Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 20. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 191
Link Soal
Prinsip Bhinneka Tunggal Ika, meskipun berbeda-beda tetapi tetap satu jua, merupakan fondasi penting bagi nasionalisme Indonesia. Prinsip ini mengajarkan bahwa...
A
Perbedaan suku, agama, dan budaya harus dihilangkan untuk mencapai kesatuan.
B
Kesatuan dapat tercapai meskipun ada perbedaan, asalkan perbedaan tersebut tidak dipertentangkan.
C
Mayoritas harus mendominasi minoritas demi menjaga stabilitas nasional.
D
Masing-masing kelompok harus mengembangkan identitasnya secara terpisah tanpa interaksi.
E
Penggunaan satu bahasa daerah sebagai bahasa nasional adalah kunci persatuan.
NO. 192
Link Soal
Perjuangan pembebasan Irian Barat melibatkan diplomasi internasional melalui PBB. Pada tanggal berapakah PBB secara resmi menyerahkan otoritas administrasi Irian Barat kepada pemerintah Indonesia?
A
1 Mei 1963
B
17 Agustus 1962
C
30 September 1962
D
19 Desember 1961
E
1 Oktober 1962
NO. 193
Link Soal
Sejarah mencatat pembagian wilayah Kerajaan Mataram menjadi dua otoritas kekuasaan, yakni Kasunanan Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta. Peristiwa ini terjadi akibat disepakatinya...
A
Perjanjian Bongaya
B
Perjanjian Salatiga
C
Perjanjian Gianti
D
Perjanjian Jepara
E
Perjanjian Linggarjati
NO. 194
Link Soal
Siapakah tokoh cendekiawan (sarjana) Indonesia pertama yang mempopulerkan penggunaan istilah 'Indonesia' saat sedang menjalani masa pengasingan di Belanda?
A
Ki Hajar Dewantara
B
Drs. Moh Hatta
C
Mr. Ahmad Subarjo
D
Sukiman
E
Ali Sastroamijoyo
NO. 195
Link Soal
Salah satu peristiwa yang mencerminkan semangat nasionalisme tinggi adalah Pertempuran Surabaya 10 November 1945. Apa makna dari peringatan Hari Pahlawan ini bagi generasi muda Indonesia saat ini?
A
Mengingatkan generasi muda untuk selalu waspada terhadap bangsa asing
B
Mendorong generasi muda untuk melanjutkan perjuangan dalam mempertahankan kemerdekaan
C
Mengharuskan generasi muda untuk mempelajari seluruh strategi militer yang digunakan
D
Membuat generasi muda fokus pada nostalgia masa lalu tanpa melihat ke depan
E
Menyuruh generasi muda untuk mengenakan seragam militer setiap 10 November
NO. 196
Link Soal
ASEAN resmi berdiri melalui penandatanganan Deklarasi Bangkok pada 8 Agustus 1967. Siapakah tokoh yang mewakili Indonesia sebagai diplomat dalam penandatanganan piagam tersebut?
A
Moh. Hatta
B
Adam Malik
C
Soekarno
D
Natsir
E
Moh. Yamin
NO. 197
Link Soal
Peristiwa bersejarah yang secara resmi menandai berakhirnya kekuasaan rezim Orde Baru pada tahun 1998 adalah...
A
Presiden Soeharto menyatakan berhenti dari jabatannya
B
Pengadilan terhadap keluarga Cendana
C
Lepasnya wilayah Timor Timur dari NKRI
D
Diangkatnya B.J. Habibie sebagai Wakil Presiden
E
Pendudukan gedung DPR/MPR oleh mahasiswa
NO. 198
Link Soal
Siapakah tokoh yang menyempurnakan desain lambang Garuda Pancasila pada tanggal 20 Maret 1950 dengan menambahkan skala ukuran dan tata warna?
A
Ida Ayu Soemantri
B
Iwa Koesoemasumantri
C
Sultan Hamid II
D
Moh. Yamin
E
Ahmad Soebardjo
NO. 199
Link Soal
Bela negara merupakan perwujudan dari sikap nasionalisme. Tujuan utama bela negara bagi warga negara adalah...
A
Mencari popularitas pribadi
B
Mempertahankan kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa
C
Memperoleh keuntungan materi
D
Meningkatkan status sosial
E
Menguasai negara lain
NO. 200
Link Soal
Di era disrupsi informasi, media sosial telah menjadi medan pertempuran ideologi yang baru. Penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan propaganda yang bertujuan mendiskreditkan pemerintah, memecah belah bangsa, atau bahkan meragukan ideologi negara, menjadi ancaman serius bagi nasionalisme dan persatuan Indonesia. Ancaman ini bersifat non-fisik, namun dampaknya bisa sangat masif dan destruktif. Bagaimana konsep 'bela negara' perlu direinterpretasikan dan diinternalisasikan oleh warga negara, khususnya generasi digital, agar mampu membentengi diri dari ancaman disintegrasi yang bersifat non-fisik di dunia maya?
A
Melalui literasi digital yang kuat untuk memverifikasi informasi, berpikir kritis terhadap konten, dan aktif menyebarkan narasi positif yang memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan persatuan.
B
Dengan membentuk satuan tugas siber yang kuat dari unsur pemerintah dan masyarakat untuk memblokir dan menindak akun-akun penyebar hoaks secara tegas.
C
Mengurangi penggunaan media sosial dan beralih ke sumber informasi tradisional yang lebih terverifikasi untuk menghindari paparan berita palsu.
D
Mewajibkan kursus pendidikan kewarganegaraan secara daring yang menekankan bahaya hoaks dan pentingnya loyalitas terhadap negara di dunia maya.
E
Mendorong setiap individu untuk melaporkan setiap konten yang dianggap provokatif atau berpotensi merusak persatuan kepada pihak berwenang.