PRIVAT ASN FAJAR

Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme

Halaman 18. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.

NO. 171
Dalam peristiwa bersejarah Proklamasi 17 Agustus 1945, tokoh yang bertugas sebagai pengibar bendera Sang Saka Merah Putih adalah...
A
Sukarni dan Chaerul Saleh
B
Latief Hendraningrat dan Suhud
C
Ahmad Subarjo dan Sayuti Melik
D
Wikana dan Darwis
E
B.M. Diah dan Yusuf Kunto

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 172
Dalam sejarah diplomasi mempertahankan kemerdekaan, Indonesia pernah terikat dalam perjanjian yang menyebabkan wilayah Republik Indonesia menjadi sangat sempit dan terkepung oleh wilayah pendudukan Belanda. Perjanjian yang dimaksud adalah...
A
Perjanjian Linggarjati
B
Konferensi Meja Bundar
C
Perjanjian Roem-Royen
D
Perjanjian Renville
E
Konferensi Malino

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 173
Revolusi Amerika merupakan perjuangan koloni-koloni di Amerika untuk lepas dari kesewenang-wenangan pemerintah Inggris. Pada tahun berapakah deklarasi kemerdekaan Amerika Serikat tersebut terjadi?
A
1776
B
1777
C
1786
D
1789
E
1790

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 174
Wilayah perbatasan Indonesia seringkali menghadapi tantangan unik, seperti keterbatasan infrastruktur, akses informasi yang minim terhadap kebijakan pusat, dan pengaruh budaya serta ekonomi yang kuat dari negara tetangga. Kondisi ini dapat menyebabkan masyarakat perbatasan merasa kurang terhubung dengan 'Indonesia' sebagai entitas nasional yang lebih besar, meskipun secara administrasi mereka adalah warga negara sah. Dalam konteks penguatan nasionalisme di wilayah-wilayah ini, pendekatan seperti apa yang paling komprehensif dan berkelanjutan untuk memastikan bahwa masyarakat perbatasan tetap merasa menjadi bagian integral dari NKRI, tanpa menghilangkan identitas lokal mereka yang khas?
A
Melakukan pembangunan infrastruktur fisik secara masif dan merata, serta memastikan ketersediaan layanan dasar dan ekonomi yang setara dengan wilayah lain, disertai penguatan identitas nasional melalui pendidikan inklusif.
B
Meningkatkan kehadiran militer dan aparat keamanan di perbatasan untuk menunjukkan kedaulatan negara dan mencegah infiltrasi budaya atau ekonomi dari negara tetangga.
C
Mendorong program pertukaran budaya antar-daerah di Indonesia agar masyarakat perbatasan dapat merasakan langsung keberagaman dan kekayaan budaya nasional.
D
Mengintensifkan sosialisasi ideologi Pancasila dan nilai-nilai kebangsaan melalui berbagai media, agar kesadaran nasionalisme tumbuh kuat di kalangan masyarakat perbatasan.
E
Memberikan insentif ekonomi khusus bagi penduduk di wilayah perbatasan untuk mengurangi daya tarik ekonomi dari negara tetangga dan memperkuat loyalitas mereka terhadap Indonesia.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 175
Tokoh Presiden Indonesia yang pada masa pemerintahannya mengambil kebijakan untuk mengembalikan nama Irian Jaya menjadi Papua adalah...
A
B.J. Habibie
B
Abdurrahman Wahid (Gus Dur)
C
Megawati Soekarnoputri
D
Susilo Bambang Yudhoyono
E
Joko Widodo

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 176
Dekrit Presiden 5 Juli 1959 merupakan tonggak sejarah kembalinya Indonesia ke UUD 1945. Salah satu poin utama dari isi dekrit tersebut adalah...
A
Pembubaran Partai Komunis Indonesia (PKI)
B
Pengangkatan Soekarno sebagai Presiden seumur hidup
C
Berlakunya kembali UUD 1945 dan tidak berlakunya UUDS 1950
D
Pembentukan kabinet Dwikora
E
Pelaksanaan pemilihan umum yang dipercepat

