Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 20. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 191
Link Soal
Konsep pembangunan Indonesia tidak bersifat parsial atau berat sebelah. Sasaran utama pembangunan nasional adalah mewujudkan...
A
Manusia Indonesia yang unggul dalam teknologi saja
B
Masyarakat yang religius tanpa mementingkan duniawi
C
Manusia Indonesia seutuhnya dan masyarakat Indonesia seluruhnya
D
Pertumbuhan ekonomi tinggi meski terjadi kesenjangan
E
Infrastruktur yang merata di pulau Jawa dan Bali
NO. 192
Link Soal
Partai Nasional Indonesia (PNI) merupakan salah satu organisasi pergerakan nasional yang paling berpengaruh. Siapakah tokoh utama yang mendirikan organisasi ini?
A
Drs. Mohammad Hatta
B
Ir. Soekarno
C
Mr. Ahmad Subardjo
D
Sukiman
E
Ali Sastroamijoyo
NO. 193
Link Soal
Pemerintah daerah 'X' mengeluarkan kebijakan yang secara eksklusif memprioritaskan tenaga kerja lokal untuk semua posisi strategis di sektor industri baru, dengan alasan 'melindungi kepentingan putra daerah'. Kebijakan ini menimbulkan potensi protes dari warga negara Indonesia di luar daerah 'X' yang merasa haknya untuk bekerja di mana saja di wilayah NKRI terbatasi, serta berpotensi menghambat investasi dan pemerataan ekonomi nasional.
Apabila ditinjau dari perspektif nasionalisme Pancasila, tindakan pemerintah daerah 'X' tersebut paling utama bertentangan dengan prinsip apa dan mengapa?
A
Sila kedua Pancasila, karena kebijakan tersebut berpotensi melanggar hak asasi manusia warga negara Indonesia yang bukan 'putra daerah'.
B
Sila ketiga Pancasila, karena mengedepankan primordialisme lokal yang dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa serta mengabaikan identitas keindonesiaan.
C
Sila keempat Pancasila, karena keputusan tersebut tidak mencerminkan musyawarah mufakat yang melibatkan seluruh komponen masyarakat di tingkat nasional.
D
Sila kelima Pancasila, karena menciptakan ketidakadilan ekonomi dan kesempatan kerja yang tidak merata bagi seluruh rakyat Indonesia.
E
Pembukaan UUD 1945 alinea ketiga, karena tidak mendukung perwujudan kemerdekaan yang berdaulat dalam bingkai negara kesatuan.
NO. 194
Link Soal
Di masa perjuangan kemerdekaan negara fiktif 'Nusantara Makmur', nasionalisme diwujudkan melalui semangat membara untuk persatuan dan perlawanan kolektif terhadap penjajah. Rakyat dari berbagai suku dan agama bersatu padu, mengesampingkan perbedaan demi cita-cita kemerdekaan. Lagu kebangsaan dinyanyikan dengan penuh haru, bendera diarak sebagai simbol pemersatu mutlak, dan pengorbanan jiwa raga demi kedaulatan bangsa adalah hal yang lumrah.
Satu abad kemudian, Nusantara Makmur telah menjadi negara maju dengan tantangan yang berbeda. Arus globalisasi membawa invasi budaya dan ekonomi, teknologi informasi menghubungkan warga dengan dunia luar, dan isu-isu seperti korupsi, kesenjangan sosial, serta keberlanjutan lingkungan mendominasi diskusi publik. Semangat cinta tanah air tetap membara, namun manifestasinya jauh lebih kompleks dan beragam. Nasionalisme kini seringkali diartikan sebagai upaya memajukan bangsa melalui inovasi, menjaga integritas digital, atau bahkan melalui kritik konstruktif terhadap kebijakan pemerintah demi perbaikan.
Berdasarkan narasi di atas, pergeseran esensi dan implementasi nasionalisme di Nusantara Makmur dari masa lalu ke masa kini paling tepat digambarkan sebagai perubahan dari:
A
Fokus utama pada pertahanan terhadap ancaman eksternal dan persatuan primordial menuju penguatan identitas melalui inovasi, kritik konstruktif, serta pembangunan internal yang berkelanjutan.
B
Kepatuhan buta terhadap pemimpin dan tradisi menuju individualisme ekstrem dan penolakan terhadap nilai-nilai luhur bangsa.
C
Ekspresi emosional yang murni dan spontan menuju pragmatisme ekonomis yang semata-mata berorientasi pada keuntungan pribadi.
