PRIVAT ASN FAJAR

Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme

Halaman 2. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.

Produk kreatif lokal sering kalah pamor dibanding barang impor. Intervensi pemerintah yang paling komprehensif untuk meningkatkan daya saing global produk anak bangsa adalah ...
A
Mewajibkan monopoli pasar hanya untuk produk lokal
B
Fasilitasi ekosistem bisnis (pelatihan, permodalan, dan alih teknologi)
C
Menaikkan pajak barang lokal untuk menambah kas negara
D
Menutup keran impor total (autarki)
E
Sentralisasi industri kreatif hanya di ibu kota

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Upaya untuk memperkuat jiwa nasionalisme di tengah masyarakat Indonesia harus dilakukan secara konsisten. Tindakan berikut ini yang merupakan hal positif dan harus dikembangkan guna mendukung semangat tersebut adalah...
A
Sikap mengunggulkan suku bangsa sendiri secara berlebihan (Sukuisme)
B
Menerapkan sikap cinta tanah air yang wajar dan rela berkorban (Patriotisme)
C
Keyakinan yang sangat kuat terhadap satu golongan tertentu (Fanatik golongan)
D
Mengagungkan bangsa sendiri secara membabi buta sambil meremehkan bangsa lain (Chauvinisme)
E
Memegang teguh paham yang kaku dan cenderung menghalalkan kekerasan (Ekstrimisme)

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Dalam sejarah kerajaan di Nusantara, Kerajaan Mataram Kuno pernah diperintah oleh raja yang mendirikan Wangsa Sanjaya. Raja tersebut adalah...
A
Ken Arok
B
Anusapati
C
Sanjaya
D
Tohjaya
E
Ranggawuni

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Salah satu poin utama dalam Perjanjian Bongaya yang sangat merugikan Sultan Hasanuddin dan Kerajaan Gowa-Tallo adalah...
A
VOC mendapatkan hak monopoli perdagangan di wilayah Makassar
B
Pangeran Hasanuddin diberikan hak memonopoli perdagangan di Maluku
C
VOC dilarang mendirikan benteng pertahanan di wilayah Makassar
D
Kerajaan Makassar berhak memperluas wilayah kekuasaan hingga ke Bone
E
Seluruh hutang VOC ditanggung oleh kerajaan-kerajaan di Sulawesi

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) diumumkan pembentukannya oleh Jenderal Kumakichi Harada. Tanggal berapakah pengumuman resmi pembentukan badan tersebut?
A
1 Maret 1945
B
29 April 1945
C
1 Juni 1945
D
7 Agustus 1945
E
17 Agustus 1945

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) yang dipimpin oleh Syafruddin Prawiranegara resmi didirikan sebagai upaya menjaga eksistensi pemerintahan RI pada tanggal...
A
8 Desember 1947
B
19 Desember 1947
C
22 Desember 1947
D
19 Desember 1948
E
22 Desember 1948

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Dr. Wahidin Soedirohoesodo dianggap sebagai tokoh yang mula-mula memiliki pengaruh lokal (Jawa) namun gagasannya berkembang menjadi penggerak nasional pertama. Kontribusi terbesarnya adalah...
A
Menjadi presiden pertama organisasi Boedi Oetomo
B
Membangun sistem pendidikan tinggi kedokteran di STOVIA
C
Menginspirasi pembentukan organisasi pergerakan untuk memajukan pendidikan dan martabat bangsa
D
Memimpin delegasi Indonesia dalam perundingan Linggarjati
E
Mendirikan partai politik pertama yang bersifat radikal terhadap Belanda

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Berdasarkan sila Persatuan Indonesia, hendaknya kita sebagai warga negara yang baik adalah ….
A
ikut memelihara bermacam-macam kepentingan masyarakat
B
menempatkan kepentingan keluarga di atas kepentingan masyarakat
C
mengutamakan kepentingan masyarakat daripada kepentingan negara
D
menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi dan golongan
E
menempatkan kepentingan masyarakat dan golongan daripada kepentingan negara

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Berdasarkan catatan sejarah politik bangsa, hingga tahun 2023, Indonesia tercatat telah menyelenggarakan pesta demokrasi (Pemilihan Umum) sebanyak ...
A
10 kali
B
11 kali
C
9 kali
D
4 kali
E
6 kali

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Wujud nasionalisme dalam bidang teknologi dapat tercermin dari upaya penelitian dan pengembangan yang menghasilkan produk sesuai kebutuhan nasional. Salah satu contoh penerapan nasionalisme di sektor ini adalah...
A
Mengimpor seluruh kebutuhan teknologi dari negara lain.
B
Mengembangkan dan memasarkan produk teknologi buatan dalam negeri secara global.
C
Menolak inovasi teknologi lokal yang berlandaskan riset ilmiah.
D
Menggunakan perangkat teknologi asing secara eksklusif dalam sistem pendidikan.
E
Menghindari penggunaan teknologi untuk mencegah perubahan sosial.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.