Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 2. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 11
Link Soal
Peristiwa Rengasdengklok pada 16 Agustus 1945 merupakan momen krusial yang dilatarbelakangi oleh...
A
Desakan Sekutu agar Indonesia segera merdeka
B
Keinginan Jepang memberikan hadiah kemerdekaan
C
Perbedaan pendapat antara golongan tua dan muda mengenai waktu proklamasi
D
Kondisi keamanan Jakarta yang sudah dikuasai Belanda
E
Hilangnya kepercayaan rakyat terhadap pemimpin nasional
NO. 12
Link Soal
Di tengah arus globalisasi dan liberalisasi ekonomi, Indonesia menghadapi dilema signifikan. Di satu sisi, ada desakan untuk membuka pasar dan menarik investasi asing guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan teknologi. Di sisi lain, muncul kekhawatiran bahwa keterbukaan berlebihan dapat mengikis kedaulatan ekonomi, mematikan industri lokal, dan pada akhirnya mereduksi semangat kemandirian bangsa. Fenomena ini memunculkan perdebatan antara 'nasionalisme ekonomi' yang cenderung proteksionis dan kebutuhan adaptasi terhadap sistem ekonomi global. Bagaimana dilema ini, jika tidak dikelola dengan bijak, dapat mereduksi esensi nasionalisme Indonesia yang dicita-citakan oleh para pendiri bangsa?
A
Melemahnya kapasitas negara untuk melindungi kepentingan nasional dan kesejahteraan rakyatnya, sehingga memudarkan rasa bangga dan kepemilikan terhadap bangsa sendiri di mata warganya.
B
Menyebabkan ketergantungan ekonomi yang ekstrem pada pihak asing, yang pada gilirannya menghilangkan kemampuan bangsa untuk menentukan arah kebijakan ekonominya secara mandiri.
C
Memicu konflik kepentingan antara elit politik dan pengusaha nasional yang pro-globalisasi dengan kelompok masyarakat yang menginginkan proteksi penuh terhadap pasar domestik.
D
Menghambat inovasi dan daya saing produk domestik karena kurangnya kompetisi, yang akhirnya membuat bangsa tertinggal dalam persaingan global dan kehilangan pijakan di kancah internasional.
E
Menciptakan kesenjangan sosial yang parah akibat persaingan bebas, di mana hanya kelompok tertentu yang diuntungkan, sehingga mengikis rasa keadilan sosial yang merupakan pilar nasionalisme.
NO. 13
Link Soal
Berdasarkan hasil perolehan suara terbanyak dalam Pemilu 1955, urutan empat partai pemenang kursi secara berturut-turut adalah...
A
Masyumi, PNI, PKI, NU
B
PNI, PKI, Masyumi, NU
C
PNI, Masyumi, Nahdlatul Ulama, PKI
D
NU, Masyumi, PKI, PNI
E
Masyumi, PKI, PNI, NU
NO. 14
Link Soal
Momentum menyerahnya Jepang secara formal kepada pihak Sekutu terjadi di atas kapal USS Missouri pada tanggal...
A
9 Agustus 1945
B
12 Agustus 1945
C
14 Agustus 1945
D
17 Agustus 1945
E
22 Agustus 1945
NO. 15
Link Soal
Pemerintah membentuk Komite Van Aksi pada 2 September 1945 sebagai wadah bagi berbagai laskar perjuangan pemuda. Di antara organisasi berikut, manakah yang TIDAK termasuk dalam naungan Komite Van Aksi?
A
Tentara Keamanan Rakyat (TKR)
B
Tentara Republik Indonesia Pelajar (TRIP)
C
Kebaktian Rakyat Sulawesi (KRIS)
D
Angkatan Pemuda Indonesia (API)
E
Barisan Rakyat Indonesia (BRI)
NO. 16
Link Soal
Dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara, nasionalisme memainkan peran krusial, salah satunya adalah ....
A
Mendorong munculnya fragmentasi sosial dan konflik kepentingan.
B
Memperkuat ikatan primordialisme antar kelompok etnis.
C
Menjaga tegaknya kedaulatan negara dan keutuhan wilayah bangsa.
D
Memicu sikap individualisme yang berlebihan di kalangan warga.
E
Menjadi pemicu utama persaingan tidak sehat antar daerah.
NO. 17
Link Soal
Nasionalisme Pancasila menekankan persatuan dalam keberagaman, keadilan sosial, dan kedaulatan bangsa. Dalam konteks perkembangan teknologi informasi dan media sosial, muncul berbagai narasi yang mengancam persatuan, seperti hoaks yang memecah belah, ujaran kebencian, dan kampanye disinformasi yang merendahkan simbol negara. Manakah dari pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan upaya seorang warga negara dalam mengaktualisasikan nasionalisme Pancasila di era digital?
A
Aktif menyebarkan konten positif tentang pariwisata dan budaya Indonesia di media sosial untuk meningkatkan citra bangsa.
B
Menuntut pemerintah untuk memperketat regulasi internet dan memblokir semua akun penyebar berita bohong tanpa toleransi.
C
Terlibat dalam diskusi daring yang proaktif mengkritisi kebijakan pemerintah demi mendorong transparansi dan akuntabilitas.
D
Membangun literasi digital yang kuat, secara kritis memilah informasi, memverifikasi kebenaran sebelum berbagi, serta aktif melawan narasi destruktif dengan argumen berbasis fakta dan nilai Pancasila.
E
Menjaga jarak dari isu-isu kontroversial di media sosial agar tidak terprovokasi dan fokus pada aktivitas pribadi yang tidak berhubungan dengan politik.
NO. 18
Link Soal
Organisasi pergerakan nasional yang pertama kali bergerak dalam bidang politik dan secara terang-terangan menuntut kemerdekaan Indonesia adalah...
A
Budi Utomo
B
Sarekat Islam
C
Indische Partij
D
Perhimpunan Indonesia
E
Partai Nasional Indonesia
NO. 19
Link Soal
Dalam sejarah perumusan dasar negara, Panitia Sembilan memiliki peran krusial. Siapakah tokoh yang dipercaya menjabat sebagai ketua dalam kepanitiaan tersebut?
A
Drs. Moh. Hatta
B
Mr. Ahmad Soebarjo
C
Ir. Soekarno
D
Mr. Moh. Yamin
E
KH. Wahid Hasyim
NO. 20
Link Soal
Bapak Karto, seorang pejabat publik di Kabupaten Bhinneka, kerap kali dalam berbagai kesempatan resmi dan kebijakan pengadaan di instansinya menganjurkan penggunaan produk-produk impor, dengan alasan kualitas dan harga yang lebih bersaing. Ia cenderung mengabaikan produk-produk lokal yang sebenarnya memiliki kualitas setara dan potensi besar untuk menggerakkan perekonomian daerah serta nasional. Sikap Bapak Karto ini menimbulkan kegelisahan di kalangan pelaku UMKM lokal dan masyarakat, yang merasa bahwa kebijakan tersebut tidak sejalan dengan semangat cinta produk dalam negeri. Berdasarkan studi kasus ini, tindakan Bapak Karto dapat diartikan sebagai pelanggaran prinsip nasionalisme Indonesia, khususnya dalam aspek...
A
Mendukung kedaulatan ekonomi dan kemandirian bangsa.
B
Memperkuat persatuan dan kesatuan melalui keberagaman budaya.
C
Mengutamakan kepentingan publik di atas kepentingan pribadi dan golongan.
D
Menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi Pancasila dalam setiap kebijakan.
E
Mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk daya saing global.