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 177
Indonesia, sebagai negara majemuk yang kaya akan budaya lokal, menghadapi dilema dalam menghadapi arus globalisasi. Di satu sisi, keterbukaan membawa kemajuan dan peluang; di sisi lain, berpotensi mengikis identitas budaya dan nasionalisme. Pemerintah berencana membangun 'Pusat Kebudayaan Global' yang akan memamerkan seni dan budaya dari seluruh dunia, diiringi workshop dan pertukaran budaya, dengan tujuan menjadikan Indonesia pusat diplomasi budaya. Namun, proyek ini menuai pro dan kontra. Sebagian berpendapat ini adalah strategi cerdas untuk memajukan Indonesia di kancah global, sementara yang lain khawatir akan hilangnya jati diri bangsa. Sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berpegang teguh pada nilai-nilai nasionalisme Pancasila, bagaimana Anda menyikapi proyek 'Pusat Kebudayaan Global' tersebut agar manfaat globalisasi dapat diraih tanpa mengorbankan penguatan identitas nasional dan semangat kebangsaan?
A
Mendukung dengan syarat bahwa kurikulum dan program Pusat Kebudayaan Global harus secara proporsional mengedepankan kekayaan budaya nasional Indonesia sebagai tuan rumah, serta menjadikan ajang tersebut sebagai wadah afirmasi dan promosi budaya lokal ke mata dunia.
B
Menolak keras proyek tersebut karena dikhawatirkan akan menjadi pintu masuk budaya asing yang merusak nilai-nilai luhur bangsa dan melemahkan rasa cinta tanah air.
C
Mendukung tanpa syarat dengan harapan bahwa masyarakat Indonesia cukup dewasa untuk memfilter sendiri pengaruh budaya asing dan tetap mempertahankan nasionalisme mereka.
D
Mendukung penuh karena proyek ini akan menempatkan Indonesia di garis depan pergaulan internasional dan menunjukkan kematangan bangsa dalam menerima keberagaman global.
E
Mengusulkan agar dana proyek dialihkan seluruhnya untuk memperkuat program-program kebudayaan lokal di daerah-daerah guna membentengi diri dari pengaruh globalisasi.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 178
Kembalinya pusat pemerintahan ke Yogyakarta serta pembebasan para pemimpin RI yang ditawan Belanda merupakan implementasi dari hasil kesepakatan...
A
Perjanjian Linggarjati
B
Perundingan Roem-Royen
C
Perjanjian Renville
D
Konferensi Meja Bundar (KMB)
E
Serangan Umum 1 Maret 1949

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 179
Menjelang akhir masa penjajahan, Jepang membentuk badan khusus yang bertugas menyelidiki persiapan kemerdekaan Indonesia. Nama resmi badan tersebut adalah...
A
PPKI
B
PNI
C
BPPKI
D
Indonesisch Pers-Bureau
E
Dokuritzu Junbi Choosakai

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 180
Di tengah derasnya arus globalisasi dan digitalisasi, nilai-nilai budaya asing dengan mudah masuk dan memengaruhi masyarakat Indonesia. Sebuah kelompok masyarakat adat di daerah terpencil menolak pembangunan infrastruktur vital oleh pemerintah pusat, mengklaim bahwa proyek tersebut akan merusak tatanan adat dan kearifan lokal mereka, serta mengancam identitas budaya yang telah dipegang teguh secara turun-temurun. Di sisi lain, pemerintah beralasan bahwa pembangunan tersebut esensial untuk pemerataan ekonomi dan integrasi nasional. Berdasarkan kasus di atas, bagaimana seharusnya prinsip nasionalisme Indonesia, yang berlandaskan Pancasila, diinterpretasikan dan diimplementasikan untuk mencapai solusi yang holistik dan berkelanjutan?
A
Mengutamakan pembangunan infrastruktur demi integrasi nasional, dengan mengabaikan tuntutan kelompok adat karena dianggap menghambat kemajuan.
B
Mendukung penuh penolakan kelompok adat sebagai bentuk pertahanan identitas lokal, bahkan jika itu menghambat kemajuan ekonomi nasional.
C
Mencari titik temu melalui dialog partisipatif, mengintegrasikan kearifan lokal dalam perencanaan pembangunan, serta memastikan manfaat pembangunan juga dirasakan oleh masyarakat adat, sejalan dengan prinsip Bhinneka Tunggal Ika.
D
Memberikan kompensasi finansial yang besar kepada kelompok adat agar bersedia menerima pembangunan, tanpa perlu melibatkan mereka dalam perencanaan.
E
Menggunakan kekuatan hukum untuk memaksakan pembangunan karena kepentingan nasional lebih tinggi daripada kepentingan kelompok.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.