D
Ideologi yang kaku dan tidak adaptif terhadap perubahan global menuju pembiaran terhadap pengaruh asing tanpa filter.
E
Semangat juang militan yang bersifat fisik menuju pasifisme absolut yang menolak segala bentuk bela negara.
NO. 195
Link Soal
Fenomena korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) serta praktik birokrasi yang lambat dan berbelit-belit masih menjadi tantangan serius di Indonesia. Praktik-praktik ini secara langsung merugikan negara dan rakyat, menghambat pembangunan, serta mengikis kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah. Jika nasionalisme diartikan sebagai pengabdian tulus demi kemajuan bangsa dan kesejahteraan rakyat, maka KKN adalah bentuk anti-nasionalisme yang paling merusak. Bagaimana perilaku KKN ini, secara fundamental, merusak fondasi nasionalisme yang seharusnya berlandaskan pada pengabdian dan integritas, serta apa implikasinya terhadap legitimasi negara di mata warganya?
A
Menciptakan jurang kepercayaan yang dalam antara rakyat dan pemerintah, karena perilaku koruptif menunjukkan pengkhianatan terhadap amanah dan kepentingan publik, sehingga melemahkan legitimasi negara.
B
Menyebabkan kerugian finansial negara yang besar, menghambat alokasi dana untuk program-program pembangunan penting yang seharusnya meningkatkan kualitas hidup rakyat.
C
Mendorong budaya permisif di masyarakat di mana individu lebih mementingkan keuntungan pribadi daripada kepentingan bersama, mengikis etos kerja dan gotong royong.
D
Mempersulit masuknya investasi asing karena iklim usaha yang tidak kondusif dan sarat pungli, sehingga menghambat pertumbuhan ekonomi nasional.
E
Merusak reputasi Indonesia di mata dunia internasional, yang dapat berdampak pada citra negara dan posisi tawar dalam hubungan diplomatik dan perdagangan.
NO. 196
Link Soal
Pemilihan Umum pertama di Indonesia tahun 1955 dianggap sebagai pemilu paling demokratis. Salah satu tujuan utama pemilu tersebut adalah untuk memilih...
A
Anggota Konstituante
B
Presiden dan Wakil Presiden
C
Anggota Dewan Pertimbangan Agung
D
Gubernur dan Kepala Daerah
E
Anggota Senat Republik Indonesia
NO. 197
Link Soal
Pidato bersejarah dari Ir. Soekarno yang mencetuskan istilah 'Pancasila' sebagai usulan dasar negara dilakukan pada tanggal...
A
28 Mei 1945
B
29 Mei 1945
C
30 Mei 1945
D
31 Mei 1945
E
1 Juni 1945
NO. 198
Link Soal
Soekarno pernah mengusulkan konsep Trisila sebagai hasil perasan dari lima sila Pancasila. Adapun isi dari rumusan Trisila tersebut terdiri atas...
A
Socio-nationalisme, Socio-demokratis, dan Ketuhanan
B
Nasionalisme, Demokrasi, dan Ketuhanan yang berkebudayaan
C
Socio-demokratis, Gotong royong, dan Nasionalisme
D
Nasionalisme, Internasionalisme, dan Ketuhanan
E
Ketuhanan, Kemanusiaan, dan Persatuan
NO. 199
Link Soal
Integrasi nasional di Indonesia seringkali menghadapi tantangan konflik horizontal. Potensi gesekan tersebut umumnya dipicu oleh perbedaan dalam hal...
A
Bahasa daerah yang digunakan sehari-hari.
B
Variasi kebudayaan benda di tiap daerah.
C
Identitas kesukuan, ras, dan agama.
D
Perbedaan adat istiadat perkawinan.
E
Kebiasaan berpakaian masyarakat setempat.
NO. 200
Link Soal
Di lingkungan multikultural sering terdengar perbincangan dengan logat khas daerah. Pemaknaan peristiwa tersebut dalam kerangka Bhinneka Tunggal Ika adalah ...
A
Tiap-tiap budaya memiliki kekayaan berbahasa yang diapresiasi
B
Keragaman logat perbincangan menjadi kekayaan untuk saling memahami
C
Perlu logat bahasa standar agar Indonesia menjadi satu aksi berbahasa
D
Perbincangan yang menjadi cerminan multikultural tersebut bisa menjadi aset nasional
E
Lingkungan multikultural rentan praktik perundungan karena logat daerah