PRIVAT ASN FAJAR

Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme

Halaman 20. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.

NO. 191
Kitab Sutasoma yang memuat istilah Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika ditulis oleh Mpu Tantular pada masa kerajaan...
A
Sriwijaya
B
Singasari
C
Majapahit
D
Mataram Kuno
E
Demak

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 192
Indonesia, sebagai bangsa yang kaya akan seni dan tradisi, menjunjung tinggi keberagaman budayanya. Peran generasi muda dalam melestarikan seni dan budaya tradisional sebagai wujud nasionalisme dapat diwujudkan melalui tindakan...
A
Mengikuti secara aktif tren kebudayaan asing yang sedang digandrungi.
B
Mendalami dan mengamalkan praktik seni budaya tradisional dari daerahnya.
C
Hanya mendukung bentuk seni budaya yang memberikan keuntungan materi.
D
Mengesampingkan aspek seni budaya demi prioritas pendidikan formal.
E
Menolak warisan budaya lokal yang kurang dikenal di kancah internasional.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 193
Guna mewujudkan bangsa Indonesia yang memiliki kemandirian secara merata dan menyeluruh di setiap lapisan masyarakat, maka sangat dibutuhkan...
A
Keanekaragaman budaya yang dipertahankan
B
Semangat gotong royong warga
C
Toleransi yang kuat antar umat beragama
D
Etos kerja keras yang tertanam pada seluruh elemen bangsa
E
Rasa kekeluargaan dalam lingkungan masyarakat

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 194
Penerapan kebijakan otonomi daerah (desentralisasi) bertujuan memberikan kemandirian kepada daerah. Namun, fenomena ini kerap memunculkan "Raja-raja kecil" atau peraturan daerah yang bertentangan dengan kebijakan nasional, yang berpotensi mengganggu integrasi bangsa. Langkah strategis apa yang harus diambil pemerintah pusat untuk menyelaraskan otonomi tanpa mematikan kreativitas daerah?
A
Menarik kembali seluruh kewenangan daerah ke pusat (Resentralisasi) demi stabilitas keamanan.
B
Menerbitkan regulasi payung dan pedoman umum (Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria) agar kebijakan daerah tetap segaris dengan visi nasional.
C
Memberikan kebebasan mutlak kepada daerah untuk membuat aturan apapun tanpa campur tangan pusat.
D
Menghapus sistem pemerintahan daerah dan menggantinya dengan sistem penunjukan langsung dari pusat.
E
Menyerahkan urusan vital seperti pertahanan dan kebijakan moneter sepenuhnya kepada daerah agar mandiri.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 195
Di tengah arus globalisasi dan tantangan disinformasi, sentimen kedaerahan atau identitas sub-nasional seringkali mengemuka dan berpotensi mengikis kohesi bangsa. Dalam konteks Indonesia, penerapan nilai-nilai nasionalisme Pancasila yang paling efektif untuk menjaga keutuhan dan keberlanjutan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah dengan cara...
A
Menguatkan doktrin persatuan dan kesatuan melalui penyeragaman budaya serta penekanan pada sejarah perjuangan bangsa.
B
Menekankan superioritas budaya nasional di atas budaya asing, serta membatasi interaksi dengan pihak luar yang dianggap dapat melemahkan identitas bangsa.
C
Mendorong setiap warga negara untuk lebih berfokus pada pembangunan daerah masing-masing, dengan keyakinan bahwa kemajuan daerah akan otomatis memperkuat nasionalisme.
D
Membangun dan memelihara kesadaran kolektif akan Bhinneka Tunggal Ika, memupuk toleransi, serta secara proaktif mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal dalam bingkai kebangsaan Pancasila.
E
Mengandalkan peran aktif aparat keamanan dan intelijen dalam menindak setiap gerakan yang berpotensi memecah belah bangsa tanpa toleransi.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 196
Pasca-kemerdekaan, fondasi nasionalisme Indonesia banyak dibentuk oleh perjuangan melawan kolonialisme yang menekankan persatuan dan anti-penjajahan. Dalam konteks Indonesia saat ini yang menghadapi tantangan disrupsi teknologi dan polarisasi sosial, interpretasi nasionalisme yang paling relevan untuk menjaga persatuan bangsa adalah...
A
Mempertahankan nilai-nilai tradisional dan menolak segala bentuk pengaruh asing yang dianggap tidak sesuai dengan budaya luhur bangsa.
B
Mengutamakan kepentingan ekonomi nasional di atas segalanya, bahkan jika harus mengorbankan kerjasama internasional.
C
Mengedepankan semangat persatuan melalui penguatan identitas lokal yang beragam sebagai bagian tak terpisahkan dari identitas nasional.
D
Mengintegrasikan semangat persatuan dan kebanggaan akan warisan budaya dengan keterbukaan terhadap inovasi serta kerjasama global yang berlandaskan Pancasila untuk kemajuan bangsa.
E
Fokus pada pembangunan infrastruktur dan stabilitas politik agar Indonesia memiliki posisi tawar yang kuat di kancah internasional.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 197
Menjelang kemerdekaan Indonesia, terjadi pergantian kepemimpinan di Jepang. Pada 17 Juli 1944, Perdana Menteri Hideki Tojo digantikan oleh...
A
Letnan Jenderal Kumakichi Harada
B
Jenderal Itagaki
C
Mayor Jenderal Yamamoto
D
Jenderal Kuniaki Koiso
E
Letnan Jenderal Nagano

