Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 19. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 181
Link Soal
Momentum bersejarah dimulainya Gerakan Non-Blok secara formal ditandai dengan pelaksanaan KTT I yang diselenggarakan di Beograd, Yugoslavia. Kapan pertemuan tersebut berlangsung?
A
1960
B
1962
C
1964
D
1961
E
1963
NO. 182
Link Soal
BPUPKI yang dibentuk pada tanggal 29 April 1945 dipimpin oleh seorang tokoh senior pergerakan nasional, yaitu...
A
Ir. Soekarno
B
Drs. Moh. Hatta
C
Mr. Muhammad Yamin
D
Dr. Radjiman Wedyodiningrat
E
Sutan Syahrir
NO. 183
Link Soal
Perumusan naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia merupakan hasil diskusi tokoh-tokoh bangsa di rumah Laksamana Maeda. Siapakah tokoh yang menyusun naskah tersebut?
A
Laksamana Maeda, Moh. Hatta, dan Suwardi Suryaningrat
B
Soekarno, Ki Hajar Dewantara, dan Moh. Hatta
C
Laksamana Maeda, Achmad Soebardjo, dan HOS Tjokroaminoto
D
Soekarno, Moh. Hatta, dan HOS Tjokroaminoto
E
Soekarno, Moh. Hatta, dan Achmad Soebardjo
NO. 184
Link Soal
Panitia Sembilan berperan penting dalam merumuskan dasar negara. Berikut ini adalah tokoh-tokoh yang termasuk dalam keanggotaannya, KECUALI...
A
Abi Koesno Tjokro Soejoso
B
Abdul Kahar Muzakkir
C
H. Agus Salim
D
Mr. Soepomo
E
Mr. Achmad Soebardjo
NO. 185
Link Soal
Di tengah arus globalisasi dan digitalisasi yang pesat, generasi muda Indonesia dihadapkan pada dilema antara identitas nasional dan pengaruh budaya asing. Bagaimana nasionalisme Pancasila seharusnya diinternalisasikan agar tetap relevan dan kokoh, sekaligus mampu mengadopsi kemajuan global tanpa kehilangan jati diri bangsa?
A
Mengintensifkan program pertukaran budaya dengan negara lain untuk memperkenalkan budaya lokal dan menyerap budaya asing yang positif.
B
Memperketat filter terhadap konten asing di media sosial dan menggalakkan penggunaan produk serta konten lokal secara masif.
C
Membangun kesadaran kritis melalui pendidikan multikultural dan literasi digital, menekankan nilai-nilai Pancasila sebagai filter adaptif.
D
Menghidupkan kembali tradisi gotong royong dan musyawarah dalam setiap sendi kehidupan masyarakat sebagai benteng utama.
E
Mendorong generasi muda untuk berprestasi di kancah internasional sebagai bentuk kebanggaan dan pembuktian eksistensi bangsa.
NO. 186
Link Soal
Salah satu tindakan berikut ini yang *bukan* merupakan strategi efektif dalam menumbuhkan dan memperkuat sikap nasionalisme di kalangan masyarakat adalah ....
A
Mengembangkan sikap saling menghargai dan toleransi antar sesama warga negara.
B
Menyelenggarakan kegiatan kebudayaan yang melibatkan partisipasi multietnis.
C
Meniru dan mengadopsi secara membabi buta semua tren budaya asing.
D
Mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila dalam setiap aspek kehidupan berbangsa.
E
Memperkuat rasa persatuan dan kesatuan melalui gotong royong dan kerja sama.
NO. 187
Link Soal
Di lingkungan multikultural sering terdengar perbincangan dengan logat khas daerah. Pemaknaan peristiwa tersebut dalam kerangka Bhinneka Tunggal Ika adalah ...
A
Tiap-tiap budaya memiliki kekayaan berbahasa yang diapresiasi
B
Keragaman logat perbincangan menjadi kekayaan untuk saling memahami
C
Perlu logat bahasa standar agar Indonesia menjadi satu aksi berbahasa
D
Perbincangan yang menjadi cerminan multikultural tersebut bisa menjadi aset nasional
E
Lingkungan multikultural rentan praktik perundungan karena logat daerah
NO. 188
Link Soal
Badan Keamanan Rakyat (BKR) sebagai cikal bakal TNI dibentuk berdasarkan hasil keputusan sidang PPKI yang ke-3 pada tanggal...
A
18 Agustus 1945
B
19 Agustus 1945
C
22 Agustus 1945
D
5 Oktober 1945
E
10 November 1945
NO. 189
Link Soal
Desa Sukamaju di tahun 1960-an dikenal dengan semangat gotong royongnya yang tinggi. Saat itu, masyarakat bahu-membahu membangun dam irigasi mandiri yang vital untuk pertanian mereka, tanpa mengharapkan bantuan dari pemerintah pusat. Para pemuda mengorbankan waktu dan tenaganya, bahkan menunda studi, demi kepentingan bersama. Nasionalisme mereka terwujud dalam upaya kolektif mewujudkan kemandirian pangan desa dan melestarikan budaya lokal dari pengaruh asing yang mulai masuk. Kini, di Desa Sukamaju yang sama, tantangan berbeda muncul. Alih-alih membangun infrastruktur fisik, masyarakat dihadapkan pada masalah erosi nilai-nilai lokal, penyebaran hoaks yang memecah belah, dan ketergantungan pada produk luar negeri. Para pemuda, meski aktif berinteraksi di media sosial, lebih sering terlibat dalam debat virtual tentang isu nasional ketimbang aksi nyata di desa. Semangat kebersamaan masih ada, namun bentuk dan manifestasinya terasa berbeda, lebih personal dan terkadang kurang terikat pada kepentingan kolektif desa secara langsung. Berdasarkan narasi di atas, bagaimana perbandingan manifestasi nasionalisme di Desa Sukamaju pada masa lalu dan masa kini menggambarkan evolusi konsep tersebut di tengah masyarakat Indonesia?
A
Nasionalisme masa lalu lebih terwujud dalam aksi kolektif fisik dan upaya kemandirian lokal, sementara masa kini cenderung diekspresikan melalui platform digital dan kesadaran isu nasional yang lebih bersifat virtual.
B
Nasionalisme pada kedua periode sama-sama berfokus pada pembangunan infrastruktur, namun dengan skala yang berbeda akibat kemajuan teknologi.
C
Masa lalu menunjukkan nasionalisme yang didasari oleh ketakutan terhadap ancaman fisik, sementara masa kini didorong oleh keinginan untuk mendapatkan pengakuan internasional.
D
Manifestasi nasionalisme di masa lalu cenderung individualistis, sementara masa kini lebih menonjolkan semangat gotong royong dalam bentuk kampanye daring.
E
Pada masa lalu, nasionalisme tidak mengenal konsep kemandirian, berbeda dengan masa kini yang sangat menekankan swasembada pangan.
NO. 190
Link Soal
Dalam sejarah pergerakan nasional, terdapat organisasi yang dianggap sebagai pelopor partai politik modern pertama di Indonesia karena secara tegas mencantumkan tujuan mencapai kemerdekaan. Organisasi manakah yang dimaksud?
A
Budi Utomo
B
Sarekat Islam
C
Partai Nasional Indonesia
D
Indische Partij
E
Perhimpunan Indonesia