang paling menonjol, sebagai bentuk identitas bangsa.
NO. 179
Link Soal
Di Kabupaten Merdeka, sentimen lokal yang berlebihan mulai mendominasi wacana publik. Para pemimpin adat dan sebagian besar masyarakatnya semakin mengedepankan tradisi dan kepentingan kesukuan mereka di atas nilai-nilai persatuan nasional. Dalam kurikulum pendidikan lokal, materi tentang sejarah perjuangan kemerdekaan nasional mulai dikurangi, digantikan dengan penekanan pada sejarah heroik tokoh-tokoh lokal. Dana pembangunan lebih banyak dialokasikan untuk proyek-proyek yang hanya menguntungkan kelompok etnis tertentu, sementara fasilitas umum di wilayah yang dihuni etnis minoritas terbengkalai. Media massa lokal juga sering memberitakan isu-isu yang memojokkan kebijakan pemerintah pusat. Jika kondisi ini terus dibiarkan tanpa intervensi yang tepat, dampak negatif yang paling mungkin terjadi terhadap keutuhan bangsa adalah...
A
Terbentuknya identitas budaya baru yang lebih inklusif dan memperkaya keberagaman nasional.
B
Peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) karena fokus pada potensi ekonomi lokal yang unik.
C
Munculnya gerakan-gerakan separatisme atau disintegrasi yang mengancam persatuan dan keutuhan wilayah negara.
D
Penguatan sistem otonomi daerah yang lebih mandiri dan efektif dalam pembangunan lokal.
E
Peningkatan partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan politik di tingkat daerah.
NO. 180
Link Soal
Sebagai negara yang berlandaskan Pancasila, Indonesia dihadapkan pada dilema global ketika pandemi COVID-19 memunculkan desakan kuat untuk memprioritaskan kepentingan nasional secara absolut, termasuk potensi pembatasan ketat terhadap impor vaksin dan alat kesehatan demi melindungi kedaulatan dan ekonomi bangsa. Di sisi lain, komunitas internasional menyerukan solidaritas global dan kerja sama lintas batas untuk mengatasi krisis kesehatan bersama. Dalam konteks ini, manakah sikap yang paling mencerminkan nasionalisme Pancasila yang utuh dan kontekstual bagi seorang Aparatur Sipil Negara (ASN)?
A
Mendukung sepenuhnya pembatasan impor dan memfokuskan sumber daya hanya untuk produksi dalam negeri sebagai manifestasi kemandirian nasional yang mutlak, tanpa melibatkan bantuan eksternal.
B
Mendorong partisipasi aktif Indonesia dalam forum dan inisiatif global untuk kerja sama riset, pengembangan, dan distribusi vaksin, sambil tetap memastikan ketersediaan dan pemerataan akses bagi seluruh rakyat Indonesia.
C
Mengadvokasi sikap netralitas Indonesia dalam isu-isu kesehatan global, dengan fokus utama pada pemulihan ekonomi domestik dan kesejahteraan internal tanpa terlalu banyak terlibat dalam dinamika internasional.
D
Mendesak pemerintah untuk hanya menerima bantuan dari negara-negara sahabat yang memiliki ikatan sejarah atau ideologi yang kuat dengan Indonesia, mengabaikan tawaran dari negara lain yang tidak memiliki koneksi serupa.
E
Menolak segala bentuk bantuan atau kerja sama dengan pihak asing, menegaskan bahwa bangsa Indonesia harus mampu berdiri sendiri sepenuhnya dalam menghadapi setiap tantangan global, tanpa intervensi apapun.