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 198
Seorang penulis asal Belanda mengkritik praktik tanam paksa di Indonesia melalui karya sastra legendaris berjudul 'Max Havelaar'. Penulis yang menggunakan nama samaran Multatuli tersebut adalah...
A
Ernest Douwes Dekker (Danudirja Setiabudi)
B
Conrad Theodor van Deventer
C
Eduard Douwes Dekker
D
Johannes van den Bosch
E
Herman Willem Daendels

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 199
Dampak politik ekonomi liberal pada akhir abad ke-19 menyebabkan migrasi penduduk ke berbagai sektor industri perkebunan berikut, KECUALI...
A
Industri gula
B
Industri kelapa sawit
C
Industri teh
D
Industri kopi
E
Industri tembakau

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 200
Di era globalisasi yang ditandai dengan interkoneksi antarnegara dan munculnya isu-isu transnasional seperti perubahan iklim, pandemi, serta digitalisasi, konsep nasionalisme seringkali dihadapkan pada tantangan baru. Sebagian berpendapat nasionalisme harus lebih inklusif dan adaptif terhadap nilai-nilai universal, sementara yang lain bersikeras pada penguatan identitas dan kepentingan nasional murni. Dalam konteks Indonesia, yang kaya akan keberagaman dan memiliki Pancasila sebagai dasar negara, bagaimana seharusnya nasionalisme diimplementasikan untuk menjaga keutuhan bangsa sekaligus berdaya saing di kancah global?
A
Mengedepankan kepentingan nasional absolut di atas segala-galanya, bahkan jika bertentangan dengan konsensus global, demi kedaulatan penuh dan kemandirian.
B
Membuka diri terhadap pengaruh asing dan nilai-nilai universal secara total, sehingga identitas nasional dapat beradaptasi dan berkembang tanpa batasan demi kemajuan global.
C
Memperkuat nasionalisme berbasis nilai-nilai Pancasila yang inklusif, toleran, dan mengedepankan kerja sama internasional tanpa mengorbankan identitas serta kepentingan strategis bangsa.
D
Mengutamakan pembangunan ekonomi domestik dengan membatasi investasi asing dan menolak perjanjian perdagangan internasional yang dianggap merugikan, agar kemandirian ekonomi terjaga sepenuhnya.
E
Mendorong homogenisasi budaya dan bahasa nasional untuk memastikan kesatuan identitas yang solid di tengah keberagaman, agar bangsa lebih kuat menghadapi tantangan global.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.